MSCI berdampak langsung pada arus modal asing di pasar saham, likuiditas, dan valuasi.
Potensi capital outflow yang besar berpotensi memicu krisis likuiditas, yang dapat mengakibatkan krisis nilai tukar, dan krisis moneter—nilai rupiah terdepresiasi. Seberapa buruk, akan tergantung dari jumlah dan kecepatan capital outflow.
Penutup
Penurunan outlook Moody’s dan risiko downgrade MSCI harus dilihat sebagai isu strategis mengenai kredibilitas tata kelola pasar dan kebijakan ekonomi Indonesia di mata investor global.
Respon kebijakan harus cepat dan kredibel, serta fokus pada market governance.
Kegagalan melakukan respon yang diharapkan berpotensi memicu krisis likuiditas, yang dapat berkembang menjadi krisis nilai tukar dan krisis moneter.


KOMENTAR ANDA