post image
Denah Bandara Xiangmen Xiang an/Net
KOMENTAR

Di tengah suasana pelantikan Presiden Taiwan, nun jauh di Kinmen, netizen meributkan pembangunan bandara Tiongkok yang baru, Xiamen Xiang'an. Mereka mengeluhkan pembangunan bandara itu terlalu dekat dengan Bandara Kinmen sehingga dikhawatirkan mengganggu lingkungan.

Awalnya, sebuah foto beredar di media sosial Facebook yang memperlihatkan bangunan bandara baru yang letaknya berdekatan dengan Kinmen yang dianggap sebagai pelanggaran.

Foto itu diambil oleh seorang warga Kinmen di tepi daerah Guan'ao, seperti dikutip dari Taiwan News, Rabu (20 Mei). Foto itu dengan cepat di-posting ulang oleh netizen lain ke PTT, situs media sosial Taiwan, bersamaan dengan artikel berjudul 'Bandara baru Xiamen sedang dibangun di pintu Kinmen!'

Netizen lainnya pun mem-posting ulang foto itu, dan menulis dalam captionnya  bahwa lokasi pembangunan Bandara Internasional Xiamen Xiang'an hanya berjarak sekitar enam kilometer dari garis pantai Kinmen dan 10 kilometer dari Bandara Kinmen sehingga bisa dikatakan proyek itu sebagai pelanggaran.

Postingan yang menyebar dan diposting ulang itu membuat kegaduhan. Perdebatan pun terjadi. Ramai-ramai netizen yang protes dan netizen yang meratap saling beradu pendapat.

Beberapa netizen mengatakan Taiwan tidak bisa berbuat apa-apa karena pembangunan bandara itu tidak melampaui perbatasan China, sementara yang lain menyebut pembangunan itu sebagai perebutan wilayah dan gangguan lingkungan.

China telah mereklamasi Pulau Xiamen Dadeng dan Pulau Xiaodeng, hanya dua kilometer dari Gerbang Emas Kianmen sejak 2013, dan  membangun Bandara Xianmen Xiang'an. Namun, sejak perencanaan pembangunan itu, pihak Tiongkok belum memberi tahu Taiwan.

Pejabat penerbangan sipil Taiwan mengatakan, tidak ada pihak yang pernah menjelaskan kepada kepada mereka rencana ini, sehingga Taiwan tidak dapat memahami perencanaan terperinci dari Bandara Xianmen itu, seperti dikutip dari Liberty Times, Kamis (21/5). Mereka hanya mendengar bandara yang semula diharapkan akan dibuka pada tahun 2020 diperpanjang hingga tahun 2025.

Pakar penerbangan Lee Mi, pernah mengatakan pembangunan itu akan sangat mempengaruhi Taiwan di banyak bidang, termasuk lingkungan, ekologi, dan pembangunan ekonomi.

Ia menyebutkan, bandara baru hanya 10 kilometer (6,2 mil) dari Bandara Kinmen di Taiwan. Sekitar 70 persen dari wilayah udara saling tumpang tindih. Arah landasan pacu pun sama, yang dapat menimbulkan masalah keselamatan penerbangan.

Close X

Bandara Lebanon Dibuka Kembali Untuk Wisatawan Namun Harus Ikuti Syarat Penerbangan

Sebelumnya

Pastikan Protokol Kesehatan Diterapkan, Menhub Budi Karya Tinjau Bandara Soetta

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Airport