<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><atom:link href="https://www.zonaterbang.id/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><title>Zona Terbang</title><link>https://www.zonaterbang.id</link><description>Berita terbaru dari Zona Terbang</description><image>
			<title>Zona Terbang</title>
             <link>https://www.zonaterbang.id</link>
			<url>http://www.zonaterbang.id/assets/main/img/logo-center.png</url>
		</image>
<item><title>Menagih Utang Ekologis Korporasi Tambang</title><category>Nasional</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/10/5645/Menagih-Utang-Ekologis-Korporasi-Tambang</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/10/5645/Menagih-Utang-Ekologis-Korporasi-Tambang</guid><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 16:42:03 +0700</pubDate><description><![CDATA[<blockquote>
<p>Oleh: <strong>Dr. Rasminto</strong>, Dosen Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi, dan Direktur Eksekutif Human Studies Institute (HSI)</p>
</blockquote>

<p>Pertambangan selalu menghadirkan paradoks pembangunan. Di satu sisi, mineral dan batubara menjadi sumber penerimaan negara, membuka lapangan kerja, memasok bahan baku industri, serta menopang agenda hilirisasi. Namun di sisi lain, setiap bukaan tambang membawa perubahan besar pada bentang alam.</p>

<p>Bukit yang terbentuk selama ribuan bahkan jutaan tahun dapat berubah dalam hitungan tahun, saat vegetasi dibersihkan, lapisan tanah dipindahkan, tata air terganggu, dan ruang hidup masyarakat ikut mengalami tekanan. Selama alat berat masih bekerja dan hasil tambang terus mengalir, perubahan itu kerap dipandang sebagai harga yang harus dibayar untuk pembangunan.</p>

<p>Masalah menjadi lebih serius ketika cadangan mulai menipis dan kegiatan produksi berakhir. Pada fase inilah wajah sesungguhnya dari tata kelola pertambangan terlihat. Pertanyaannya bukan lagi sekadar berapa banyak mineral yang berhasil dikeluarkan dari perut bumi atau berapa besar penerimaan yang masuk ke kas negara, melainkan apa yang tersisa setelah tambang pergi.</p>

<p>Apakah tanah kembali dapat ditumbuhi, air tetap aman digunakan, bentang alam dipulihkan, dan masyarakat masih memiliki ruang hidup yang layak? Atau sebaliknya, keuntungan ekonomi telah selesai dibukukan sementara kerusakan ekologis justru diwariskan kepada masyarakat dan negara? Oleh karena itu, kualitas pertambangan tidak cukup diukur ketika produksi sedang tinggi, investasi meningkat, dan hilirisasi berkembang.</p>

<p>Ujian terpenting justru datang ketika sebuah pit selesai ditambang dan perusahaan mulai meninggalkan wilayah operasinya. Pada titik tersebut, kepatuhan terhadap reklamasi dan pemulihan lingkungan menjadi ukuran nyata apakah prinsip good mining practice benar-benar dijalankan.</p>

<p>Tambang boleh berakhir, konsesi boleh selesai, tetapi tanggung jawab terhadap tanah, air, dan kehidupan yang telah terdampak tidak boleh ikut berakhir. Sebab keuntungan pertambangan dapat dihitung dalam laporan tahunan, sementara utang ekologis dapat diwariskan lintas generasi.</p>

<p><br />
Reklamasi: Mengukur Pemulihan Tambang</p>

<p>Reklamasi pertambangan tidak semestinya dipahami sebatas penghijauan atau seremoni menanam ribuan bibit ketika kegiatan tambang hampir selesai. Undang-Undang Minerba justru menempatkan reklamasi sebagai kegiatan yang dilakukan sepanjang tahapan usaha pertambangan untuk menata, memulihkan, dan memperbaiki kualitas lingkungan agar kembali berfungsi sesuai peruntukannya.</p>

<p>Artinya, pemulihan seharusnya berjalan mengikuti lahan yang terganggu sejak tahap eksplorasi maupun operasi produksi, bukan menunggu seluruh cadangan habis. PP Nomor 78 Tahun 2010 juga menegaskan kerangka tersebut. Maka revegetasi hanyalah salah satu bagian dari pekerjaan yang lebih besar, dengan menata kembali kontur lahan, menstabilkan lereng, mengembalikan topsoil, mengendalikan erosi dan air asam tambang, mengamankan lubang bekas tambang, serta memulihkan kualitas tanah dan air.</p>

<p>Di sinilah perspektif ecological restoration menjadi penting. Society for Ecological Restoration (SER) melalui International Principles and Standards for the Practice of Ecological Restoration edisi kedua tahun 2019 menegaskan bahwa restorasi tidak berhenti pada penanaman vegetasi, tetapi diarahkan pada pemulihan atribut, fungsi, dan integritas ekosistem. Dengan demikian, keberhasilan reklamasi tidak cukup dilihat dari banyaknya pohon yang ditanam, melainkan dari kemampuan ekosistem untuk kembali pulih, berfungsi, dan menopang kehidupan secara berkelanjutan.</p>

<p>Capaian reklamasi nasional tentu tetap patut diapresiasi. Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Tahun 2025 mencatat realisasi reklamasi lahan bekas tambang mencapai sekitar 16.931 hektare, jauh melampaui target 7.100 hektare, sementara pada 2024 realisasinya mencapai sekitar 26.538 hektare.</p>

<p>Data pengendalian kerusakan lahan juga menunjukkan rasio reklamasi atau revegetasi terhadap lahan terganggu meningkat dari sekitar 41,93 persen pada 2023 menjadi 55,36 persen pada 2024. Namun angka hektare tidak boleh menjadi garis akhir evaluasi. Satu hektare lahan yang telah ditanami belum tentu berarti satu hektare ekosistem telah pulih. Tanaman dapat mati setelah masa pemeliharaan, lereng masih mungkin tererosi, kualitas air dapat tetap buruk, dan hamparan yang terlihat hijau dari udara belum tentu memiliki keragaman hayati yang memadai. Oleh sebab itu, ukuran keberhasilan perlu bergeser dari sekadar berapa luas yang ditanam menjadi berapa luas yang benar-benar pulih dan kembali berfungsi.</p>

<p>Pada titik inilah dimensi tanggung jawab korporasi menjadi semakin penting. OECD sejak 1972 mengenalkan polluter pays principle, yakni prinsip bahwa pihak yang menimbulkan pencemaran atau kerusakan harus menanggung biaya pencegahan dan pemulihannya. Logikanya sederhana, adalah ketika manfaat ekonomi pertambangan dinikmati perusahaan, pekerja, pemegang saham, daerah, dan negara, maka biaya ekologis yang muncul juga harus diperhitungkan sebagai bagian dari biaya usaha.</p>

<p>Jangan sampai terjadi privatisasi keuntungan tetapi sosialisasi kerusakan dengan laba dibukukan ketika tambang berproduksi, sementara biaya memperbaiki tanah, sungai, lubang tambang, dan ekosistem justru dibebankan kepada APBN, APBD, atau masyarakat setelah perusahaan meninggalkan lokasi. Itulah sebabnya jaminan reklamasi dan jaminan pascatambang tidak boleh diperlakukan sebagai sekadar kelengkapan administrasi perizinan. Keduanya merupakan instrumen untuk memastikan bahwa biaya pemulihan telah disediakan sejak awal sebagai bagian dari cost of mining.</p>

<p>Persoalannya, kepastian tersebut masih memerlukan pengawasan yang jauh lebih kuat. BPK pernah menemukan penetapan jaminan reklamasi dan pascatambang yang kurang dilaporkan sekitar Rp832,26 miliar dan 58 juta dollar AS, disertai jaminan yang belum ditempatkan, kedaluwarsa, atau bukti penempatannya belum berada dalam penguasaan senilai sekitar Rp145,29 miliar dan 6,71 juta dollar AS.</p>

<p>Temuan tersebut menunjukkan bahwa reklamasi bukan hanya persoalan teknis lingkungan, melainkan juga ujian kepatuhan dan akuntabilitas korporasi. Perusahaan yang benar-benar menjalankan good mining practice tidak akan menempatkan pemulihan lingkungan sebagai pekerjaan sisa di penghujung umur tambang. Biaya reklamasi harus dihitung sejak perencanaan, pelaksanaannya bergerak seiring kemajuan penambangan, dan keberhasilannya dibuktikan melalui kondisi ekologis di lapangan. Sebab ketika keuntungan tambang telah selesai dihitung, negara tidak boleh menerima tagihan ekologis yang seharusnya menjadi tanggung jawab perusahaan.</p>

<p>Ujian Ketegasan Negara</p>

<p>Indonesia sejatinya tidak kekurangan dasar hukum untuk memastikan pertambangan berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan. Pasal 33 UUD 1945 menempatkan sumber daya alam dalam penguasaan negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, sebuah prinsip yang tidak semestinya dimaknai sebatas penerimaan ekonomi hari ini dengan mengorbankan kualitas lingkungan bagi generasi berikutnya.</p>

<p>Gagasan genuine dalam konstitusi kita diperkuat dengan konsep sustainable development dalam Laporan Brundtland, Our Common Future (1987), yang menegaskan bahwa pembangunan harus memenuhi kebutuhan generasi sekarang tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang memenuhi kebutuhannya.</p>

<p>Kerangka tersebut kemudian diterjemahkan melalui UU Minerba yang terakhir diubah dengan UU Nomor 2 Tahun 2025, PP Nomor 78 Tahun 2010 tentang Reklamasi dan Pascatambang, PP Nomor 96 Tahun 2021 beserta perubahannya, serta UU Nomor 32 Tahun 2009 dan PP Nomor 22 Tahun 2021 di bidang perlindungan lingkungan.</p>

<p>Bahkan, Keputusan Menteri ESDM Nomor 344.K/MB.01/MEM.B/2025 semakin memperinci tata cara reklamasi, revegetasi, pemantauan lingkungan, penempatan jaminan, hingga ukuran keberhasilan pascatambang. Dengan fondasi hukum selengkap itu, persoalannya bukan lagi ada atau tidaknya aturan, melainkan seberapa konsisten aturan tersebut benar-benar dijalankan.</p>

<p>Di sinilah ketegasan negara menemukan ujian sesungguhnya. Pemerintah perlu mampu membedakan perusahaan yang menghadapi kendala teknis yang dapat dipertanggungjawabkan dengan perusahaan yang memang mengabaikan kewajiban reklamasi. Pengawasan pun tidak semestinya hanya bertumpu pada laporan administratif perusahaan.</p>

<p>Audit lapangan, citra satelit, drone, data kualitas air, tutupan vegetasi, luas lahan terganggu, realisasi reklamasi, hingga posisi jaminan reklamasi perlu dipadukan dalam satu sistem pengawasan yang dapat diverifikasi. Dengan dukungan teknologi geospasial, negara sebenarnya dapat melihat secara berkala apakah pembukaan lahan masih seimbang dengan laju pemulihannya. Pendekatan ini penting agar pengawasan tidak baru bergerak ketika kerusakan telah meluas, tetapi mampu bekerja sejak dini sebagai instrumen pencegahan.</p>

<p>Lebih jauh, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pemberian denda. Pasal 161B UU Minerba telah memberikan dasar pidana bagi pengabaian kewajiban reklamasi, sementara UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana memperbarui formulasi ancamannya.</p>

<p>Di sisi lain, kerangka hukum lingkungan juga membuka ruang pertanggungjawaban korporasi, pembayaran ganti rugi, pemulihan akibat kerusakan, pelaksanaan kewajiban yang dilalaikan, hingga sanksi terhadap izin usaha. Karena itu, ukuran keberhasilan penegakan hukum seharusnya bukan sekadar berapa banyak perusahaan yang dijatuhi sanksi, melainkan seberapa banyak kerusakan yang benar-benar dipulihkan. Izin boleh berakhir, kepemilikan perusahaan boleh berganti, tetapi tanggung jawab ekologis tidak boleh ikut menguap.</p>

<p><br />
Menjamin Pemulihan, Bukan Sekadar Reklamasi</p>

<p>Ke depan, reklamasi perlu ditempatkan sebagai bagian penting dari rekam jejak kepatuhan korporasi, bukan sekadar kewajiban administratif yang selesai setelah dokumen diserahkan. Perpanjangan izin, persetujuan RKAB, perluasan wilayah operasi, hingga akses terhadap insentif semestinya mempertimbangkan ecological compliance record setiap perusahaan.</p>

<p>Korporasi yang konsisten melakukan reklamasi progresif layak memperoleh kepastian usaha, sedangkan perusahaan yang terus membuka lahan tetapi menumpuk kewajiban pemulihan tidak seharusnya diperlakukan sama. Dengan cara ini, kepatuhan ekologis menjadi bagian nyata dari kualitas tata kelola perusahaan, bukan hanya narasi yang tampil baik dalam sustainability report.</p>

<p>Pada saat yang sama, transparansi perlu diperkuat agar reklamasi dapat diawasi tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga oleh publik. Informasi mengenai luas konsesi, luas lahan terganggu, kewajiban dan realisasi reklamasi, besaran jaminan, keberhasilan revegetasi, serta kualitas lingkungan pascatambang semestinya dapat diketahui dan diverifikasi.</p>

<p>Masyarakat sekitar pun perlu dilibatkan sejak penyusunan rencana pemulihan, sebab merekalah yang akan hidup paling lama bersama bentang alam setelah perusahaan pergi. Pengetahuan mereka tentang sumber air, vegetasi lokal, daerah rawan banjir, lahan produktif, hingga fungsi sosial dan budaya ruang bukan pelengkap, melainkan bagian penting dalam memastikan reklamasi benar-benar menjawab kebutuhan ekologis dan kehidupan setempat.</p>

<p>Lebih jauh, keberlanjutan pertambangan pada dasarnya adalah soal keadilan antargenerasi. Mineral dan batubara memang tidak dapat diperbarui dalam skala waktu kehidupan manusia, tetapi kerusakan yang menyertai pengambilannya tidak harus dibiarkan menjadi permanen. Negara tidak perlu mempertentangkan investasi dengan perlindungan lingkungan, yang dibutuhkan adalah investasi yang tunduk pada hukum, menghitung biaya ekologis secara jujur, dan mengembalikan fungsi bentang alam setelah manfaat ekonominya diperoleh.</p>

<p>Ukuran keberhasilan pertambangan tidak berhenti pada produksi, smelter, dan penerimaan negara. Namun, yang lebih penting, apakah setelah tambang berhenti, tanah masih mampu menopang kehidupan? Kekayaan mineral jangan diwariskan sebagai pertumbuhan hari ini, sementara kerusakan ekologis menjadi beban generasi berikutnya. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260910044449_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Republik Guinea: Dukungan Kami pada Maroko Sahara Tidak Goyah</title><category>Dunia</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/10/5644/Republik-Guinea:-Dukungan-Kami-pada-Maroko-Sahara-Tidak-Goyah</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/10/5644/Republik-Guinea:-Dukungan-Kami-pada-Maroko-Sahara-Tidak-Goyah</guid><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 16:26:12 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT. </strong>Republik Guinea kembali menegaskan pendiriannya yang tegas dan konsisten dalam mendukung kedaulatan Maroko atas wilayah Sahara. Penegasan ini disampaikan secara resmi dalam perhelatan sidang ke-8 Komisi Kerja Sama Bersama Maroko-Guinea yang diselenggarakan pada hari Selasa, 8 September 2026, di ibu kota Conakry.</p>

<p>Pertemuan penting bilateral tersebut dipimpin bersama oleh Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita. Ia didampingi oleh rekan sejawatnya, Menteri Luar Negeri, Integrasi Afrika, dan Warga Guinea di Luar Negeri, Dr. Morissanda Kouyat.</p>

<p>Dalam pidato pembukaannya pada awal sidang tersebut, Dr. Kouyat menyatakan secara terbuka bahwa negaranya berdiri teguh. Republik Guinea menegaskan kembali dukungannya yang tidak tergoyahkan terhadap keamarokoan Sahara serta kedaulatan penuh Maroko atas wilayah tersebut.</p>

<p>Lebih lanjut, Menteri Luar Negeri Guinea itu juga menegaskan bahwa negaranya mendukung penuh rencana otonomi di bawah kedaulatan Maroko. Menurutnya, inisiatif tersebut merupakan satu-satunya solusi yang layak untuk menyelesaikan sengketa ini, seperti yang selama ini diperjuangkan oleh Maroko di hadapan Dewan Keamanan PBB.</p>

<p>Sebagai bentuk nyata dari dukungan diplomatik tersebut, Dr. Kouyat mengingatkan kembali tentang langkah strategis negaranya di masa lalu. Pembukaan Konsulat Jenderal Republik Guinea di Dakhla merupakan manifestasi konkret dari posisi prinsipil tersebut sekaligus simbol solidaritas yang kokoh.</p>

<p>Menanggapi pernyataan tersebut, Menteri Nasser Bourita menyampaikan apresiasi mendalam mewakili Pemerintah Kerajaan Maroko. Ia mengutarakan rasa terima kasih atas dukungan tanpa syarat yang secara konsisten terus diberikan oleh Republik Guinea kepada negaranya.</p>

<p>Dukungan konsisten dari Guinea tersebut, menurut Bourita, juga terbukti nyata melalui berbagai posisi diplomatik yang diambil di berbagai forum regional maupun internasional. Konsistensi ini memperkuat kedekatan hubungan diplomatik antara kedua negara sahabat di Benua Afrika.</p>

<p>Selain itu, pembukaan Konsulat Jenderal Republik Guinea di kota Dakhla pada Januari 2020 silam menjadi tonggak sejarah tersendiri. Langkah itu terus dikenang sebagai bukti otentik eratnya kemitraan strategis serta persahabatan antara Rabat dan Conakry.</p>

<p>Sidang ke-8 Komisi Kerja Sama Bersama ini tidak hanya memperkuat kerja sama politik terkait isu Sahara, tetapi juga membuka peluang perluasan sektor lain. Pertemuan ini diharapkan mampu mendongkrak sinergi ekonomi, sosial, dan budaya demi kepentingan bersama kedua negara.</p>

<p>Melalui forum ini, kedua belah pihak sepakat untuk terus mengawal implementasi berbagai kesepakatan bilateral yang telah dirumuskan. Hubungan bilateral Maroko dan Guinea dipandang sebagai model teladan kerja sama Selatan-Selatan yang solid di benua Afrika. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260910042855_thumb.jpg" /></item>
<item><title> Sejumlah Pesawat Militer Amerika Serikat Rusak Akibat Serangan Rudal di Pangkalan Udara Yordania</title><category>Militer</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/10/5643/-Sejumlah-Pesawat-Militer-Amerika-Serikat-Rusak-Akibat-Serangan-Rudal-di-Pangkalan-Udara-Yordania</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/10/5643/-Sejumlah-Pesawat-Militer-Amerika-Serikat-Rusak-Akibat-Serangan-Rudal-di-Pangkalan-Udara-Yordania</guid><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 13:15:00 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT.</strong> Jaringan berita CBS News melaporkan bahwa sejumlah pesawat militer Amerika Serikat mengalami kerusakan material yang cukup berarti. Kerusakan ini terjadi menyusul serangkaian serangan rudal yang menyasar pangkalan militer strategis di kawasan tersebut selama jam-jam malam.</p>

<p>Sasaran utama dari serangan udara tersebut adalah Pangkalan Udara Muwaffaq Salti yang terletak di wilayah Yordania. Pangkalan ini diketahui menampung berbagai fasilitas operasional dan aset militer penting milik pasukan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.</p>

<p>Berdasarkan rincian laporan yang dihimpun, sebuah pesawat serang darat dari jenis A-10 Thunderbolt mengalami kerusakan parah hingga kehilangan salah satu bagian sayapnya. Serangan ini menunjukkan dampak destruktif yang signifikan terhadap aset-aset penerbangan taktis militer AS di lokasi kejadian.</p>

<p>Selain pesawat A-10, hantaman rudal tersebut juga menimbulkan kerusakan ringan pada sekitar delapan pesawat tempur jenis F-15. Kendati demikian, laporan menyebutkan bahwa seluruh pesawat F-15 yang terdampak tersebut berhasil diperbaiki dengan cepat dan kini telah dikembalikan ke status operasional atau layanan aktif.</p>

<p>Insiden penyerangan ini terjadi menyusul ketegangan regional yang kian memuncak, termasuk perkembangan keamanan yang melibatkan intervensi pertahanan udara di kawasan tersebut. Sebelumnya, pihak berwenang militer di Yordania sempat mengumumkan langkah-langkah pengamanan wilayah udara menyusul deteksi dan pencegatan proyektil rudal balistik.</p>

<p>Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau cedera serius di kalangan personel militer Amerika Serikat yang bertugas di pangkalan tersebut. Fokus utama pihak berwenang sejauh ini masih tertuju pada evaluasi kerugian material serta perbaikan infrastruktur pertahanan.</p>

<p>Eskalasi serangan ini merupakan bagian dari rantai ketegangan geopolitik yang melibatkan aksi saling balas antara Iran dan Amerika Serikat beserta sekutunya di kawasan. Situasi keamanan di Timur Tengah terus berada dalam tingkat siaga tinggi di tengah kekhawatiran meluasnya konflik berskala regional.</p>

<p>Pemerintah Amerika Serikat dan komando militer gabungan di kawasan terus memantau perkembangan situasi ini secara seksama. Peningkatan pengamanan di berbagai pangkalan militer AS di Timur Tengah langsung diberlakukan guna mengantisipasi potensi ancaman susulan.</p>

<p>Di sisi lain, insiden ini kembali menarik perhatian dunia internasional terhadap kerentanan fasilitas militer asing di negara-negara mitra regional. Yordania sendiri terus berupaya menjaga stabilitas keamanan dalam negerinya di tengah tekanan dinamika konflik yang kian kompleks.</p>

<p>Hingga berita ini diturunkan, berbagai pihak terus menganalisis dampak strategis dari serangan presisi terhadap pangkalan udara di Yordania tersebut. Para analis memperkirakan insiden ini akan memicu perdebatan lanjutan mengenai strategi pertahanan udara dan perlindungan aset militer AS di luar negeri. []</p>

<p></p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260910041945_thumb.jpg" /></item>
<item><title> Bursah Zarnubi Sampaikan Pesan Prabowo: Lanjutkan Perjuangan Bersama Rakyat Palestina</title><category>Nasional</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/10/5642/-Bursah-Zarnubi-Sampaikan-Pesan-Prabowo:-Lanjutkan-Perjuangan-Bersama-Rakyat-Palestina</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/10/5642/-Bursah-Zarnubi-Sampaikan-Pesan-Prabowo:-Lanjutkan-Perjuangan-Bersama-Rakyat-Palestina</guid><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 07:08:48 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT.</strong> Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menyampaikan pesan penting dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar bangsa Indonesia senantiasa melanjutkan perjuangan bersama rakyat Palestina. Pesan tersebut disampaikannya secara langsung di hadapan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari.</p>

<p>Pertemuan penting dan penuh kehangatan tersebut berlangsung dalam acara silaturahmi yang dihelat di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat pada Rabu malam, 9 September 2026. Kehadiran diplomat senior Palestina itu disambut langsung oleh Bupati Bursah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lahat.</p>

<p>Dalam sambutannya, Bursah menegaskan bahwa kunjungan Dubes Abdalfatah ke Kabupaten Lahat merupakan sebuah kehormatan besar sekaligus momentum mempererat ikatan persaudaraan. Ia menyatakan bahwa masyarakat Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten Lahat, senantiasa memantau perkembangan situasi kemanusiaan di Palestina dengan rasa empati mendalam.</p>

<p>Bursah kemudian meneruskan pesan khusus dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa komitmen Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina tidak akan pernah surut. Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo terus memposisikan isu Palestina sebagai prioritas utama dalam percaturan diplomasi luar negeri.</p>

<p>Lebih lanjut, Bursah menjelaskan bahwa dukungan Indonesia kepada Palestina berakar kuat pada Pembukaan UUD 1945. Alinea pertama konstitusi tersebut secara tegas menyatakan bahwa kemerdekaan ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.</p>

<p>Pesan Presiden Prabowo kepada kita semua sangat jelas, yaitu untuk terus melanjutkan perjuangan dan berdiri bersama rakyat Palestina hingga mereka mendapatkan kemerdekaan yang seutuhnya, ujar Bursah di hadapan para tamu undangan yang hadir memenuhi pendopoan rumah dinas.</p>

<p>Bupati Lahat juga menambahkan bahwa hubungan emosional antara Indonesia dan Palestina telah terjalin sejak era Presiden Pertama RI, Soekarno. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban moral bagi setiap generasi penerus bangsa Indonesia untuk merawat warisan sejarah tersebut melalui aksi nyata dan doa bersama.</p>

<p>Dalam kesempatan itu, Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. Teguh Santosa, yang turut hadir dalam silaturahmi tersebut, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya acara ini. Ia menilai langkah Bupati Bursah Zarnubi merangkul dan menyambut langsung Dubes Palestina menunjukkan bahwa solidaritas terhadap kemerdekaan Palestina hidup dan berakar kuat tidak hanya di tingkat pusat, tetapi juga hingga ke pemerintah daerah.</p>

<p>Teguh sendiri merupakan figur yang memperkenalkan Bursah Zarnubi dengan Dubes Abdalfatah beberapa waktu lalu, sehingga terjalin komunikasi erat yang berujung pada kunjungan bersejarah ke Bumi Seganti Setungguan ini.</p>

<p>Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari, mengucapkan terima kasih atas dukungan tanpa henti yang disampaikan rakyat Indonesia pada perjuangan Palestina. Ia secara khusus merasa tersentuh dan terharu atas sambutan hangat yang diberikan oleh Bupati Bursah dan seluruh masyarakat Lahat, seraya mengungkapkan, Di sini saya memiliki begitu banyak saudara.</p>

<p>Dubes Palestina juga bercerita mengenai pengalaman hidupnya yang lahir dan besar di Gaza. Ia berkisah bagaimana dirinya telah merasakan langsung pahitnya penjajahan dan penindasan Israel sejak usianya masih balita.<br />
<br />
Israel kira bisa menghabisi kami. Tapi mereka keliru, mereka tidak belajar dari sejarah. Kami tidak takut kehilangan nyawa kami untuk merebut kemerdekaan. Palestina akan merdeka, seperti yang dijanjikan Allah SWT, ujar Dubes Abdalfatah. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260910071212_thumb.jpg" /></item>
<item><title>China Serang Balik Filipina, Mao Ning: Gilberto Teodoro Bersandiwara, Mencari Publisitas, dan Berbohong di Forum Internasional</title><category>Dunia</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/10/5641/China-Serang-Balik-Filipina,-Mao-Ning:-Gilberto-Teodoro-Bersandiwara,-Mencari-Publisitas,-dan-Berbohong-di-Forum-Internasional</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/10/5641/China-Serang-Balik-Filipina,-Mao-Ning:-Gilberto-Teodoro-Bersandiwara,-Mencari-Publisitas,-dan-Berbohong-di-Forum-Internasional</guid><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 06:50:09 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT. </strong>Ketegangan diplomatik antara Beijing dan Manila kembali memanas ke permukaan publik setelah Menteri Pertahanan Filipina, Gilberto Teodoro Jnr, secara terbuka membongkar sebuah catatan rahasia dari pihak Tiongkok. Insiden mengejutkan tersebut terjadi dalam sebuah sesi di forum keamanan internasional Seoul Defence Dialogue 2026 yang diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan, Selasa, 8 September 2026.</p>

<p>Di tengah acara panel diskusi berlangsung, Teodoro menerima sebuah memo bertuliskan tangan yang dikirimkan oleh seorang atase militer Kedutaan Besar Tiongkok melalui staf forum. Catatan tersebut secara spesifik berisi penegasan kembali posisi Beijing yang menolak keputusan arbitrase Laut China Selatan tahun 2016.</p>

<p>Alih-alih mengabaikan catatan tersebut, Teodoro justru membacakannya di atas panggung di hadapan para delegasi internasional. Ia menepis klaim yang tertera dalam memo itu dan menyebut tindakan pengiriman catatan di tengah forum resmi sebagai bentuk ketidaksopanan terhadap tuan rumah Korea Selatan.</p>

<p>Tidak hanya membacakan isinya, Menteri Pertahanan Filipina itu juga melontarkan kritik pedas terhadap pendekatan luar negeri Tiongkok. Ia secara terbuka mencap tindakan dan memo tersebut sebagai bentuk pemaksaan, intimidasi, serta agresi yang nyata di kawasan maritim.</p>

<p>Dalam responsnya terhadap salah satu poin memo yang menyatakan bahwa Beijing tidak mengakui keputusan arbitrase internasional, Teodoro membalasnya dengan sindiran tajam. Ia menegaskan bahwa penolakan tersebut terjadi semata-mata karena pihak Tiongkok memang telah kalah dalam persidangan arbitrase tersebut.</p>

<p>Teodoro juga menuduh pemerintah Tiongkok telah mengabaikan Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) serta memperlakukannya dengan sewenang-wenang. Aksi panggung yang dilakukan oleh pejabat tinggi pertahanan Filipina ini dengan cepat menyebar luas dan viral di berbagai platform media sosial.</p>

<p>Menanggapi insiden panas tersebut, pemerintah Tiongkok melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri, Mao Ning, memberikan reaksi keras. Beijing menuding pihak Filipina sengaja melakukan sandiwara politik, mencari publisitas diri, serta menyebarkan kebohongan di forum internasional.</p>

<p>Mao Ning mendesak agar perwakilan Filipina menghentikan segala bentuk provokasi dan tindakan teatral yang dinilai merusak hubungan bilateral. Beijing berargumen bahwa proses arbitrase yang diajukan secara sepihak oleh Manila merupakan bentuk penyalahgunaan mekanisme penyelesaian sengketa UNCLOS.</p>

<p>Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Filipina di Manila dengan cepat menyatakan dukungan penuh serta menghargai pandangan yang disampaikan oleh menteri pertahanan mereka. Dukungan ini menunjukkan solidaritas internal pemerintah Filipina dalam mempertahankan sikap tegas terhadap klaim maritim Tiongkok.</p>

<p>Konfrontasi terbuka ini semakin mempertegas jurang pemisah yang kian melebar dalam sengketa Laut China Selatan. Insiden memo diplomatik di Seoul ini diprediksi akan terus membayangi dinamika keamanan serta hubungan bilateral kedua negara di masa mendatang. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260910065220_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Menhan Filipina Marah Dikirimi Pesan Berisi Tekanan dari China</title><category>Dunia</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5640/Menhan-Filipina-Marah-Dikirimi-Pesan-Berisi-Tekanan-dari-China</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5640/Menhan-Filipina-Marah-Dikirimi-Pesan-Berisi-Tekanan-dari-China</guid><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 23:40:00 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT. </strong>Ketegangan antara Manila dan Beijing kembali memanas setelah Menteri Pertahanan Filipina, Gilberto Teodoro, melontarkan kecaman keras terhadap tindakan yang ia sebut sebagai bentuk intimidasi. Insiden tersebut menarik perhatian global setelah terekam dalam sebuah diskusi panel resmi.</p>

<p>Pernyataan terbuka itu disampaikan Teodoro menyusul sebuah insiden di tengah acara diskusi panel Seoul Defense Dialogue (SDD) 2026di Seoul, Korea Selatan, Selasa, 8 September 2026.</p>

<p>Teodoromenerima sebuah catatan yang diberikan seseorang yang mendatanginya dari belakang. Menurut Kantor Berita Yonhap, catatan itu ditulis Atase Militer Kedutaan China di Seoul.</p>

<p>Merasa terganggu dan geram atas pesan yang disampaikan secara langsung di tengah forum tersebut, Teodoro tidak tinggal diam. Ia secara terbuka membongkar tindakan tersebut di hadapan publik dan forum internasional.</p>

<p>Dalam tanggapannya, Menteri Pertahanan Filipina itu dengan tegas menuding pemerintah Beijing telah melakukan tindakan paksaan. Ia menilai taktik yang digunakan Tiongkok mencerminkan pola perilaku koersi, penindasan, serta agresi.</p>

<p>Konfrontasi verbal ini terjadi di tengah memanasnya situasi geopolitik di kawasan perairan strategis Laut China Selatan. Wilayah tersebut selama beberapa waktu terakhir terus menjadi titik panas sengketa maritim antara kedua negara.</p>

<p>Insiden pengiriman catatan di tengah sesi diskusi ini dinilai banyak pihak sebagai cerminan dari semakin menyusutnya ruang diplomasi yang tenang. Hubungan diplomatik antara Filipina dan Tiongkok terus diwarnai oleh gesekan-gesekan politik maupun militer.</p>

<p>Pemerintah Filipina di bawah kepemimpinan pertahanan Teodoro konsisten mengambil sikap tegas terhadap klaim sepihak Beijing. Manila berupaya menunjukkan perlawanan diplomatik terhadap segala bentuk tekanan eksternal di wilayah kedaulatannya.</p>

<p>Di sisi lain, langkah-langkah yang diambil oleh Kementerian Pertahanan Filipina kerap memicu reaksi tajam dari pihak Tiongkok. Beijing seringkali menuduh para pejabat pertahanan Filipina sengaja merusak iklim kepercayaan bilateral.</p>

<p>Kendati demikian, insiden terbaru di forum internasional ini mempertegas ketegangan yang belum juga mereda. Perselisihan menyangkut batas wilayah dan navigasi terus mendominasi dinamika keamanan di kawasan Asia Tenggara.</p>

<p>Hingga berita ini diturunkan, perseteruan diplomatik antara kedua negara di panggung regional maupun internasional diperkirakan masih akan terus berlanjut. Kasus ini sekaligus menyoroti rapuhnya stabilitas keamanan di kawasan perairan yang kaya sumber daya tersebut. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260910064536_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Prabowo Akui Ikuti Jejak Politik SBY, Bikin Partai untuk Dapatkan Mandat Rakyat</title><category>Nasional</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5639/Prabowo-Akui-Ikuti-Jejak-Politik-SBY,-Bikin-Partai-untuk-Dapatkan-Mandat-Rakyat</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5639/Prabowo-Akui-Ikuti-Jejak-Politik-SBY,-Bikin-Partai-untuk-Dapatkan-Mandat-Rakyat</guid><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 21:05:00 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT. </strong>Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu malam, 9 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo secara terbuka mengaku meniru atau menyontek jejak perjalanan politik Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam berdemokrasi.</p>

<p>Prabowo menuturkan bahwa dirinya dan SBY memiliki latar belakang yang sama, yakni mantan jenderal yang dibentuk sebagai tentara rakyat untuk mengabdi kepada bangsa. Semangat pengabdian tersebut kemudian diteruskan ke ranah politik melalui jalur demokrasi dengan mendirikan partai politik demi meraih mandat dari masyarakat.</p>

<p>Saya kira Pak SBY memberi contoh: pensiun, keluar dari tentara, bikin partai, maju ke hadapan rakyat, mendapat mandat. Demikian juga saya. Kalau nyontek yang baik, boleh, ujar Prabowo.</p>

<p>Meski demikian, Prabowo berkelakar bahwa perjalanannya merebut mandat rakyat membutuhkan proses yang lebih berliku ketimbang SBY karena harus melewati empat kali kegagalan dalam kontestasi politik sebelum akhirnya terpilih.</p>

<p>Saya juga bikin partai, maju ke rakyat, minta mandat. Empat kali tidak dikasih mandat, tapi akhirnya dikasih juga, ucap Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.</p>

<p>Atas dasar itu, Presiden mengapresiasi kedewasaan sikap Partai Demokrat selama berkiprah di kancah politik nasional, baik saat berada di dalam pemerintahan maupun ketika berada di luar kekuasaan. Menurutnya, dinamika politik, perbedaan warna, kritik, dan persaingan merupakan hal yang lumrah dalam demokrasi Indonesia selama persaudaraan dan kerukunan tetap terjaga.</p>

<p>Partai Demokrat tidak caci maki. Partai Demokrat tidak bakar-bakar. Saya waktu empat kali tidak menang, saya pun terima. Ya sudah, kita maju lagi. Ini demokrasi Indonesia, tegas Prabowo seraya mengingatkan pentingnya menjaga tali persahabatan dan kekeluargaan.</p>

<p>Selain mengenang rekam jejak politik SBY, Prabowo turut melayangkan pujian terhadap pidato Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Prabowo menilai pidato AHY disampaikan secara sistematis, tegas, serta membawa komitmen nyata untuk bekerja bagi masyarakat. Ia juga merespons santai pandangan sejumlah pihak yang menganggap isi pidato AHY bermuatan kritik tajam. Bagi Prabowo, kritik dan koreksi merupakan elemen penting untuk membenahi kehidupan berbangsa.</p>

<p>Prabowo pun menyambut positif tema HUT ke-25 Partai Demokrat yang menekankan pada kemajuan ekonomi rakyat, penegakan keadilan, dan penjagaan napas demokrasi. Hal-hal tersebut dinilainya sebagai komitmen sekaligus tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.</p>

<p>Sebelumnya, dalam pidatonya, AHY menegaskan kesiapan penuh partainya untuk mendukung kelancaran jalannya pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. AHY menyatakan bahwa dukungan partainya bukan sekadar formalitas politik, melainkan wujud tanggung jawab moral untuk menyukseskan program-program negara demi kepentingan rakyat luas.</p>

<p>Karena itu, izinkan Bapak Presiden, saya menyampaikan dengan tulus bahwa Bapak Presiden dapat mengandalkan Partai Demokrat. Kami akan bekerja dengan loyalitas, menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, dan memberikan yang terbaik untuk membantu pemerintahan ini berhasil, tegas AHY.</p>

<p>AHY menambahkan, keberhasilan pemerintahan merupakan kemenangan bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama dalam mendongkrak kesejahteraan, membuka lapangan kerja, dan menjaga stabilitas ekonomi. Demokrat berkomitmen penuh mengawal beragam program strategis pemerintah, seperti pembangunan infrastruktur, Makan Bergizi Gratis (MBG), Kampung Nelayan Merah Putih, Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, hingga penyediaan rumah layak huni.</p>

<p>Menutup pidatonya, AHY menegaskan tidak ada pertentangan antara loyalitas terhadap pemerintah dan kesetiaan kepada rakyat. Mengutip prinsip Presiden Prabowo, ia menekankan bahwa pemerintah tidak boleh takut menghadapi kenyataan, melainkan harus berani melakukan perbaikan demi kemaslahatan bersama. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260910063539_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Akhir Konsensus Hegemoni Amerika</title><category>Budaya</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5638/Akhir-Konsensus-Hegemoni-Amerika</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5638/Akhir-Konsensus-Hegemoni-Amerika</guid><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 18:30:00 +0700</pubDate><description><![CDATA[<blockquote>
<p>Oleh: <strong>Dr. Teguh Santosa,</strong> Direktur Geopolitik GREAGT Institute</p>
</blockquote>

<p>MEMBACA karya Jeremy Black, A Brief History of America (2024), di tengah dinamika kepemimpinan global saat ini terasa kian mendesak. Kembalinya Donald Trump ke tampuk kekuasaan Gedung Putih untuk masa jabatan keduanya bukan sekadar babak pergantian elektoral biasa, melainkan titik balik penting yang menguji kembali seluruh fondasi sejarah kekuasaan Amerika Serikat.</p>

<p>Tesis sentral yang diajukan Jeremy Black menegaskan bahwa perjalanan peradaban politik Amerika selalu ditarik oleh dua pendulum yang berlawanan: antara dorongan universalis untuk memimpin dunia dan naluri isolasionis untuk mengamankan kepentingan domestik.</p>

<p>Dalam sejarah panjangnya, tarik-menarik ini menentukan pasang surut keterlibatan militer, arsitektur ekonomi, serta legitimasi moral Washington di panggung global.</p>

<p>Pada era kepemimpinan kedua Donald Trump, tarikan isolasionisme tersebut tidak lagi tampil sebagai sikap menahan diri yang pasif, melainkan bermutasi menjadi doktrin ofensif America First yang agresif. Trump secara terbuka membongkar konsensus pasca-Perang Dunia II, sebuah tatanan institusional yang dicatat Black sebagai puncak keberhasilan diplomasi dan keunggulan strategis Amerika.</p>

<p>Dalam menelaah pilar ekonomi bangsa, Black menggarisbawahi bahwa kemakmuran awal Amerika Serikat pada abad ke-19 dibangun di atas proteksionisme tarif dan merkantilisme keras, jauh sebelum negara adidaya ini mengkhotbahkan perdagangan bebas dunia. Warisan historis inilah yang kini dibangkitkan kembali oleh Trump dengan intensitas yang lebih radikal.</p>

<p>Peristiwa paling nyata dari reinkarnasi merkantilisme ini adalah pemberlakuan gelombang tarif impor resiprokal yang meluas sejak hari-hari pertama Trump menjabat kembali. Trump tidak hanya mengincar rival strategis seperti Tiongkok dengan tarif hukuman baru, melainkan juga menyasar mitra dagang terdekat di kawasan Amerika Utara, termasuk ancaman tarif tinggi terhadap Meksiko dan Kanada.</p>

<p>Guncangan tarif tersebut seketika merombak peta rantai pasok global dan memaksa negara-negara di dunia, termasuk di kawasan Asia Tenggara, untuk menata ulang kalkulasi ekonomi mereka. Apa yang dahulu dianggap sebagai sistem perdagangan multilateral berbasis aturan kini runtuh di bawah tekanan negosiasi bilateral yang serba transaksional.</p>

<p>Jeremy Black juga mencatat bahwa keterlibatan Amerika Serikat dalam perjanjian-perjanjian internasional sering kali bersifat bersyarat dan mudah goyah bila bertentangan dengan kepentingan industri domestik. Karakteristik ini kembali terbukti secara gamblang dalam kebijakan lingkungan dan energi Washington di periode kedua Trump.</p>

<p>Langkah simbolis sekaligus substansial diperlihatkan Trump melalui penarikan kembali Amerika Serikat dari Kesepakatan Iklim Paris (Paris Agreement) serta pembongkaran regulasi emisi era pemerintahan sebelumnya.</p>

<p>Melalui slogan eksploitasi energi fosil drill, baby, drill, Trump memprioritaskan kemandirian energi dan revitalisasi industri manufaktur berat domestik di atas konsensus transisi hijau global.</p>

<p>Di arena keamanan internasional, Black menguraikan betapa pembentukan pakta pertahanan permanen seperti NATO merupakan tonggak sejarah krusial yang mengikat Eropa Barat di bawah payung hegemoni militer Amerika. Namun, di tangan Trump 2.0, komitmen ideologis terhadap pertahanan kolektif tersebut didekonstruksi menjadi hubungan sewa pengamanan murni.</p>

<p>Peristiwa ketegangan Washington dengan para sekutu Eropanya kian meruncing ketika Trump secara terbuka menuntut peningkatan drastis pembagian beban anggaran pertahanan (burden-sharing). Trump bahkan mengisyaratkan keengganan melindungi anggota NATO yang dinilai lalai membayar kontribusi finansial yang memadai, suatu manuver yang mengguncang pilar doktrin keamanan transatlantik.</p>

<p>Pendekatan transaksional ini tampak paling tajam dalam penyikapan konflik bersenjata di Ukraina. Pemerintahan Trump periode kedua secara dramatis meninjau ulang dan membatasi alur bantuan militer serta finansial bagi Kyiv guna memaksakan gencatan senjata kilat, meski hal tersebut mengharuskan kompromi wilayah secara de facto dengan Rusia.</p>

<p>Sementara itu di Timur Tengah, Washington menunjukkan pergeseran dari keterlibatan perang terbuka skala besar menuju serangan presisi sepihak yang terukur. Tindakan militer langsung terhadap instalasi strategis di Yaman maupun tekanan militer berisiko tinggi terhadap simpul pertahanan Iran memperlihatkan kehendak Washington untuk mendikte stabilitas regional tanpa terikat pada resolusi damai multilateral.</p>

<p>Membedah ranah institusi domestik, Jeremy Black mengingatkan pembaca bahwa para pendiri bangsa merancang sistem konstitusi Amerika dengan mekanisme perimbangan kekuasaan (checks and balances) yang ketat guna mencegah tirani eksekutif. Namun, Black juga menambahkan catatan historis bahwa masa-masa polarisasi tajam kerap menjadi celah bagi konsentrasi kekuasaan kepresidenan.</p>

<p>Di era Trump 2.0, konsentrasi kekuasaan eksekutif ini termanifestasi melalui serbuan ratusan dekret presiden (executive orders) yang merombak birokrasi federal secara mendasar. Upaya memangkas independensi lembaga-lembaga pengawas dan pembentukan komisi efisiensi pemerintahan sipil memperlihatkan pertarungan sengit antara kekuasaan presiden melawan struktur birokrasi permanen.</p>

<p>Isu kohesi sosial di dalam negeri yang disinggung Blackkhususnya ketegangan identitas dan polarisasi rasialjuga memuncak ke permukaan. Narasi keselamatan publik dan kedaulatan perbatasan dimanfaatkan untuk melegitimasi pengerahan instrumen keamanan negara ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.</p>

<p>Peristiwa deklarasi darurat keamanan di sejumlah wilayah serta operasi pendeportasian imigran nir-dokumen secara masif memicu gesekan yurisdiksi terbuka antara pemerintah federal dan otoritas negara bagian. Kebijakan ini memperlihatkan batas tipis antara penegakan hukum dan hegemoni domestik yang memecah konsensus kemasyarakatan Amerika.</p>

<p>Buku A Brief History of America secara tepat menunjukkan bahwa bangkitnya gelombang populisme berakar pada rasa frustrasi mendalam kelas pekerja manufaktur yang merasa terpinggirkan oleh laju deindustrialisasi dan globalisasi tanpa kendali. Basis sosial inilah yang dirawat dan dimobilisasi secara konsisten oleh Trump untuk mempertahankan mandat politiknya.</p>

<p>Oleh karena itu, masa jabatan kedua Donald Trump bukanlah sekadar anomali kepemimpinan personal, melainkan kulminasi logis dari kontradiksi struktural yang telah mengendap lama di jantung masyarakat Amerika Serikat. Tesis Jeremy Black membuktikan ketepatannya dalam memotret keretakan tersebut jauh sebelum ia meledak menjadi krisis politik modern.</p>

<p>Dampaknya bagi tatanan internasional kini sangat terang benderang: dunia sedang menyaksikan peralihan menuju sistem multipolaritas terbuka yang jauh lebih cair dan tidak pasti. Ketika sang hegemon global memilih melepaskan tanggung jawab kepemimpinan moralnya, hukum rimba realisme politik kembali menjadi asas utama dalam hubungan antarbangsa.</p>

<p>Bagi Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya, telaah kritis atas buku Jeremy Black di tengah realitas kepemimpinan Trump periode kedua ini memberikan satu pelajaran berharga.</p>

<p>Hubungan internasional tidak boleh digantungkan pada ilusi komitmen abadi suatu adidaya, melainkan menuntut penguatan diplomasi bebas-aktif yang mandiri, adaptif, dan berakar pada kepentingan nasional yang kukuh. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260910063246_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Air Canada Hentikan Penerbangan ke 24 Bandara di AS</title><category>AviaNews</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5636/Air-Canada-Hentikan-Penerbangan-ke-24-Bandara-di-AS</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5636/Air-Canada-Hentikan-Penerbangan-ke-24-Bandara-di-AS</guid><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 17:26:38 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT.</strong> Maskapai penerbangan nasional sekaligus maskapai terbesar di Kanada, Air Canada, tercatat telah menghentikan penerbangan lintas batas (transborder) ke 24 bandara di Amerika Serikat secara bertahap sejak 2012.</p>

<p>Penghentian operasional ke puluhan destinasi tersebut berdampak signifikan terhadap konektivitas kedua negara, dengan total penurunan mencapai 139.695 penerbangan yang menghubungkan kota-kota di AS dengan Kanada.</p>

<p>Berdasarkan analisis data dari perusahaan analitik penerbangan Cirium, tren penurunan rute paling tajam terjadi pada 2018. Meski Air Canada tetap mempertahankan jaringan domestik dan internasional yang kuat ke kota-kota metropolitan utama, sejumlah bandara regional berukuran kecil hingga menengah di AS menjadi pihak yang paling terdampak oleh penarikan rute-rute ini.</p>

<p>Dari seluruh rute yang dihentikan, layanan menuju Bandara Internasional Bradley (BDL) di Connecticut mencatatkan frekuensi penerbangan terbanyak. Bandara yang melayani wilayah Hartford dan Springfield tersebut sebelumnya terhubung langsung dari Toronto hingga 2024 dan Montreal hingga 2020, dengan total lebih dari 30.473 penerbangan yang dioperasikan selama dua dekade terakhir.</p>

<p>Penutupan rute signifikan lainnya terjadi pada rute penghubung Toronto (YYZ) menuju Baltimore (BWI) yang resmi dihentikan pada 2024. Layanan ke Baltimore ini sebelumnya memiliki rekam jejak buka-tutup beberapa kali dan sempat dihidupkan kembali pada 2023 sebelum akhirnya ditutup permanen setelah beroperasi sebanyak 20.837 penerbangan sejak 2006.</p>

<p>Langkah mengejutkan juga terlihat di kawasan New York, di mana Air Canada memutuskan keluar dari bandara tersibuk di kota itu, John F. Kennedy International Airport (JFK). Kendati demikian, maskapai tetap mempertahankan kehadiran kuatnya di New York melalui LaGuardia Airport (LGA) untuk penerbangan komuter dekat Manhattan, serta Newark Liberty International Airport (EWR) untuk memaksimalkan koneksi aliansi Star Alliance bersama mitranya, United Airlines.</p>

<p>Selain kota besar, rute regional jarak pendek ke beberapa kota kecil di AS bagian timur dan tengah juga dihapus karena pertimbangan volume penumpang. Beberapa destinasi yang dihentikan antara lain Rochester (ROC) dan Syracuse (SYR) pada 2018, Harrisburg (MDT) pada 2018, serta Milwaukee (MKE) pada 2022, disusul rute menuju Kansas City (MCI) yang berakhir pada 2024.</p>

<p>Evaluasi data jangka panjang menunjukkan bahwa sejumlah rute yang sempat membukukan ribuan frekuensi terbang juga tak luput dari pemangkasan. Destinasi seperti Providence, Manchester, Allentown, San Jose, Grand Rapids, Richmond, Memphis, Portland, hingga Dayton tercatat telah mengumpulkan lebih dari 1.000 penerbangan sebelum akhirnya dicoret dari jadwal operasional.</p>

<p>Di sisi lain, terdapat pula sejumlah rute uji coba dengan volume sangat rendah yang ditutup setelah hanya melayani ratusan atau puluhan penerbangan. Contohnya adalah rute Toronto ke Savannah Hilton Head yang berakhir pada 2020 dengan 647 penerbangan, rute ke Omaha dengan 504 penerbangan, serta Atlantic City yang hanya beroperasi sebanyak 64 kali pada 2015.</p>

<p>Penutupan rute-rute ini cukup disayangkan mengingat bandara regional di AS sebenarnya memiliki kemudahan operasional khusus. Berkat adanya fasilitas US Preclearance di bandara-bandara besar Kanada, penerbangan komersial dapat mendarat di bandara tujuan regional AS layaknya penerbangan domestik tanpa memerlukan fasilitas pos pemeriksaan bea cukai penuh di darat.</p>

<p>Pemangkasan 24 destinasi bandara ini mencerminkan strategi perampingan jaringan yang lebih terfokus pada rute-rute berkinerja tinggi dan bernilai ekonomi kuat. Ke depan, Air Canada diproyeksikan akan terus mengoptimalkan kapasitas armadanya pada koridor-koridor utama serta mengandalkan kerja sama aliansi untuk melayani penumpang ke kawasan regional AS. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260909052730_thumb.jpg" /></item>
<item><title>TNI AL Kerahkan Tiga Kapal Perang Cari Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda</title><category>Nasional</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5635/TNI-AL-Kerahkan-Tiga-Kapal-Perang-Cari-Jurnalis-yang-Hilang-Kontak-di-Selat-Sunda</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5635/TNI-AL-Kerahkan-Tiga-Kapal-Perang-Cari-Jurnalis-yang-Hilang-Kontak-di-Selat-Sunda</guid><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 17:11:06 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT. </strong>Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk memperkuat operasi pencarian rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda.</p>

<p>Langkah cepat ini diambil guna mendukung tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang tengah berupaya menyisir laut demi menemukan keberadaan para awak media beserta kru kapal.</p>

<p>Berdasarkan keterangan resmi TNI AL, ketiga armada tempur laut yang diterjunkan terdiri atas KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, dan KRI Lepu-861. Pengerahan ketiga kapal tersebut ditujukan untuk memperluas cakupan area penyisiran dan mempercepat pendeteksian di perairan terbuka Selat Sunda.</p>

<p>Rombongan yang berada di dalam speedboat tersebut terdiri atas lima orang jurnalis foto dan video serta awak kapal. Mereka bertolak menuju kawasan Gunung Anak Krakatau dalam rangka melakukan peliputan langsung terhadap peningkatan aktivitas vulkanik gunung api bawah laut tersebut.</p>

<p>Kelima jurnalis yang berada di dalam kapal tersebut telah teridentifikasi, yaitu M. Bagus Khoirunnas dari LKBN ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu Agency, serta Donal yang merupakan jurnalis foto lepas (freelance). Selain para pewarta, terdapat pula awak kapal yang mendampingi pelayaran tersebut.</p>

<p>Peristiwa bermula saat kapal cepat yang mereka tumpangi berangkat dari Dermaga Pagedongan, wilayah Carita, Pandeglang, pada Senin siang. Rombongan dijadwalkan mendekati perairan sekitar gugusan Krakatau guna mendokumentasikan letusan dan kepulan abu vulkanik.</p>

<p>Komunikasi terakhir dengan salah satu jurnalis masih sempat terjalin pada Senin sore sekitar pukul 14.42 hingga 15.04 WIB ketika salah satu penumpang sempat mengirimkan koordinat posisi. Namun setelah waktu tersebut, sinyal ponsel serta seluruh sambungan komunikasi terputus total tanpa kabar lanjutan.</p>

<p>Operasi pencarian dan penyelamatan sendiri dipimpin oleh Kantor Basarnas Banten yang sebelumnya telah menerjunkan beberapa tim pencari bersama perahu Rigid Inflatable Boat (RIB) serta peralatan deteksi air dan komunikasi. Masuknya armada TNI AL memberikan dorongan signifikan mengingat daya jelajah KRI yang jauh lebih luas dan tangguh menghadapi gelombang tinggi.</p>

<p>Tim SAR gabungan juga memperluas radius pencarian hingga ke sekitar Pulau Sebesi dan pulau-pulau kecil di koridor Lampung-Banten. Penelusuran dilakukan dengan mempertimbangkan kemungkinan kapal mengalami gangguan teknis mesin atau sengaja menepi dan terdampar di pulau terdekat.</p>

<p>Tantangan utama yang dihadapi tim gabungan di lapangan adalah dinamika erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih aktif serta sebaran abu vulkanik di kawasan perairan tersebut. Kendati demikian, koordinasi antarsatuan terus dimaksimalkan dengan melibatkan potensi nelayan lokal di sepanjang pesisir Selat Sunda.</p>

<p>Hingga saat ini, operasi pencarian intensif masih berlangsung tanpa henti di bawah kendali Posko SAR Gabungan. Keluarga korban, komunitas pers nasional, serta instansi terkait berharap kehadiran armada KRI TNI AL dapat segera menemukan seluruh jurnalis dan kru kapal dalam kondisi selamat. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260909051354_thumb.jpg" /></item>
<item><title> Shalat Minta Hujan di Lahat Diikuti Dubes Palestina untuk Indonesia</title><category>Nasional</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5634/-Shalat-Minta-Hujan-di-Lahat-Diikuti-Dubes-Palestina-untuk-Indonesia</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5634/-Shalat-Minta-Hujan-di-Lahat-Diikuti-Dubes-Palestina-untuk-Indonesia</guid><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 16:54:07 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT. </strong>Pemerintah Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, menggelar ibadah shalat Istisqa atau shalat sunnah meminta hujan secara berjamaah di halaman Kantor Bupati Lahat, Rabu pagi, 9 September 2026.</p>

<p>Pelaksanaan ibadah massal ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menghadapi musim kemarau panjang yang telah berdampak pada kekeringan di berbagai wilayah kabupaten tersebut.</p>

<p>Shalat yang diimami ulama Lahat, H. Sidiq Al Hafidz, diikuti Bupati Lahat Bursah Zarnubi dan Wakil Bupati Widia Ningsih, juga ratusan jemaah yang terdiri atas pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Lahat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lahat, tokoh masyarakat, serta warga setempat.</p>

<p>Kehadiran unsur pimpinan daerah ini mencerminkan kepedulian yang tinggi terhadap kondisi masyarakat yang mulai merasakan kesulitan akibat minimnya curah hujan dalam beberapa bulan terakhir.</p>

<p>Shalat istisqa di Kabupaten Lahat ini menjadi istimewa dengan kehadiran Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah AK Al Sattari. Kehadiran tokoh penting asal Gaza, Palestina, di tengah-tengah masyarakat Lahat ini memberikan nuansa kekeluargaan internasional serta mempererat ukhuwah Islamiyah antarbangsa dalam momen yang penuh kekhusyukan tersebut.</p>

<p>Usai pelaksanaan shalat sunnah dua rakaat, kegiatan dilanjutkan dengan khutbah yang disampaikan oleh khatib dengan menekankan pentingnya introspeksi diri dan memperbanyak istighfar. Khatib mengingatkan bahwa kemarau panjang dan musibah kekeringan merupakan ujian sekaligus pengingat bagi manusia untuk senantiasa menjaga hubungan baik dengan Sang Pencipta serta alam sekitar.</p>

<p>Bupati Bursah Zarnubi dalam keterangannya usai kegiatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan upaya teknis seperti penyaluran air bersih, namun juga pendekatan spiritual melalui doa bersama agar musibah kekeringan ini dapat segera teratasi.</p>

<p>Kehadiran Dubes Abdulfattah AK Al Sattari beserta istri dalam kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dari warga Lahat yang hadir di lokasi. Momentum ini dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat untuk bersilaturahmi singkat dan mendoakan keselamatan serta kemerdekaan rakyat Palestina dari ujian yang sedang mereka hadapi di tanah air mereka.</p>

<p>Pemerintah Kabupaten Lahat berharap kegiatan shalat Istisqa ini dapat mengetuk pintu langit dan mendatangkan rahmat berupa hujan yang merata di seluruh wilayah kabupaten. Dengan pulihnya ketersediaan air bersih dan tersiramnya lahan-lahan pertanian, aktivitas warga serta sektor ketahanan pangan di Lahat diharapkan dapat kembali normal seperti sedia kala. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260909045549_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Pesawat Kargo Ilyushin II-76TD Milik Rusia Parkir di Palembang</title><category>AviaNews</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5633/Pesawat-Kargo-Ilyushin-II-76TD-Milik-Rusia-Parkir-di-Palembang</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5633/Pesawat-Kargo-Ilyushin-II-76TD-Milik-Rusia-Parkir-di-Palembang</guid><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 15:04:33 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT. </strong>Sebuah pesawat kargo Ilyushin II-76TD yang sedang terpakir di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, menarik perhatian penumpang yang baru tiba. Pesawat kargo milik maskapai Gelix Airlines asal Rusia tampaknya sedang bersitirahat dari aktivitas penerbangan. Keempat mesinnya, dua di kiri dan dua di kanan ditutup terpal merah tebal.</p>

<p>Berdasarkan data operasional penerbangan global, Ilyushin Il-76TD dengan nomor registrasi registrasi RA-76373 itu tiba di Palembang setelah menyelesaikan rute penerbangan jarak jauh dari Bandara Internasional Tan Son Nhat di Ho Chi Minh City, Vietnam.</p>

<p>Gelix Airlines bukan maskapai komersial penumpang reguler dan tidak memiliki rute harian dari maupun ke Palembang. Perusahaan penerbangan yang berbasis di Kota Perm, Rusia, ini memfokuskan layanan operasionalnya pada pengangkutan kargo udara skala berat serta penerbangan sewa khusus. Karena itu, masyarakat umum tidak dapat membeli tiket penerbangan sipil dari maskapai tersebut.</p>

<p>Pesawat Ilyushin Il-76 sendiri memiliki reputasi panjang di dunia aviasi militer dan kargo berat internasional. Dirancang khusus untuk beroperasi di medan yang menantang, pesawat kargo berbadan lebar ini mampu mendarat di landasan pacu yang pendek sekalipun. Karakteristik teknis tersebut menjadikannya pilihan utama dalam distribusi logistik skala raksasa antarkontinen.</p>

<p>Kedatangan pesawat buatan Rusia ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II diperkirakan berkaitan erat dengan pemenuhan kebutuhan kargo industri atau pengiriman mesin berat bernilai strategis. Dengan pintu kargo belakang bertipe ramp door yang luas, armada Il-76TD sangat efektif untuk memuat peralatan mekanis besar, komponen suku cadang pabrik, hingga perlengkapan berat tanpa perlu membongkar unit menjadi bagian-bagian kecil.</p>

<p>Selain armada sayap tetap jenis Ilyushin, Gelix Airlines juga dikenal mengoperasikan beragam armada helikopter, seperti seri Mil Mi-8, untuk menjangkau area pedalaman terpencil di berbagai belahan dunia. Maskapai yang memiliki kode panggil navigasi Surgut Star ini terbiasa menangani misi-misi logistik rumit untuk sektor minyak dan gas, konstruksi pertambangan, hingga pengiriman bantuan kemanusiaan darurat.</p>

<p>Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II sendiri memiliki fasilitas landas pacu dan area apron yang memadai untuk menerima pesawat kategori berat seperti Il-76TD. Infrastruktur logistik bandara kebanggaan masyarakat Palembang ini memungkinkan proses penanganan darat berjalan aman, mulai dari pemanduan di taxiway hingga bongkar muat kargo khusus berbobot puluhan ton.</p>

<p>Kehadiran penerbangan carter internasional semacam ini menunjukkan peran krusial Palembang sebagai simpul logistik dan pertumbuhan industri di kawasan Sumatra bagian selatan. Aktivitas proyek infrastruktur, manufaktur, serta energi yang berkembang pesat di wilayah tersebut kerap menuntut kecepatan distribusi peralatan khusus langsung dari luar negeri.</p>

<p>Aktivitas bongkar muat dan operasional pesawat kargo khusus ini tetap berada di bawah pengawasan ketat otoritas bandara, pengatur lalu lintas udara, serta instansi bea cukai dan karantina setempat. Semua prosedur pengangkutan barang impor nonkomersial maupun logistik industri wajib mematuhi protokol kepabeanan dan keselamatan kedirgantaraan Republik Indonesia.</p>

<p>Setelah menyelesaikan proses penanganan logistik dan pengisian bahan bakar, pesawat kargo tersebut dijadwalkan kembali terbang menuju pangkalan operasional atau destinasi penugasan berikutnya. Kehadiran Gelix Airlines dengan armada Ilyushin Il-76TD ini menjadi catatan tersendiri dalam dokumentasi penerbangan kargo internasional khusus di Palembang. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260909030631_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Kausalitas dan Karma </title><category>Jaya Suprana</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5632/Kausalitas-dan-Karma-</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5632/Kausalitas-dan-Karma-</guid><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 14:50:43 +0700</pubDate><description><![CDATA[<blockquote>
<p>Oleh: <strong>Jaya Suprana</strong>, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan</p>
</blockquote>

<p>KATA Karma secara harfiah berarti perbuatan atau tindakan. Dalam filsafat Timur (seperti Hindu dan Buddha), karma adalah hukum kosmis di mana setiap aksi memiliki reaksi yang setara, mirip Hukum Ketiga Newton dalam fisika.</p>

<p>Filsafat kausalitas Barat (seperti determinisme) sering kali hanya terpaku pada materi dan peristiwa fisik. Karma memperluas rantai sebab-akibat ini ke ranah etis dan spiritual, di mana niat (intention) menjadi sebab utama yang akan membuahkan akibat di masa depan atau kehidupan selanjutnya.</p>

<p>Dalam kausalitas karma, alam semesta dianggap memiliki sistem akuntansi mandiri. Tidak ada kejadian yang acak. Penderitaan seseorang hari ini adalah akibat dari sebab (perbuatan buruk) di masa lalu. Kebahagiaan hari adalah akibat dari sebab perbuatan baik di masa lalu.</p>

<p>Berbeda dengan kausasi fisik yang biasanya linear (satu sebab menghasilkan satu akibat), dalam beberapa ajaran, karma bersifat eksponensialsatu tindakan kecil bisa berkembang menjadi pemicu akibat yang sangat besar seiring waktu, seperti benih kecil yang tumbuh menjadi pohon raksasa.</p>

<p>Semisal kecurangan Sengkuni dalam bermain dadu mengalahkan Yudhistira menjadi pemicu Bharatayudha.</p>

<p>Singkatnya: Karma adalah aplikasi hukum sebab-akibat pada perilaku manusia. Jika Anda percaya pada kausalitas universal, maka karma adalah cara filsafat Timur menjelaskan bahwa moralitas pun tunduk pada hukum alam yang sama kaku dan pastinya dengan hukum gravitasi. Meski tetap ada kasus kekecualian.</p>

<p>Oleh karena itu nasib dan kehidupan umat Buddha sangat ditentukan oleh karmanya. Tidak ada satu kekuatanpun di luar diri manusia. Berikut adalah tiga perspektif utama:</p>

<p><strong>1. Pandangan Hukum Alam yang Kaku (Karma Tak Terelakkan)</strong></p>

<p>Dalam beberapa aliran filsafat Timur (seperti Jainisme atau bentuk murni Buddhisme tertentu), karma adalah hukum sebab-akibat yang bersifat mekanis dan impersonal, mirip hukum gravitasi. Logikanya: Jika Anda melempar batu ke atas, ia harus jatuh. Tidak ada pengampunan yang bisa menghentikan gravitasi.</p>

<p>Karma tidak dihapus dengan penebusan, melainkan dinetralkan dengan melakukan perbuatan baik yang jauh lebih besar atau dengan mencapai pencerahan (Nirwana) yang memutus rantai kelahiran kembali sama sekali.</p>

<p><strong>2. Pandangan Teistik (Pengampunan Tuhan)</strong></p>

<p>Dalam agama-agama Abrahamik (Islam, Kristen, Yahudi), konsepnya lebih condong pada Rahmat dan Penebusan. Logikanya: Tuhan adalah pemegang otoritas tertinggi di atas hukum sebab-akibat.</p>

<p>Meskipun manusia berbuat dosa (sebab), Tuhan memiliki kuasa untuk menghapus hukumannya (akibat). Melalui pertobatan yang tulus, penebusan (seperti kurban atau sakramen), atau rahmat ilahi, rantai karma/dosa tersebut bisa diputus sepenuhnya.</p>

<p>Sebabnya ada, tapi akibatnya ditiadakan oleh sang Pencipta.</p>

<p><strong>3. Pandangan Hukum Kompensasi (Keseimbangan)</strong></p>

<p>Ada pula pandangan bahwa penebusan dosa sebenarnya adalah bagian dari rantai sebab-akibat itu sendiri. Logikanya: Penebusan adalah sebab baru yang bertujuan memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan oleh sebab lama.</p>

<p>Jika Anda menyakiti seseorang (karma buruk), lalu Anda meminta maaf dan membantu orang tersebut (penebusan), Anda sedang menciptakan akibat baru yang positif untuk menyeimbangkan atau menutupi akibat negatif sebelumnya.</p>

<p>Secara filosofis, jika karma dianggap sebagai hukum alam murni, ia sulit diputus kecuali dengan membayar harganya atau menghentikan keinginan pelakunya.</p>

<p>Namun, jika alam semesta dianggap memiliki aspek antroposofis personal (Tuhan), maka penebusan dosa dipandang sebagai intervensi yang bisa memutus rantai kausalitas tersebut.</p>

<p>Jadi, jawabannya tergantung: apakah Anda melihat alam semesta ini sebagai mesin yang bekerja otomatis, atau sebagai pengadilan yang memiliki hakim yang Maha Adil. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260909025441_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Panduan Lengkap Liburan Perdana ke Dubai: Mulai dari Visa, Transportasi Publik, hingga Kuliner Halal</title><category>Destinasi</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5631/Panduan-Lengkap-Liburan-Perdana-ke-Dubai:-Mulai-dari-Visa,-Transportasi-Publik,-hingga-Kuliner-Halal</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5631/Panduan-Lengkap-Liburan-Perdana-ke-Dubai:-Mulai-dari-Visa,-Transportasi-Publik,-hingga-Kuliner-Halal</guid><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:12:57 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT. </strong>Merencanakan perjalanan ke luar negeri untuk pertama kalinya kerap menghadirkan berbagai pertanyaan bagi para pelancong, mulai dari persoalan visa, akomodasi, hingga ketersediaan makanan halal. Kendati demikian, wisatawan asal Indonesia kini tidak perlu khawatir jika ingin berlibur ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).</p>

<p>Dengan penerbangan langsung yang tersedia setiap hari, integrasi transportasi publik yang canggih, serta keramahan kota bagi wisatawan Muslim, menjelajahi kota megapolitan ini terbukti jauh lebih praktis dan ramah bagi pemula.</p>

<p>Bagi pemegang paspor Indonesia, langkah awal liburan dapat dimulai dengan pengajuan visa turis secara daring melalui portal resmi General Directorate of Residency and Foreigners Affairs (GDRFA). Syarat yang dibutuhkan pun cukup mudah, yakni paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan, pasfoto berwarna terbaru, dan tiket pesawat yang telah terkonfirmasi. Biaya visa turis sekali masuk dipatok AED 252 (sekitar Rp1,21 juta) untuk durasi 30 hari dan AED 352 (sekitar Rp1,7 juta) untuk durasi 60 hari, dengan estimasi proses terbit sekitar 48 jam.</p>

<p>Kenyamanan perjalanan semakin didukung oleh aksesibilitas udara melalui maskapai Emirates yang melayani rute langsung harian dari Jakarta dan Bali menuju Dubai. Bandara Internasional Dubai (DXB) sendiri merupakan simpul transit internasional utama yang terhubung ke lebih dari 150 destinasi global, sehingga memudahkan pelancong yang ingin menjadikannya tujuan akhir maupun tempat singgah sebelum terbang ke kawasan lain.</p>

<p>Setibanya di kota, wisatawan tidak perlu repot menyewa kendaraan pribadi karena jaringan transportasi publik Dubai dirancang sangat modern dan saling terhubung. Cukup dengan menggunakan satu kartu serbaguna, yakni Nol Card, wisatawan dapat menaiki Dubai Metro, trem, bus kota, hingga transportasi air seperti feri. Jika hendak menuju destinasi di luar jangkauan rute umum, taksi konvensional serta aplikasi transportasi daring seperti Uber dan Careem beroperasi selama 24 jam di berbagai penjuru kota.</p>

<p>Bagi yang berniat mengunjungi gugusan pulau buatan Palm Jumeirah, wisatawan kini bisa menikmati kembali rute Palm Monorail sepanjang 5,5 kilometer yang baru saja rampung dari masa pemeliharaan enam bulan. Jalur monorel ini menghubungkan stasiun Palm Gateway ke objek wisata ternama seperti Nakheel Mall dan Atlantis Aquaventure, sekaligus menyuguhkan pemandangan cakrawala kota Dubai dan panorama Teluk Arab yang memanjakan mata di sepanjang perjalanan.</p>

<p>Urusan kuliner pun tidak kalah memanjakan, mengingat Dubai merupakan destinasi ramah Muslim dengan ragam pilihan makanan halal berskala internasional. Apabila rindu masakan Nusantara, kota ini menyediakan lebih dari 30 gerai kuliner Indonesia, mulai dari rumah makan legendaris Dapoer Kita yang menyajikan rendang serta ayam penyet bercita rasa rumahan, hingga sajian kontemporer nan elegan di Andaliman Restaurant.</p>

<p>Kendati demikian, mencicipi kuliner autentik lokal tetap menjadi agenda yang pantang dilewatkan. Wisatawan dianjurkan menikmati sajian khas Emirat seperti hidangan nasi berempah machboos, kudapan manis luqaimat, serta menyeruput gahwa (kopi Arab tradisional). Dalam tradisi turun-temurun masyarakat setempat, penyajian secangkir gahwa merupakan simbol kehangatan dan penghormatan dalam menyambut para tamu yang datang.</p>

<p>Terkait pemilihan akomodasi, pelancong dapat menyesuaikannya dengan gaya perjalanan serta preferensi lokasi. Wisatawan yang mengutamakan kepraktisan dan ingin dekat dengan atraksi utama disarankan memilih area Downtown Dubai yang berada dekat dengan Burj Khalifa, Dubai Mall, dan Dubai Fountain. Sementara bagi mereka yang mendambakan suasana liburan santai di pesisir, resor dan hotel butik di sepanjang pesisir Jumeirah atau Kite Beach menjadi opsi paling ideal.</p>

<p>Di sisi lain, bagi wisatawan yang ingin menyelami nilai historis dan budaya kota, kawasan Old Dubaikhususnya distrik Deira dan Bur Dubaiwajib masuk dalam daftar kunjungan. Di area ini, pengunjung dapat menyusuri gang-gang Al Fahidi Historical Neighbourhood, berbelanja perhiasan dan rempah di pasar tradisional Gold Souk dan Spice Souk, hingga mengarungi Dubai Creek menggunakan perahu kayu tradisional abra dengan tarif terjangkau sebesar AED 1 (sekitar Rp4.800).</p>

<p>Secara keseluruhan, kunci liburan yang berkesan di Dubai bertumpu pada perencanaan yang cerdas, mulai dari memanfaatkan transportasi umum, memesan tiket atraksi lebih awal, hingga bertransaksi secara nontunai. Tidak kalah penting, pelancong diimbau untuk selalu berpakaian santun saat mengunjungi masjid maupun cagar budaya, menjaga etika setempat, serta memanfaatkan fasilitas ibadah yang tersedia luas di ruang publik demi pengalaman liburan yang nyaman, aman, dan berkesan. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260909121327_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Jumhur: Perdagangan Karbon Bukan Awal, Tapi Hasil dari Aksi Lingkungan yang Terukur</title><category>Nasional</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5630/Jumhur:-Perdagangan-Karbon-Bukan-Awal,-Tapi-Hasil-dari-Aksi-Lingkungan-yang-Terukur</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5630/Jumhur:-Perdagangan-Karbon-Bukan-Awal,-Tapi-Hasil-dari-Aksi-Lingkungan-yang-Terukur</guid><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:05:09 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT. </strong>Perdagangan karbon bukanlah titik awal bagi Indonesia dalam merespons isu iklim, melainkan sebuah hasil akhir dari aksi lingkungan yang nyata dan terukur.</p>

<p>Aksi iklim harus dipahami sebagai bagian integral dari kebijakan pembangunan nasional. Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan energi, sembari secara bersamaan menurunkan emisi serta memperkuat daya dukung lingkungan. Oleh karena itu, fokus utama tidak boleh diawali semata-mata dari transaksi unit karbon, melainkan dari upaya menyelesaikan degradasi ekosistem, memperbaiki tata kelola limbah, dan meningkatkan efisiensi sumber daya.</p>

<p>Demikian antara lain disampaikan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, dalam pidato kunci pada pembukaan Indonesia Carbon and Biodiversity Summit 2026 bertajuk Indonesias Carbon Industry Architecture: From Climate Action to Credible Carbon Value di Jakarta, Rabu, 9 September 2026.</p>

<p>Acara ini turut dihadiri Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta para pelaku industri, mitra pembangunan, dan perwakilan negara sahabat.</p>

<p>Pemerintah juga menggarisbawahi bahwa tidak semua kegiatan perlindungan lingkungan secara otomatis menghasilkan capaian mitigasi (mitigation outcome). Capaian mitigasi wajib dibuktikan melalui data yang kredibel, metodologi yang tepat, pelaporan yang konsisten, serta verifikasi independen. Di samping itu, kejelasan status hak, pemenuhan pengamanan (safeguards), dan kaitannya dengan target sektoral maupun nasional harus dipastikan secara ketat sebelum dinilai layak menjadi Unit Karbon.</p>

<p>Lebih lanjut, dokumen komitmen iklim nasional atau Nationally Determined Contribution (NDC) ditegaskan bukan merupakan katalog unit karbon untuk diperjualbelikan. NDC berfungsi sebagai panduan strategis nasional dalam menurunkan emisi dan membangun ketahanan iklim. Menteri mengingatkan agar peluang transaksi jangka pendek di pasar karbon tidak mengorbankan ruang Indonesia dalam memenuhi target iklim serta kepentingan strategis jangka panjang bangsa.</p>

<p>Untuk mewujudkan tata kelola yang terintegrasi, Indonesia tengah membangun arsitektur industri karbon yang kokoh. Arsitektur ini menghubungkan aksi iklim sektoral dengan regulasi yang jelas, peran kelembagaan, sistem data, mekanisme Pengukuran, Pelaporan, dan Verifikasi (Measurement, Reporting, and Verification/MRV), hingga pencatatan dan pengawasan transaksi. Skema ini dirancang guna memberi kepastian bagi pelaku usaha sekaligus menjaga integritas iklim Indonesia.</p>

<p>Dalam kerangka kerja tersebut, Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) memegang peranan krusial sebagai fondasi transparansi. SRUK bertugas mencatat siklus hidup Unit Karbonmulai dari penerbitan, transfer, pemanfaatan, hingga pembatalan (cancellation) atau retirementuntuk menjamin ketertelusuran (traceability). Sistem ini menjadi pilar utama guna mencegah terjadinya klaim ganda (double claiming) maupun penghitungan ganda (double counting) atas capaian mitigasi yang sama.</p>

<p>Terkait penggunaan teknologi digital, Menteri mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus ditempatkan sebagai pendukung tata kelola, bukan pengganti fondasi ilmiah. Sistem maupun platform digital secanggih apa pun dinilai tidak dapat menggantikan keabsahan garis dasar (baseline), integritas data aktivitas, serta akuntabilitas pengambilan keputusan. Nilai teknologi muncul saat ia berhasil memperkuat rantai pembuktian dari tindakan nyata menuju kebijakan yang bertanggung jawab.</p>

<p>Di sisi lain, kekayaan alam Indonesia seperti hutan, lahan gambut, mangrove, dan padang lamun ditegaskan bukan sekadar komoditas penyedia pasokan karbon. Ekosistem tersebut merupakan modal alam penting yang menopang keanekaragaman hayati, ketahanan pangan dan air, serta mata pencaharian masyarakat lokal. Oleh sebab itu, proyek mitigasi dinilai tidak berkelanjutan jika hanya menghasilkan klaim penurunan emisi tetapi merusak keanekaragaman hayati atau mengabaikan hak-hak komunitas adat dan lokal di sekitarnya.</p>

<p>Pemerintah juga menyoroti kerangka Nilai Ekonomi Karbon (NEK) sebagai serangkaian instrumen kebijakan yang tidak terbatas pada perdagangan karbon semata. Manfaat dan nilai ekonomi yang diperoleh dari instrumen ini diharapkan dapat berputar kembali ke hulu untuk membiayai aksi perlindungan ekosistem, penguatan kapasitas pemantauan, serta pemberdayaan masyarakat setempat. Indonesia tetap terbuka terhadap investasi dan kemitraan internasional, dengan syarat kerja sama tersebut melengkapi dan memperkuat aksi domestik, bukan menggantikannya.</p>

<p>Menutup pidatonya, Menteri menekankan bahwa tolok ukur masa depan industri karbon Indonesia tidak diukur dari seberapa banyak unit karbon diterbitkan atau seberapa cepat transaksi berlangsung. Keberhasilan sejati terletak pada seberapa nyata aksi yang dijalankan di lapangan, seberapa kredibel data yang disajikan, terjaganya keutuhan ekosistem, serta seberapa adil manfaat yang kembali dirasakan oleh masyarakat di lokasi tempat aksi iklim tersebut berlangsung. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260909123303_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Pesawat Turun Cepat Akibat Tekanan Kabin Rusak, Terpaksa Mendarat Darurat di Las Vegas</title><category>AviaNews</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5629/Pesawat-Turun-Cepat-Akibat-Tekanan-Kabin-Rusak,-Terpaksa-Mendarat-Darurat-di-Las-Vegas</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5629/Pesawat-Turun-Cepat-Akibat-Tekanan-Kabin-Rusak,-Terpaksa-Mendarat-Darurat-di-Las-Vegas</guid><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 05:31:52 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT.</strong> Penerbangan maskapai Delta Air Lines dengan nomor penerbangan DL2311 mengalami insiden menegangkan setelah sistem tekanan kabin dilaporkan gagal berfungsi pada hari Minggu. Pesawat jenis Boeing 737-900ER yang lepas landas dari Bandara Internasional Los Angeles (LAX) menuju Salt Lake City (SLC) tersebut terpaksa melakukan penurunan ketinggian secara drastis (rapid descent) dan mendarat darurat di Las Vegas.</p>

<p>Peristiwa hilangnya tekanan kabin (depressurization) terjadi mendadak saat armada tersebut berada di sekitar Bandara Internasional Harry Reid (LAS), Las Vegas. Menghadapi situasi genting tersebut, pilot segera mengambil keputusan mengalihkan rute pendaratan ke bandara terdekat, didukung penanganan prioritas oleh pengatur lalu lintas udara.</p>

<p>Di dalam kabin, kepanikan pecah saat masker oksigen darurat otomatis jatuh dari kompartemen atas kursi. Para penumpang harus segera mengenakan masker tersebut sementara badan pesawat menukik tajam menuju ketinggian yang aman untuk bernapas.</p>

<p>Seorang penumpang yang membagikan kisahnya di platform Reddit menggambarkan peristiwa tersebut sebagai pengalaman yang sangat traumatis. Ia menceritakan rasa sakit yang tiba-tiba menusuk telinganya begitu sistem pengaturan tekanan kabin gagal bekerja sebelum pesawat mulai menukik.</p>

<p>Penumpang tersebut juga menambahkan bahwa bagian paling menakutkan adalah ketidaktahuan tentang apa yang sebenarnya terjadi di dalam pesawat. Kondisi semakin membingungkan karena pengumuman dari awak kabin hampir tidak terdengar jelas akibat masker oksigen yang menutupi wajah para pramugari.</p>

<p>Meski demikian, pesawat berhasil menyentuh landasan pacu di Bandara Harry Reid dengan selamat tanpa laporan cedera parah. Walaupun sumber pasti gangguan teknis belum diumumkan secara terbuka, pesawat tersebut langsung diperbaiki dalam hitungan jam dan mampu melanjutkan penerbangan ke Salt Lake City pada malam yang sama, tiba sekitar pukul 00.24 dini hari.</p>

<p>Kasus hilangnya tekanan udara yang dapat ditangani dalam waktu singkat seperti ini umumnya dipicu oleh gangguan perangkat lunak atau malafungsi katup ringan. Namun, langkah penurunan ketinggian secara cepat tetap menjadi protokol keselamatan wajib guna mencegah risiko hipoksia bagi seluruh penumpang dan kru.</p>

<p>Kejadian ini menjadi insiden penurunan tekanan kabin kedua yang dialami oleh Delta Air Lines sepanjang tahun ini. Sebelumnya pada 5 Januari lalu, penerbangan Delta nomor 760 yang menggunakan armada Airbus A319 juga terpaksa turun drastis dari ketinggian 36.000 kaki ke bawah 10.000 kaki akibat kebocoran tekanan udara yang terjadi secara perlahan.</p>

<p>Terdapat perbedaan mencolok antara kedua insiden tersebut, di mana penerbangan A319 sebelumnya sempat mengaktifkan sistem cadangan untuk memulihkan tekanan udara sebelum dialihkan ke New York JFK, sehingga masker oksigen tidak diturunkan. Sebaliknya, pada penerbangan DL2311 hari Minggu lalu, kru harus bertindak instan melepas masker darurat dan mendarat secepat mungkin tanpa menunggu risiko lanjutan.</p>

<p>Kedua armada tersebut memiliki profil operasional yang sangat kontras. Pesawat Boeing 737-900ER bernomor registrasi N934DZ yang terlibat dalam insiden terbaru ini berusia hampir 15 tahun dan diakuisisi dari maskapai Lion Air asal Indonesia pada 2023, sementara armada Airbus A319 yang mengalami insiden Januari lalu berusia lebih dari 25 tahun dan merupakan bekas armada Northwest Airlines. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260909053239_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Boeing 757 “Northern Lights” Dibongkar Jadi Gantungan Kunci </title><category>AviaNews</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5628/Boeing-757-“Northern-Lights”-Dibongkar-Jadi-Gantungan-Kunci-</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5628/Boeing-757-“Northern-Lights”-Dibongkar-Jadi-Gantungan-Kunci-</guid><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 05:26:51 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT. </strong>Pesawat legendaris Boeing 757-200 milik maskapai Icelandair yang terkenal dengan corak (livery) bertema Northern Lights resmi mengakhiri masa tugasnya dan telah dibongkar. Meski wujud utuh burung besi ini tak lagi menghiasi angkasa, warisannya tetap hidup berkat proyek daur ulang unik yang mengubah badan pesawatnya menjadi gantungan kunci edisi terbatas.</p>

<p>Inisiatif tersebut diwujudkan oleh perusahaan daur ulang pesawat asal Jerman, Aviationtag. Perusahaan ini merilis 25.000 gantungan kunci eksklusif yang dipotong langsung dari bagian fuselage (badan pesawat) TF-FIU, yang kini dijual kepada para pecinta kedirgantaraan dunia melalui situs resminya mulai dari harga 39,95 atau sekitar Rp700 ribuan.</p>

<p>Pesawat dengan kode registrasi TF-FIU dan dinamai Hekla Aurora tersebut pensiun kurang dari setahun lalu, dengan penerbangan perpisahan resminya berlangsung pada 12 Oktober 2025. Rentang waktu pembongkaran yang tergolong sangat singkat ini mencuri perhatian, mengingat banyak armada pensiun biasanya disimpan bertahun-tahun di kuburan pesawat sebelum akhirnya dibongkar.</p>

<p>Proses pemanfaatan kembali material pesawat ini dimulai pada Juni 2026 di Lleida, Spanyol, lokasi tempat armada tersebut diparkir. Di bawah sengatan cuaca ekstrem yang melampaui 40 derajat Celsius, tim Aviationtag memotong ratusan panel kulit bodi pesawat berhias corak aurora yang khas tersebut.</p>

<p>Potongan-potongan badan pesawat itu kemudian dikirim ke fasilitas produksi mereka di pinggiran kota Cologne, Jerman. Di sana, logam pesawat dipotong menjadi ukuran gantungan saku yang rapi dan diukir menggunakan laser untuk menyematkan nomor seri unik pada setiap unitnya.</p>

<p>Salah satu pendiri Aviationtag, Tobias Richter, mengungkapkan bahwa pesawat seperti Hekla Aurora sangat istimewa dan jarang ditemui. Menurutnya, corak unik, sejarah panjang, serta keterikatan emosional para penggemar penerbangan terhadap armada ini menjadi dorongan kuat bagi mereka untuk memastikan sebagian fisiknya tetap lestari.</p>

<p>Kendati sangat melekat dengan identitas Icelandair, perjalanan pesawat bernomor seri manufaktur (MSN) 26243 ini sejatinya bermula di Spanyol saat dipesan maskapai Iberia pada tahun 1990 dan terbang perdana pada April 1994. Setelah sempat memperkuat armada Air Europa, jet komersial ini baru resmi bergabung dengan armada Icelandair pada April 2004.</p>

<p>Pesona TF-FIU baru benar-benar meledak pada 2014 setelah diterbangkan ke Norwich, Inggris, untuk dicat ulang dengan balutan tema keindahan langit malam dan cahaya aurora borealis khas Islandia. Sejak saat itu, Hekla Aurora menjelma menjadi buruan favorit para pemburu foto pesawat (planespotter) di seluruh penjuru Eropa dan Amerika Utara.</p>

<p>Berdasarkan data operasional dari ch-aviation per akhir Juli 2025, pesawat berkapasitas 183 penumpang (22 kelas bisnis dan 161 ekonomi) ini telah mencatatkan 80.059 jam terbang dan menyelesaikan 29.217 penerbangan. Rata-rata durasi setiap perjalanannya tercatat sekitar dua jam 44 menit di berbagai rute transatlantik maupun Eropa.</p>

<p>Setelah serangkaian penerbangan perpisahan ke Roma dan Kopenhagen, TF-FIU menuntaskan penerbangan terakhirnya dari Keflavk menuju Bandara Lleida pada 6 November 2025. Rekaman pembongkaran bodi pesawat menggunakan alat berat sempat viral di media sosial baru-baru ini, namun kini pecintanya tetap bisa menyimpan sepotong kenangan aurora tersebut langsung di saku mereka. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260909052913_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Bikin Onar, Layne Lundeen Dilakban di Kursi Pesawat American Airlines</title><category>AviaNews</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5627/Bikin-Onar,-Layne-Lundeen-Dilakban-di-Kursi-Pesawat-American-Airlines</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5627/Bikin-Onar,-Layne-Lundeen-Dilakban-di-Kursi-Pesawat-American-Airlines</guid><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 05:21:34 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT. </strong>Penerbangan maskapai American Airlines rute Dallas-Fort Worth menuju Newark mendadak mencekam setelah seorang pria bernama Layne Arthur Lundeen (67) membuat keonaran di udara pada Kamis, 3 September 2026.</p>

<p>Situasi yang kian tak terkendali memaksa awak kabin serta penumpang melumpuhkan pria asal Tucson, Arizona tersebut secara ekstrem menggunakan lakban perekat dan ikatan tali pengaman ke kursi pesawat.</p>

<p>Ketegangan bermula sekitar dua jam setelah pesawat American Airlines bernomor penerbangan AA 618 itu mengudara dari Dallas-Fort Worth. Lundeen, yang duduk di kelas utama, mulai bertindak agresif dengan berbicara keras, berteriak-teriak, serta melontarkan kata-kata bernada hinaan rasial dan ujaran kebencian kepada penumpang di sebelahnya serta pramugara yang bertugas.</p>

<p>Meskipun awak kabin telah berulang kali memberikan peringatan verbal agar tenang, Lundeen justru bertindak semakin liar. Sikap konfrontatifnya memuncak saat ia mulai mengayunkan pukulan dan mencoba mencekik leher penumpang pria yang duduk tepat di sampingnya, sehingga memicu kepanikan massal di deretan kursi kabin.</p>

<p>Melihat serangan fisik tersebut, seorang penumpang wanita di dekatnya sempat berupaya melerai, namun ia juga terkena pukulan dari Lundeen. Keributan itu langsung direspons cepat oleh dua penumpang lain, yakni Juan Mejia, seorang pensiunan perwira polisi, bersama rekannya, Richard OLenick, yang segera menyergap dan menahan tubuh pelaku agar tidak melukai orang lain lebih lanjut.</p>

<p>Pergumulan sengit sempat terjadi di lorong pesawat karena Lundeen terus meronta, melawan, bahkan mencoba menggigit orang-orang yang menahannya. Pramugari kemudian segera membawakan lakban tebal dan alat pengikat plastik (zip ties) darurat untuk membantu para penumpang melumpuhkan pria tersebut.</p>

<p>Guna mencegah pergerakan berbahaya dan gigitan dari pelaku, para penumpang dan kru membungkus rapat tubuh, tangan, hingga melilitkan lakban di sekeliling kepala Lundeen ke sandaran kursi. Tampak luka goresan serta ceceran darah di lengan pelaku akibat perlawanan fisiknya yang intens selama proses penahanan darurat itu berlangsung.</p>

<p>Foto serta video peristiwa dramatis ini sempat direkam langsung oleh Richard OLenick, yang memperlihatkan kondisi Lundeen terduduk pasrah dengan kepala dan tangan terlilit lakban perak tebal. Momen tersebut kemudian viral luas di media internasional setelah disebarkan melalui agensi media Storyful.</p>

<p>Melihat kondisi kabin yang sudah tidak kondusif, kapten pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat (divert) di Bandara Internasional Thurgood Marshall Baltimore/Washington (BWI). Pilot langsung mengontak otoritas bandara dan petugas keamanan darat agar segera bersiaga menyambut pesawat setibanya di landasan pacu.</p>

<p>Begitu pesawat mendarat di BWI, personel kepolisian Maryland Transportation Authority (MDTA) bersama agen federal langsung merangsek masuk ke dalam kabin. Otoritas keamanan langsung memborgol Lundeen, menurunkannya dari pesawat menggunakan kursi roda, dan membawanya ke kantor kepolisian untuk menjalani penahanan serta penyelidikan.</p>

<p>Pihak American Airlines menegaskan kebijakan tanpa toleransi terhadap segala bentuk kekerasan dan mengapresiasi kesigapan awak kabin serta penumpang yang menjaga keselamatan penerbangan. Sementara itu, Layne Arthur Lundeen kini resmi dijerat pasal penyerangan tingkat dua (second-degree assault) serta gangguan ketertiban umum (disorderly conduct), dan masih dalam penyelidikan FBI untuk potensi dakwaan federal tambahan. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260909052222_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Polemik Gigi Supergirl </title><category>Jaya Suprana</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5626/Polemik-Gigi-Supergirl-</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/09/5626/Polemik-Gigi-Supergirl-</guid><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 01:54:31 +0700</pubDate><description><![CDATA[<blockquote>
<p>Oleh: <strong>Jaya Suprana</strong>, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan</p>
</blockquote>

<p>AKHIRNYA DC punya superhero yang benar-benar manusiawi. Bukan karena bisa terbang atau tembus pandang. Tapi karena giginya tidak sempurna.</p>

<p>Milly Alcock, aktris Australia yang dikenal sebagai Rhaenyra Targaryen muda, kini naik kelas jadi Kara Zor-El alias Supergirl. Sayangnya, sorotan dunia tidak tertuju pada jubah merahnya nan persis Superman. Sorotan tertuju ke barisan gigi atas-depan. Cenderung tongos.</p>

<p><strong>TIM PRO: GIGI SUPERGIRL REVOLUSIONER</strong></p>

<p>1. Anti Standar Hollywood<br />
Akhirnya ada superhero yang giginya tidak rata kayak pagar rumah minimalis. Selama ini para superhero perempuan semisal Wonder Woman, Black Widow, Scarlet Witch, Storm, Jane Grey, Catwoman, bahkan She-Hulk. semua senyumnya disikat whitening serta dilapis veneer. Milly datang bawa gigi apa adanya. Ini bukan cacat. Ini representasi. Ini demokrasi dental.</p>

<p>2. Charm Point<br />
Coba lihat lagi pas dia ketawa. Gigi depannya miring dikit, sekitar 45 derajat dari pakem kecantikan. Justru itu yang bikin dia nggak keliatan kayak AI. Dia keliatan kayak tetangga kita yang suka minjemin gula.</p>

<p>3. Simbol Kerendahan Hati<br />
Bayangin: bisa selamatkan dunia, tapi tetap pede nunjukin gigi natural. Lebih relatable daripada Superman yang dari Krypton aja udah glowing.</p>

<p>Fans Tim Pro bilang: Mereka bakal bully dia suruh veneer. Pas dia veneer, mereka bakal bully lagi karena munafik. Netral.</p>

<p><strong>TIM KONTRA: INI SUPERGIRL ATAU CHA-KA?</strong></p>

<p>1. Ganggu Fokus Sinematik<br />
Lagi adegan dramatis mau nangis, kamera close-up... eh mata kita malah ke gigi. Sutradara pasti bingung. Mau bikin sedih apa mau bikin stand up comedy?</p>

<p>2. Tidak Supergirl Banget<br />
Namanya juga Supergirl. Harusnya super semua. Rambut super. Otot super. Gigi super rata. Ini basic. Netizen X sampai bikin meme: mirip Sid dari Toy Story. Kejam? Iya. Fakta? Terserah.</p>

<p>3. Alasan Untuk Tidak Nonton<br />
Ada yang komen: Demi kesehatan mental saya, saya skip film ini. Alasannya bukan karena ceritanya. Bukan karena CGI. Karena gigi.</p>

<p>Setelah 2 jam menonton, saya menyimpulkan: gigi Milly Alcock tidak menyelamatkan Metropolis. Tapi juga tidak menghancurkannya.</p>

<p>Tidak ada operasi gusi. Tidak ada behel alias kawal gigi. Hanya gigi natural milik seorang insan perempuan umur 25 tahun yang tidak merasa perlu ke dokter gigi karena sudah percaya diri sembari sibuk syuting di Westeros dan sekarang DC.</p>

<p>Hollywood sudah terlalu lama menjual kesempurnaan palsu. Kalau sekarang ada 1 superhero yang giginya miring, dan itu jadi heboh sedunia... mungkin masalahnya bukan di giginya. Mungkin masalahnya di kita yang terlalu lama nonton filter.</p>

<p>Jadi, mau pro atau kontra? Kalau dia bisa mengangkat mobil pakai satu tangan, rasanya kita bisa mentolerir 2 atau 3 gigi yang agak bandel.</p>

<p>Skor akhir: 5 : 5 tanpa pemerpanjangan waktu . Poin dikurangi karena bikin netizen heboh polemik. Poin ditambah karena bikin kita ngaca dan sadar gigi kita sendiri termasuk saya juga tidak rata-rata amat. Maka mohon maaf jika nada artikel review satir ini agak defensif. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260909015531_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Menteri Imipas Harapkan Hubungan People-to-People Indonesia-Korea Utara Semakin Erat</title><category>Dunia</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/08/5619/Menteri-Imipas-Harapkan-Hubungan-People-to-People-Indonesia-Korea-Utara-Semakin-Erat</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/08/5619/Menteri-Imipas-Harapkan-Hubungan-People-to-People-Indonesia-Korea-Utara-Semakin-Erat</guid><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 22:29:19 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT. </strong>Pemerintah Indonesia berharap agar hubungan people-to-people antara Republik Indonesia dan Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara dapat lebih erat lagi di masa depan.</p>

<p>Kedua negara memiliki modal kuat, berupa sejarah persahabatan dan kerja sama yang panjang, yang dibangun di atas ikatan kuat yang telah dirintis oleh Presiden Soekarno dan Presiden Kim Il Sung.</p>

<p>Demikian disampaikan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto ketika berbicara sebagai Tamu Kehormatan dalam Hari Pendirian Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa malam, 8 September 2026.</p>

<p>Selaku menteri yang membidangi urusan imigrasi, saya berharap kedua negara dapat menjajaki berbagai peluang untuk memfasilitasi interaksi antarwarga (people-to-people) yang lebih erat, guna memperkaya persahabatan kita yang hangat dan abadi, tuturnya.</p>

<p>Resepsi Hari Pendirian RRD Korea berlangsung sederhana dan hikmat. Setelah menyanyikan lagu kebangsaan kedua negara, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Duta Besar RRD Korea Hong Kwang Il yang diikuti dengan sambutan Menteri Agus Andrianto.</p>

<p>Hari Pendirian RRDK juga disebut sebagai Gu-gu-jeol atau Hari 9-9 yang menandai proklamasi berdirinya RRDK pada 9 September 1948 di bawah kepemimpinan Kim Il Sung.</p>

<p>Dalam sambutannya, Duta Besar Hong menekankan program pembangunan daerah 20x10 yang sedang digalakkan pemerintahan RRD Korea serta berbagai kebijakan yang berpihak pada generasi mendatang dan menjamin masa depan yang kuat bagi negara tersebut.</p>

<p>Di tengah situasi internasional yang penuh ketidakpastian saat ini, kami terus memperkuat pertahanan mandiri yang tangguh demi melindungi kedaulatan, hak pembangunan, dan kepentingan keamanan nasional secara menyeluruh, ujarnya.</p>

<p>Ia menegaskan bahwa Korea Utara, yang berlandaskan prinsip kemandirian, perdamaian, dan persahabatan, terus memperluas serta mengembangkan hubungan persahabatan dan kerja sama dengan semua negara yang menghormati kedaulatan dan bersikap bersahabat, sembari secara aktif berkontribusi terhadap perdamaian, keamanan, dan pembangunan dunia.</p>

<p>Republik Demokratik Rakyat Korea dan Republik Indonesia memiliki sejarah dan tradisi persahabatan yang panjang. Sejak menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1964sekitar 60 tahun yang lalukedua negara kita telah saling menghormati dan bekerja sama, serta memperluas kemitraan di berbagai bidang seperti politik, ekonomi, dan budaya, tambahnya.</p>

<p>Sebagaimana di masa lalu, Korea Utara juga berkomitmen terus mempererat hubungan kerja sama yang bersahabat dengan Indonesia serta berupaya secara aktif demi kemajuan bersama dan peningkatan persahabatan antara rakyat kedua negara.</p>

<p>Dalam kegiatan itu, Menteri Agus Andrianto dan Dubes Hong duduk di head table didampingi Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl Achmad Mulachela; Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-DPRK Teguh Santosa; Direktur Asia Timur Kemlu RI Arifianto Sofiyanto; serta Ketua Grup Kerja Sama Antar-Parlemen (GKSAP) Indonesia-Korea Utara di DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto.</p>

<p>Juga hadir dalam resepsi itu Duta Besar Rusia Sergei Tolchenov, Duta Besar Belarus Raman Ramanouski, dan Duta Besar Laos Khamfeuang Phanthaxay. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260908103049_thumb.jpg" /></item>
<item><title> Lima Jurnalis yang Hilang di Perairan Anak Krakatau Masih Dicari</title><category>Nasional</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/08/5622/-Lima-Jurnalis-yang-Hilang-di-Perairan-Anak-Krakatau-Masih-Dicari</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/08/5622/-Lima-Jurnalis-yang-Hilang-di-Perairan-Anak-Krakatau-Masih-Dicari</guid><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 20:50:00 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT.</strong> Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang menyatakan status siaga penuh menyusul insiden hilang kontaknya rombongan jurnalis di kawasan perairan Gunung Anak Krakatau. Kolaborasi terpadu antar-pengurus lintas wilayah ini dikerahkan untuk memperkuat koordinasi sekaligus mendukung percepatan operasi pencarian dan evakuasi bersama otoritas terkait.</p>

<p>Berdasarkan laporan kronologi resmi dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), rombongan yang membawa lima orang jurnalis tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten. Mereka menaiki speedboat pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan kegiatan peliputan.</p>

<p>Komunikasi terakhir dengan rombongan tercatat pada hari yang sama pukul 14.42 WIB. Saat itu, salah seorang jurnalis sempat mengirimkan titik koordinat lokasi terkini (share location) kepada rekan sesama anggota PFI di Lampung, Putra M. Akbar, dengan posisi berada di antara perairan Carita dan Gunung Anak Krakatau.</p>

<p>Namun, setelah pengiriman titik lokasi tersebut, rombongan tidak lagi dapat dihubungi hingga akhirnya dinyatakan hilang kontak sepenuhnya pada pukul 18.13 WIB. Sejak saat itu, upaya pelacakan posisi dan sinyal darurat terus dilakukan oleh berbagai pihak terkait di darat maupun perairan Selat Sunda.</p>

<p>Kelima jurnalis yang berada di dalam manifes kapal tersebut diketahui terdiri atas M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara), Ari Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (Pewarta Foto iNews.id), Firdaus Wajidi (Jurnalis Anadolu Agency), serta Donal Husni (Freelance).</p>

<p>Operasi pencarian menghadapi rintangan yang cukup berat mengingat dinamika cuaca dan lingkungan di Selat Sunda yang saat ini sangat menantang akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Mengingat situasi tersebut, seluruh elemen PFI berupaya memastikan tidak ada hambatan birokrasi maupun taktis dalam mendukung kerja Tim SAR Gabungan di lapangan.</p>

<p>Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo, menegaskan bahwa keselamatan nyawa kelima pewarta serta kru kapal merupakan prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar. Ia memastikan bahwa PFI Pusat, PFI Jakarta, dan PFI Tangerang bergerak dalam satu komando untuk terus mengawal jalannya misi kemanusiaan ini.</p>

<p>Kami mengapresiasi gerak cepat Basarnas dan jajaran Ditpolairud Polda Banten yang menembus medan sulit di tengah paparan abu vulkanik serta tingginya ombak. Kami berharap seluruh jurnalis dapat segera ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat tanpa kurang satu apa pun, ujar Dwi Pambudo dalam keterangan tertulisnya.</p>

<p>Menyikapi risiko bahaya di lokasi bencana, PFI Pusat turut memperingatkan seluruh pewarta foto dan kru media yang masih bertugas meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau agar disiplin mematuhi batas radius aman yang telah ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).</p>

<p>Sebagai penutup, PFI Pusat mengimbau seluruh anggota di berbagai daerah untuk tetap tenang, bijak menyaring informasi demi menjaga ketenteraman mental pihak keluarga, serta memanjatkan doa bersama agar seluruh korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260909023532_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Yunani: Proposal Otonomi Maroko Solusi Paling Layak Akhiri Sengketa Regional</title><category>Dunia</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/08/5621/Yunani:-Proposal-Otonomi-Maroko-Solusi-Paling-Layak-Akhiri-Sengketa-Regional</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/08/5621/Yunani:-Proposal-Otonomi-Maroko-Solusi-Paling-Layak-Akhiri-Sengketa-Regional</guid><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 18:40:00 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT.</strong> Pemerintah Yunani secara resmi menegaskan kembali dukungannya terhadap inisiatif otonomi yang diajukan Kerajaan Maroko guna menyelesaikan sengketa regional di wilayah Sahara Maroko. Athena menilai proposal tersebut merupakan jalan keluar yang paling realistis dan memiliki kelayakan tertinggi untuk mengakhiri sengketa yang telah berlangsung lama secara definitif.</p>

<p>Sikap diplomatik tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Yunani, George Gerapetritis, dalam konferensi pers bersama usai menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita, yang tengah melakukan kunjungan resmi ke ibu kota Yunani pada Senin, 7 September 2026.</p>

<p>Dalam keterangannya, Gerapetritis menyatakan bahwa rencana otonomi Maroko merupakan bentuk kontribusi yang sangat serius dan kredibel bagi kelanjutan proses perdamaian yang saat ini difasilitasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Athena memandang kerangka kerja tersebut menawarkan kepastian hukum dan stabilitas bagi kawasan.</p>

<p>Pemerintah Yunani menegaskan keselarasan sikap politik luar negerinya dengan konsensus bersama Uni Eropa. Athena berkomitmen penuh menyokong seluruh upaya diplomatik yang tengah dijalankan Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB dalam mengawal jalannya perundingan damai.</p>

<p>Proses perundingan yang didorong oleh PBB tersebut diharapkan tetap berpijak pada basis proposal otonomi Maroko. Pendekatan ini dinilai krusial demi mewujudkan resolusi akhir yang adil, berkelanjutan, dan dapat diterima secara mutual oleh semua pihak yang terlibat dalam sengketa.</p>

<p>Sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2025-2026, Yunani turut menyambut baik pengesahan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2797. Resolusi ini dipandang menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas geopolitik dan mendorong proses politik yang konstruktif di bawah naungan PBB.</p>

<p>Keterlibatan aktif Athena di badan utama PBB tersebut memperlihatkan komitmen nyata Yunani dalam mengawal agenda-agenda perdamaian global. Posisi Yunani sekaligus memperkuat dorongan internasional bagi terciptanya mekanisme penyelesaian yang berlandaskan kedaulatan dan integritas wilayah Maroko.</p>

<p>Dukungan terbuka dari Yunani ini secara langsung menyelaraskan posisi negara tersebut dengan momentum internasional yang dipimpin oleh Raja Maroko, Mohammed VI. Inisiatif kerajaan tersebut berfokus pada penyelesaian definitif sengketa teritorial berbasis rencana otonomi di bawah kedaulatan penuh Maroko.</p>

<p>Langkah diplomatik ini juga memperkuat konsolidasi dan konsensus di antara 27 negara anggota Uni Eropa. Mayoritas anggota blok ekonomi dan politik tersebut kian memandang rencana otonomi sebagai opsi terbaik yang dapat menjamin keamanan regional di Afrika Utara serta Laut Mediterania.</p>

<p>Pertemuan bilateral antara Nasser Bourita dan George Gerapetritis di Athena ini pun menandai babak penting penguatan hubungan strategis antara Rabat dan Athena, terutama dalam menyelaraskan pandangan terhadap isu-isu regional serta kerja sama multilateral. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260908104554_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan, Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan</title><category>Nasional</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/08/5623/Bahaya-Abu-Vulkanik-bagi-Penerbangan,-Ancaman-Tak-Kasat-Mata-yang-Mematikan</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/08/5623/Bahaya-Abu-Vulkanik-bagi-Penerbangan,-Ancaman-Tak-Kasat-Mata-yang-Mematikan</guid><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 17:55:00 +0700</pubDate><description><![CDATA[<blockquote>
<p>Oleh: <strong>Chappy Hakim</strong>, Pusat Studi Air Power Indonesia</p>
</blockquote>

<p>AWAN yang tampak biasa di langit ternyata bisa menyimpan ancaman maut. Abu vulkanik, yang sering kali tak terlihat dari kokpit pesawat, menjadi salah satu bahaya terbesar dalam dunia penerbangan.</p>

<p>Beda dengan awan hujan biasa, abu vulkanik terdiri dari partikel batuan, mineral, dan kaca vulkanik halus yang bisa terbawa angin hingga ribuan kilometer dari sumber erupsi. Yang mengkhawatirkan, abu ini nyaris tak terlihat, terutama pada malam hari atau saat bercampur dengan awan.</p>

<p>Bayangkan, pilot yang sedang menerbangkan pesawat dengan ratusan penumpang tidak bisa membedakan antara awan biasa dan awan abu vulkanik. Inilah yang membuat abu vulkanik menjadi jauh lebih berbahaya daripada sekadar cuaca buruk. Ia adalah hazard area yang wajib dihindari, bukan sekadar kondisi yang bisa diterobos dengan keberanian.</p>

<p>Mesin Pesawat dalam Bahaya</p>

<p>Mesin jet sangat rentan terhadap abu vulkanik. Saat partikel abu tersedot masuk ke dalam mesin, suhu ekstrem di ruang bakar membuat material tersebut meleleh dan menempel pada komponen turbin.</p>

<p>Akibatnya, aliran udara terganggu, tenaga mesin menurun, dan dalam kasus terparah bisa terjadi flameout atau mesin mati total. Jika lebih dari satu mesin mengalami gangguan, risiko menjadi sangat serius. Inilah sebabnya mengapa pesawat tidak boleh memasuki awan abu vulkanik hanya dengan alasan tidak terlalu terlihat.</p>

<p>Tak terlihat bukan berarti tak berbahaya. Sejarah mencatat beberapa insiden penerbangan nyaris celaka akibat abu vulkanik, seperti yang dialami British Airways Flight 9 pada 1982 ketika keempat mesin pesawat mati sesaat setelah terbang melewati awan abu Gunung Galunggung di Jawa Barat.</p>

<p>Beruntung, pesawat berhasil restart dan mendarat darurat, dan pengalaman itu menjadi pelajaran berharga bagi dunia penerbangan.</p>

<p>Bukan Hanya Mesin yang Terancam</p>

<p>Ancaman abu vulkanik tak berhenti pada mesin. Partikel abrasifnya bisa mengikis permukaan pesawat, termasuk kaca depan kokpit, sehingga mengurangi jarak pandang pilot.</p>

<p>Sensor-sensor penting, sistem ventilasi, pendinginan, hingga sistem elektronik bisa terganggu jika terpapar abu dalam jumlah cukup banyak. Bahkan setelah pesawat mendarat, abu yang masuk ke berbagai komponen memicu inspeksi dan perawatan tambahan yang memakan waktu dan biaya.</p>

<p>Artinya, abu vulkanik mengancam seluruh integritas pesawat, bukan hanya mesin. Ini adalah ancaman sistemik yang harus diwaspadai secara menyeluruh.</p>

<p>Menentukan Zona Bahaya, Tidak Ada Jarak Aman Pasti</p>

<p>Seberapa jauh abu vulkanik menyebar? Jawabannya tergantung pada besar erupsi, ketinggian kolom, ukuran partikel, serta arah dan kecepatan angin di berbagai lapisan atmosfer.</p>

<p>Karena itulah, tidak ada patokan jarak aman baku dari gunung api. Keputusan menutup atau membuka rute penerbangan dilakukan berdasarkan informasi terkini dari berbagai sumber: aktivitas gunung, citra satelit, radar, laporan pilot, dan Volcanic Ash Advisory dari pusat yang berwenang.</p>

<p>Jadi, yang menjadi dasar keputusan bukan sekadar jarak dari gunung, melainkan keberadaan dan konsentrasi abu di ruang udara yang akan dilalui.</p>

<p>Kunci Selamat Menghadapi Erupsi</p>

<p>Saat erupsi terjadi, koordinasi menjadi segalanya. BMKG menyediakan informasi meteorologi, terutama arah dan kecepatan angin. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi memantau aktivitas gunung. AirNav Indonesia mengelola lalu lintas penerbangan.</p>

<p>Kementerian Perhubungan menjalankan fungsi regulasi. Bandara dan maskapai menerjemahkan semua informasi menjadi keputusan operasional. Kuncinya adalah satu situational awareness yang sama. Semua pihak harus melihat gambaran bahaya yang seragam dan memperbaruinya secara cepat. Tak boleh ada keputusan yang berjalan sendiri-sendiri.</p>

<p>Tidak Ada Kompromi</p>

<p>Prinsipnya sederhana. Keselamatan adalah segalanya. Tak ada jadwal, kepentingan ekonomi, atau keinginan menghindari keterlambatan yang boleh mengalahkan keselamatan.</p>

<p>Pilot wajib menghindari area terdampak, siap mengubah rute atau ketinggian, bahkan kembali ke bandara jika diperlukan. Maskapai pun harus mendasarkan keputusan pada risk assessment dan informasi terbaru. Lebih baik penerbangan tertunda atau dibatalkan, daripada memaksakan pesawat dan penumpang masuk ke wilayah berbahaya.</p>

<p>Mitigasi Harus Terus Dikuatkan</p>

<p>Indonesia terletak di kawasan geologi paling dinamis di dunia. Cincin Api Pasifik dengan puluhan gunung api aktif. Artinya, bahaya abu vulkanik bukan kejadian luar biasa, melainkan risiko struktural bagi sistem penerbangan nasional.</p>

<p>Karena itu, sistem mitigasi harus terus diperkuat: teknologi pemantauan, integrasi data, informasi real-time, hingga latihan bersama antara regulator, AirNav, bandara, dan maskapai. Yang lebih penting lagi, kita perlu membangun budaya bahwa penutupan atau pengalihan penerbangan akibat abu vulkanik adalah bagian dari sistem keselamatan yang bekerja, bukan kegagalan.</p>

<p>Ukuran keberhasilan bukanlah berapa banyak penerbangan yang tetap berjalan saat erupsi, melainkan seberapa baik kita melindungi keselamatan manusia dan memulihkan konektivitas setelah kondisi aman. Nyawa manusia jauh lebih berharga daripada sekadar tepat waktu.</p>

<p>Utamakan Keselamata! []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260908110003_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Sugiat Minta Kader Gerindra Sumut di Eksekutif dan Legislatif Jadi “Jubir” Prabowo</title><category>Nasional</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/08/5624/Sugiat-Minta-Kader-Gerindra-Sumut-di-Eksekutif-dan-Legislatif-Jadi-“Jubir”-Prabowo</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/08/5624/Sugiat-Minta-Kader-Gerindra-Sumut-di-Eksekutif-dan-Legislatif-Jadi-“Jubir”-Prabowo</guid><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 10:00:00 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT.</strong> Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Utara (Sumut) Sugiat Santoso meminta seluruh kader Gerindra yang berada di lembaga eksekutif maupun legislatif untuk turut menjadi juru bicara Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan Sugiat saat membuka kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bagi kader Gerindra yang bertugas di DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD kabupaten/kota.</p>

<p>Dalam arahannya saat membuka kegiatan tersebut, Sugiat menekankan pentingnya peran kader dalam menyampaikan berbagai program dan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo kepada masyarakat. Menurutnya, kader Gerindra yang berada di berbagai tingkatan pemerintahan memiliki posisi strategis untuk menjelaskan program-program Presiden Prabowo secara langsung kepada masyarakat.</p>

<p>Jadi kita harus menjadi juru bicara Presiden Prabowo. Maksudnya, setiap kader harus mampu menyampaikan program-program Presiden Prabowo kepada masyarakat, baik ketika bertemu langsung maupun melalui media sosial, ujar Sugiat, Senin, 7 September 2026.</p>

<p>Dia menilai keterlibatan kader dalam menyampaikan informasi mengenai program pemerintah menjadi penting di tengah banyaknya informasi yang beredar di masyarakat. Menurutnya, masih kerap terjadi misinformasi terkait kebijakan maupun program yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo.</p>

<p>Karena itu, Sugiat meminta kader Gerindra tidak hanya menjalankan tugas sesuai posisi masing-masing, tetapi juga ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai program pemerintah.</p>

<p>Jangan sampai masyarakat mendapatkan informasi yang keliru tentang apa yang sedang dilakukan pemerintah. Kader Gerindra harus hadir memberikan penjelasan dan menyampaikan informasi yang benar, katanya.</p>

<p>Sugiat juga mengingatkan kader Gerindra Sumut untuk memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo. Menurutnya, seluruh kader memiliki tanggung jawab untuk ikut membantu pemerintah menjalankan berbagai program yang telah ditetapkan.</p>

<p>Dia meminta kader yang duduk di lembaga legislatif maupun eksekutif tidak berjalan sendiri-sendiri. Koordinasi dan kerja bersama dinilai penting agar agenda pemerintahan dapat disampaikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.</p>

<p>Kita harus bergotong royong membantu pemerintahan Presiden Prabowo. Jangan biarkan Presiden Prabowo sendirian menghadapi kelompok-kelompok yang tidak senang dengan pemerintahan, tegas Sugiat.</p>

<p>Sugiat menilai kader Gerindra harus menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Selain menyampaikan keberhasilan program, kader juga diminta memahami berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat sehingga dapat menjadi masukan bagi pemerintah.</p>

<p>Bimtek tersebut menjadi salah satu momentum bagi kader Gerindra Sumut untuk memperkuat pemahaman mengenai tugas dan fungsi mereka sebagai wakil rakyat maupun pejabat yang berada di pemerintahan.</p>

<p>Wakil Ketua Komisi XIII ini berharap kader Gerindra di DPR RI, DPRD Provinsi Sumut, serta DPRD kabupaten/kota dapat menjalankan peran politiknya dengan baik sekaligus menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.</p>

<p>Dengan keterlibatan aktif para kader, Sugiat berharap program-program pemerintahan Prabowo dapat tersampaikan secara lebih luas dan tidak terdistorsi oleh informasi yang keliru.</p>

<p>Intinya, kader Gerindra harus hadir di tengah masyarakat, menjelaskan program pemerintah, dan ikut bergotong royong memastikan pemerintahan Presiden Prabowo berjalan dengan baik, jelasnya. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260908110259_thumb.jpg" /></item>
<item><title>Insinyur Boeing Ancam Mogok, Target Produksi 737 MAX Berisiko Ambruk</title><category>Air Crew</category><link>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/08/5618/Insinyur-Boeing-Ancam-Mogok,-Target-Produksi-737-MAX-Berisiko-Ambruk</link><guid>https://www.zonaterbang.id/read/2026/09/08/5618/Insinyur-Boeing-Ancam-Mogok,-Target-Produksi-737-MAX-Berisiko-Ambruk</guid><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 06:48:26 +0700</pubDate><description><![CDATA[<p><strong>ZT.</strong> Pemulihan operasional Boeing kembali menghadapi guncangan hebat setelah hampir 17.000 insinyur dan staf teknis memberikan suara telak untuk menolak proposal kontrak kerja baru serta menyetujui izin aksi mogok. Langkah serikat pekerja ini mengancam akan melumpuhkan target produksi pesawat komersial 737 MAX yang baru saja mulai bangkit menuju kapasitas 42 unit per bulan.</p>

<p>Para pekerja teknis tersebut bernaung di bawah payung Society of Professional Engineering Employees in Aerospace (SPEEA). Hasil pemungutan suara yang digelar akhir Agustus mencatat 88 persen anggota unit profesional dan 90 persen anggota unit teknis mendukung pengesahan aksi mogok kerja, yang diperkirakan dapat dimulai paling cepat pada awal Oktober mendatang.</p>

<p>Tingkat partisipasi pemilih tercatat menembus 92 persen dari total anggota kedua unit, memperlihatkan ketidakpuasan mendalam terhadap tata kelola manajemen dan budaya kerja korporasi. Mayoritas pekerja menolak tawaran perjanjian kerja bersama yang diajukan Boeing, menandakan retaknya hubungan industrial antara manajemen puncak dan tenaga ahli di lini teknis.</p>

<p>Krisis ini berpotensi membawa dampak yang sangat berbeda dibanding mogok kerja teknisi mesin pabrik sebelumnya. Peran para insinyur berstatus delegasi regulasi (Organization Designation Authorization) dan insinyur penghubung (liaison engineers) sangat krusial dalam memeriksa ketidaksesuaian struktur serta mengesahkan dokumen kelaikudaraan resmi sebelum sebuah pesawat diizinkan keluar pabrik.</p>

<p>Ketegangan antara kedua belah pihak kian memuncak ketika manajemen Boeing memutuskan mengaktifkan rencana darurat mogok kerja (strike contingency plan). Perusahaan secara sepihak membatalkan sejumlah insentif awal seperti kenaikan gaji retroaktif dan peningkatan bonus tahunan, kemudian mengalihkan anggaran tersebut untuk merekrut kontraktor eksternal sebagai langkah mitigasi.</p>

<p>Operasional di pabrik perakitan Renton sangat bergantung pada dokumentasi verifikasi teknis yang ketat. Jika tim perakit menemukan anomali struktur sekecil apa pun, pengerjaan unit pesawat di stasiun tersebut harus dihentikan seketika dan tidak boleh dipindahkan ke pos berikutnya sebelum ada persetujuan resmi dari insinyur bersertifikat.</p>

<p>Situasi perburuhan ini datang pada momen genting, mengingat regulator penerbangan sipil AS (FAA) baru saja melonggarkan batas kuota produksi setelah hampir dua tahun melakukan audit menyeluruh sejak insiden terlepasnya panel pintu pada awal 2024. Kuota yang sebelumnya dibatasi 38 pesawat per bulan akhirnya diizinkan naik ke 42 unit, dengan target ekspansi lanjutan mencapai 47 pesawat per bulan.</p>

<p>Untuk mengejar ritme produksi tinggi tersebut, Boeing bahkan telah mengoperasikan lini perakitan keempat di fasilitas Everett serta menyinkronkan rantai pasok dengan mitra utama seperti Spirit AeroSystems dan CFM International. Jika aksi mogok insinyur benar-benar terjadi, badan pesawat dan pasokan mesin akan menumpuk di jalur logistik rel serta memicu kekacauan inventaris di tingkat rantai pasok global.</p>

<p>Dampak keterlambatan ini juga membayangi rencana pembaruan armada maskapai penerbangan dunia, termasuk Southwest Airlines dan Alaska Airlines yang tengah menanti jadwal pengiriman unit MAX secara teratur. Gangguan pengesahan sertifikasi juga mengancam penyerahan varian komersial MAX 10, sehingga membuka peluang bagi kompetitor seperti Airbus untuk semakin mendominasi pasar lewat varian A321neo.</p>

<p>Target manufaktur 42 hingga 47 unit pesawat berbadan ramping per bulan mustahil tercapai semata-mata dengan mengandalkan kecepatan perakitan mekanik tanpa dukungan pengawasan teknis dan dokumen kelaikudaraan yang sah. Tanpa kehadiran para insinyur SPEEA di meja verifikasi, rantai perakitan 737 MAX terancam membeku kembali di tengah perjuangan panjang Boeing memulihkan kredibilitas keselamatannya. []</p>
]]></description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://www.zonaterbang.id/assets/images/news/2026/09/20260908065050_thumb.jpg" /></item>
</channel></rss>				