post image
Foto: SimpleFlying
KOMENTAR

Sebuah penerbangan United Airlines yang melayani rute dari Milan, Italia, menuju New York terpaksa harus dialihkan akibat ulah seorang penumpang yang mabuk dan mengamuk di tengah penerbangan.

Insiden menegangkan ini melibatkan seorang wanita warga negara Rusia berusia 36 tahun bernama Kristina Kedysheva, yang diketahui tengah dalam perjalanan untuk menghadiri sebuah pesta.

Menurut dokumen pengadilan, kekacauan bermula ketika Kedysheva mulai berbicara pelo dan secara agresif menuntut awak kabin untuk terus memberikannya tambahan minuman beralkohol.

Sebelum ditegur, ia dilaporkan telah menghabiskan tiga gelas anggur merah serta campuran wiski dan cola di jam-jam awal penerbangan.

Ketika awak kabin menolak permintaannya karena ia sudah terlalu mabuk, Kedysheva justru marah besar, merekam para kru, dan menuduh mereka bersikap rasis.

Kapten penerbangan lantas memerintahkan wanita tersebut untuk kembali ke tempat duduknya demi menjaga keamanan kabin.

Alih-alih menurut, Kedysheva malah bangkit dan nekat mencoba meraih gagang pintu darurat bagian belakang pesawat untuk membukanya di udara.

Situasi langsung berubah menjadi kacau, memaksa lima orang kru kabin dan penumpang lain bahu-membahu untuk meredam dan melumpuhkannya.

Dalam upaya pelumpuhan tersebut, Kedysheva melakukan perlawanan sengit hingga menggigit pergelangan tangan seorang pramugari, menendang perutnya, serta mencakar lengan penumpang lain yang berusaha membantu.

Akibat keributan hebat yang berlangsung selama berjam-jam ini, pesawat akhirnya dialihkan dan mendarat darurat di Bandara Internasional Bangor, Maine, di mana pelaku langsung ditangkap oleh pihak kepolisian setempat bersama agen FBI.


Mulai 1 September, Penumpang Garuda Tidak Bisa Berbagi Bagasi

Sebelumnya

Aktris Ha Young Mohon Maaf Terkait Kontroversi Sejarah Keluarga

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Gaya Hidup