post image
Apache AH-64E/DIMO
KOMENTAR

 Angkatan Udara India (IAF) menambah helikopter serangan siluman di pangkalan garis depan Pathankot Air Force. Pada Selasa (3/9) IAF menerima 8 buah Apache AH-64E buatan Amerika Serikat untuk mengganti Mi-35 buatan Rusia.

Dilansir The Print, pengiriman 8 buah Apache ini sesuai dengan kesepakatan India dan AS pada September 2015 senilai 1,4 miliar dolar AS yang ditandatangani oleh Perdana Menteri Narendra Modi. Dijadwalkan, India akan menerima total 22 helikopter Apache dari Boeing Ltd. pada 2020, setelah pada 27 Juli lalu India juga menerima 4 helikopter.

"Ini adalah salah satu helikopter serang paling ganas di dunia yang mampu melakukan banyak misi. Kini IAF telah meningkatkan persediaannya ke generasi terbaru dari helikopter serang," ujar  Kepala IAF, Marchal BS Dhanoa.

Sementara itu menurut seorang perwira senior IAF, Apache mengubah kemampuan perang India karena helikopter ini yang dirancang untuk melakukan berbagai jenis misi ofensif.

Selain digunakan untuk operasi taktis, Apache membuka opsi tempur India untuk digunakan di dataran tinggi. Helikopter siluman ini juga dapat mengambil aset musuh termasuk tank sekalipun. Sumber-sumber lain juga mengatakan Apache meningkatkan opsi melakukan serangan di garis kontrol dari udara daripada dari darat yang memiliki lebih banyak risiko. 

Dengan dikirimnya helikopter siluman buatan AS ke India ini, India kini menjadi negara ke-16 di dunia yang menggunakan helikopter serang Apache.

Tegas, Erdogan Pastikan Turki Tidak Akan Nyatakan Gencatan Senjata Di Timur Laut Suriah

Sebelumnya

Gedung Putih: AS Tidak Akan Terlibat Dalam Operasi Turki di Suriah

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga