post image
KOMENTAR

Delapan unit pesawat jet tempur F-16 Sufa rusak oleh banjir. Lima di antaranya rusak ringan dan tiga lainnya rusak signifikan.

Angkatan Udara (AU) Israel atau IAF mengakui kesalahannya karena tidak memindahkan seluruh jet tempur dari hanggar bawah tanah menjelang hujan lebat pekan lalu.

"Kami salah jika tidak mengevakuasi hanggar itu," aku IAF. "Itu kesalahan, dan kami akan menyelidiki kejadian itu dan belajar pelajaran untuk memastikan itu tidak terjadi lagi."

Dengan tetap semangat, IAF berkata, "Meskipun merusak pesawat, banjir tidak merusak kemampuan operasional Angkatan Udara," katanya, seperti disebutkan  Jerusalem Post, Selasa (14/1).

Nilai kerusakan jet-jet tempur F-16 itu diperkirakan mencapai puluhan juta shekel, namun perwira tersebut mengatakan kurang dari itu.

Menurut seorang perwira senior IAF, 50 juta liter air hujan membanjiri Pangkalan Udara Hatzor di wilayah selatan mulai pukul 05.00 pagi sampai jam 05.30 pagi hari Kamis lalu. Banjir bandang juga menerjang landasan pacu pesawat terbang dan dua hanggar bawah tanah.

IAF mengklaim pangkalan dan skuadron kembali ke tugas operasional pada hari Minggu. Setiap pesawat yang rusak diharapkan akan diperbaiki dan kembali ke tugas operasional pada minggu ini.

Israel telah dilanda dua badai musim dingin yang parah dan mematikan minggu lalu yang menyebabkan banjir besar di seluruh negeri. Setidaknya enam orang tewas, termasuk pasangan muda yang tenggelam dalam lift yang mengalami hubungan arus pendek di Tel Aviv. Beberapa lainnya kehilangan nyawa ketika mobil mereka tersapu oleh badai di wilayah utara dan selatan.

Hangar jet-jet tempur Israel terletak di sebelah dua sungai dan curah hujan akhir pekan lalu menyebabkan kedua sungai meluap.

IAF bersiap untuk menghadapi badai di pangkalan-pangkalan di seluruh negeri, dengan memprioritaskan keselamatan manusia serta peralatan, pesawat terbang dan infrastruktur operasional.

Setelah beberapa hari berusaha menyensor berita, IAF mengakui beberapa pesawat telah rusak. Dua foto yang belum dikonfirmasi dari tempat kejadian menunjukkan jet tempur F-16 dalam kondisi teredam banjir di hanggar.

AS Klaim Bunuh Pejabat Senior Kelompok Al Shabaab

Sebelumnya

Israel Luncurkan Teknologi AI Untuk Deteksi Kondisi Pilot dan Jadikan Jet Tempur sebagai Drone

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga