post image
Situasi saat pesawat Israel bombardir Jalur Gaza, Mei 2019/Net
KOMENTAR

 Pesawat Israel kembali bombardir Jalur Gaza, Rabu (11/9). Ada 15 target penyerangan dari aksi ini. Di antaranya fasilitas pembuatan senjata hingga terowongan milik Hamas yang berhasil diluluhlantahkan.

Reuters melaporkan, kompleks Angkatan Laut, terowongan milik Hamas, fasilitas pembuatan senjata, dan beberapa titik lainnya diserang oleh pesawat militer Israel. Hingga kini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan atas serangan balasan ini.

Sebelumnya, Selasa (10/9) malam, saat rapat umum yang disiarkan di media sosial Partai Likud, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan rencana untuk mencaplok Tepi Barat jika ia terpilih kembali dalam pemilu 17 September mendatang.

Tak berselang lama, dua roket ditembakkan dari Jalur Gaza menuju Ashdod, tempat Netanyahu berada dan kota pelabuhan Ashkelon.

Meski telah dicegat oleh sistem antirudal Iron Dome milik Israel, sirene tetap berbunyi. Netanyahu pun langsung menghentikan pidatonya dan terpaksa turun dari podium untuk berlindung.

Beberapa menit kemudian, ketika situasi sudah mereda, rapat dilanjutkan. Akibat serangan ini tuduhan oposisi bahwa Netanyahu kurang keras terhadap Hamas makin berkobar di rapat.

Akhirnya, beberapa jam setelahnya, militer Israel mengirim pesawat untuk membombardir Jalur Gaza sebagai respons atas serangan roket yang sebenarnya belum diklaim secara langsung oleh siapa pun. Termasuk oleh Hamas, kelompok militan yang menguasai Jalur Gaza.

Pasca Serangan Aramco, AS Kirim Pasukan Militer Ke Arab Saudi

Sebelumnya

Irak Tolak Gabung Koalisi Maritim AS Di Teluk Persia

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga