Indonesia Dalam Board of Peace: Tetap Berada di Dalam atau Keluar dari Keanggotaan? By Jumat, 06 Februari 2026 | 07:05
Mengusik Mata Elang: Iran Menguji Urat Syaraf Amerika Serikat di Selat Hormuz Kamis, 05 Februari 2026 | 08:07
Benarkah Kokpit Boeing 737 Lebih Berisik daripada Pesaingnya? By Hilman Faris Jumat, 06 Februari 2026 | 10:00
Airbus dan Singapura Raih Sertifikasi Sistem Pengisian Bahan Bakar Otomatis A330 MRTT Pertama di Dunia Kamis, 05 Februari 2026 | 05:10
Seskab Teddy: Penggunaan Pesawat Cadangan Presiden Tidak Melanggar Aturan Selasa, 03 Februari 2026 | 12:45
Tiongkok Perlihatkan Helikopter Tiruan Sikorsky S-97 Raider By Hilman Faris Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:38
Setelah Midnight Hammer, Kemampuan Serangan Jarak Jauh Angkatan Udara AS Kini Dipertanyakan Rabu, 04 Februari 2026 | 08:18
Tiongkok Sudah Perlihatkan Gambaran Jet Tempur ‘J-XX’ Yang Lebih Mematikan Rabu, 04 Februari 2026 | 07:57
Pekanbaru Berkabut, 4 Penerbangan Terlambat Takeoff dari Bandara SSK II Rabu, 31 Desember 2025 | 10:00
Amerika Bergolak dan Penuh Demonstran, Matinya Seorang Penyair Wanita, Dituduh Sebagai Teroris Domestik Minggu, 11 Januari 2026 | 17:00
Michael Parenti (1933-2026): Suara Perlawanan yang Tak Terpadamkan By Jumat, 06 Februari 2026 | 06:53
Kritik Seni atas Pentas Konstitusi UUD 1945: Waiting for Godot, Menunggu Negara Tiba By Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:05
Manipulasi Harga Saham, Kerugian Investor, dan Implikasi Sistemik terhadap Pasar Modal Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:20
KOMENTAR CATATAN Waiting for Godot (Menunggu Godot), 1956 adalah lakon karya Samuel Beckett yang bukan sekadar termasuk, melainkan dianggap sebagai monumen paling penting dan ikonik dalam aliran yang kita kenal sebagai Teater Absurdisme. 12
KOMENTAR ANDA