Karena salah sat kru mengalami masalah kesehatan, NASA memulangkan SpaceX Crew-11 lebih awal. Rekaman langsung yang diambil di lepas pantai San Diego memperlihatkan SpaceX Dragon mendarat di laut pada 15 Januari 2026, pukul 3.41 (EST). Perjalanan dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) ke titik pendaratan ditempuh dalam waktu sekitar 10 jam.
Keempat parasut Dragon berhasil mengembang pada ketinggian sekitar 6.000 kaki setelah menyelesaikan pembakaran deorbit dan memasuki kembali atmosfer Bumi.
Dalam unggahan media sosial, SpaceX menyambut kembali astronot Amerika Mike Fincke dan Zena Cardman bersama dengan Kimiya Yui dari Jepang dan Oleg Platonov dari Rusia.
Awalnya, Crew-11 dijadwalkan untuk kembali ke Bumi sekitar 20 Februari 2026, setelah tinggal selama enam bulan di ISS, tetapi sebelum melakukan perjalanan luar angkasa pada 8 Januari 2026, muncul masalah kesehatan salah satu astronot.
“NASA mengumumkan keputusannya untuk memulangkan misi SpaceX Crew-11 dari Stasiun Luar Angkasa Internasional ke Bumi lebih awal dari yang direncanakan semula karena tim memantau masalah medis pada seorang anggota kru yang saat ini tinggal dan bekerja di laboratorium orbital tersebut,” kata NASA dalam sebuah pernyataan saat itu.
Ini adalah pertama kalinya dalam 25 tahun sejarah Stasiun Luar Angkasa Internasional bahwa keadaan darurat medis di luar angkasa menyebabkan kru pulang lebih awal.
Karena privasi medis, tidak ada detail lebih lanjut yang diberikan tentang kondisi astronot tersebut, namun NASA terus mengkonfirmasi bahwa anggota kru tersebut dalam kondisi “stabil”.
Sebelum Crew-11 meninggalkan ISS, ada tujuh orang di stasiun luar angkasa tersebut. Pemulangan lebih awal ini hanya menyisakan tiga orang di sana hingga kru SpaceX berikutnya tiba.


KOMENTAR ANDA