post image
S. Jaishankar dan Mike Pompeo di Washington/CNA
KOMENTAR

 Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar membela hak negaranya untuk membeli sistem pertahanan rudal dari Rusia meskipun ada ancaman sanksi dari Amerika Serikat.

Hal itu dia tegaskan dalam kunjungan ke Washington awal pekan ini (Senin, 30/9). 

Pada kesempatan tersebut, Jaishankar mengatakan India sedang membahas keprihatinan Amerika Serikat tetapi menolak untuk memberikan keputusan akhir tentang nasib pembelian S-400 dari Rusia.

"Kami selalu menyatakan bahwa apa yang kami beli, sumber peralatan militer, adalah hak yang sangat berdaulat," katanya kepada wartawan sebelum pertemuan dengan timpalannya, Mike Pompeo.

"Kami tidak ingin negara bagian mana pun memberi tahu kami apa yang harus dibeli atau tidak membeli dari Rusia lebih dari yang kami inginkan negara mana pun memberi tahu kami untuk membeli atau tidak membeli dari Amerika," sambungnya, seperti dimuat Channel News Asia.

"Kebebasan memilih itu adalah milik kami dan kami pikir adalah kepentingan semua orang untuk mengakui hal itu," tegasnya.

India yang merupakan sekutu Perang Dingin Uni Soviet, tahun lalu setuju untuk membeli lima sistem S-400 seharga 5,2 miliar dolar AS dan Rusia mengatakan bahwa pengirimannya sesuai jalur.

Langkah tersebut mendapat ancaman sanksi dari Amerika Serikat. 

Di bawah undang-undang tahun 2017, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap negara-negara atas pembelian senjata "besar" dari Rusia karena keterlibatan militer Moskow di Ukraina dan Suriah dan diduga ikut campur dalam pemilihan Amerika Serikat.


PT Dahana Sudah Punya Pabrik Amonium Nitrat, Mimpi yang Jadi Kenyataan

Sebelumnya

Kapal Induk Jatayu Mulai Beroperasi di Laut Selatan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga