post image
Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf. M. Aidi.
KOMENTAR

Faktor cuaca yang buruk menjadi tantangan tersendiri dalam operasi pencarian helikopter MI-17 milik TNI AD yang hilang sejak dua pekan lalu (28/7) dalam perjalanan dari Bandara Oksibil menuju Jayapura.

Hujan dan kabut tebal di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, hingga kemarin Kamis (11/7) masih menghambat proses pencarian.

Kondisi cuaca buruk seperti ini, tidak memungkinkan tiga unit heli Bell dan satu unit pesawat CN 235 milik TNI AU ikut dalam pencarian lewat udara.  

Sudah tiga hari pencarian hanya difokuskan lewat jalur darat.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf. M. Aidi mengatakan, sebagian pasukan yang terlibat dalam operasi pencarian di sekitar Gunung Mol telah kembali ke posko.

"Sebagian masih lanjut. Intinya pencarian tetap berjalan. Jadi pergantian di tengah jalan, ada yang bergerak, ada yang diganti personelnya," jelas Aidi kepada Kantor Berita RMOL.

Meski sudah memasuki dua pekan masih nihil, kata Aidi, pencarian akan tetap dilanjutkan sesuai arahan Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring.

Tapi jika sampai hari kesekian heli yang mengangkut 12 orang penumpang bersama kru itu belum jua ditemukan, kemungkinan intensitas pencarian dikurangi .

"Sekarang kan maksimalkan pencarian masih empat unit pesawat, berikutnya pesawat yang digunakan sekaligus melaksanakan dorlog, pendorongan logistik," terang Aidi.

Sandera-menyandera Tanker Antara Inggris Dan Iran

Sebelumnya

Iran Perlihatkan Bukti AS Gagal Tembak Jatuh Dronenya

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga