post image
Tokoh-tokoh penerbangan nasional yang menerima pin emas dari Indonesian National Air Carriers Association (INACA)
KOMENTAR

Di atas langit Nusantara, roda industri penerbangan terus berputar melalui ketekunan merajut konektivitas yang tidak pernah instan. Di balik setiap penerbangan yang aman dan efisien, tersimpan keringat, buah pemikiran, serta sinergi panjang dari para penggerak, pengawal regulasi, hingga mitra strategis.

Menghargai dedikasi lintas sektor yang menjadi jangkar kedirgantaraan Indonesia tersebut, Indonesian National Air Carriers Association (INACA) memberikan pengabdian bermakna lewat penganugerahan Golden PIN of Appreciation bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-56.

Penyematan penghargaan bergengsi ini dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja. Acara puncak peringatan HUT yang sarat kebersamaan dan apresiasi tersebut diselenggarakan di Cengkareng Heliport (CHP) Toos Sanitioso, Kompleks Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Dalam pidato pembukanya, Denon Prawiraatmadja menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan wujud nyata ungkapan terima kasih yang mendalam dari asosiasi maskapai nasional. Apresiasi ini ditujukan kepada berbagai pihak yang senantiasa konsisten mendampingi dan mendukung dinamika serta perkembangan dunia aviasi di Tanah Air.

“Golden PIN of Appreciation ini kami berikan sebagai bentuk penghormatan dan terima kasih atas peran serta dan dukungan yang sangat luar biasa dari para tokoh, regulator, dan mitra strategis industri penerbangan,” ujar Denon di hadapan para tamu undangan dan insan aviasi yang hadir.

Penghargaan tersebut diberikan kepada sejumlah figur terkemuka yang telah lama mendedikasikan diri bagi kemajuan penerbangan Indonesia. Di dalam kategori Aviation Industry Figure, apresiasi tinggi dianugerahkan kepada tokoh-tokoh penting seperti Ilham Habibie, Chappy Hakim, dan Alvin Lie atas pandangan, pemikiran, serta konsistensi pengawalan mereka terhadap sektor dirgantara.

Selain dari kalangan praktisi dan pengamat, apresiasi juga diberikan kepada unsur pemerintah yang memegang peran vital dalam tata kelola regulasi. INACA memberikan penghargaan kepada Lukman F. Laisa yang mewakili Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dalam kategori regulator.

Tidak ketinggalan, penghargaan dalam kategori Special Recognition turut diserahkan kepada figur-figur penting yang memiliki rekam jejak kuat di bidang keselamatan, hukum, manajerial maskapai, hingga asosiasi. Mereka yang menerima penghargaan ini antara lain Soerjanto Tjahjono, Andre Rahadian, Irfan Setiaputra, Tengku Burhanuddin, dan Capt. Dharmadi.

Ruang lingkup kolaborasi yang luas dalam ekosistem penerbangan juga tampak dari penghargaan yang diberikan kepada mitra internasional. Malcom An, yang menjabat sebagai Senior Managing Director Global Strategic Initiatives Boeing Company, tercatat sebagai penerima penghargaan dalam kategori Strategic Partner.

Denon menambahkan, keragaman latar belakang para penerima penghargaan ini mencerminkan luasnya ekosistem yang menopang dunia aviasi. Regulator, pelaku industri, tokoh penerbangan, hingga mitra strategis memiliki fungsi yang saling mengunci dan melengkapi guna membangun ketahanan industri penerbangan nasional di tengah berbagai tantangan global.

Melalui momentum HUT ke-56 ini, INACA berharap jalinan sinergi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan dapat terus dirawat dan ditingkatkan. Bagi Indonesia yang merupakan negara kepulauan besar, ketangguhan sektor penerbangan memegang arti strategis yang luas: mulai dari menjaga konektivitas antarwilayah, menggerakkan roda perekonomian, hingga merajut kebersamaan masyarakat di seluruh penjuru Nusantara.


Riyadh Air Pindahkan Boeing 787 Dreamliner dari Bandara Internasional King Khalid

Sebelumnya

FAA Perintahkan Penggantian Komponen Penting Mesin A380

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel AviaNews