Sejarah mencatat, rezim militer tidak menggubris tuntutan untuk amandemen konstitusi guna memberikan hak pemilihan pada rakyat.
Oleh: Akuat Supriyanto, Pemerhati Isu-isu Sosial Benilai Tinggi
PADA 19 Februari 1954, legenda sepak bola Brasil, dokter, dan penentang kediktatoran, Sócrates, lahir.
Secara luas, ia dianggap sebagai salah satu gelandang terhebat sepanjang masa. Sócrates mencetak 22 gol untuk tim nasional Brasil, dan menjadi kapten tim selama Piala Dunia 1982.
Bermain untuk klub Corinthians, tim kelas pekerja bersejarah, Sócrates ikut mendirikan gerakan Demokrasi Corinthians yang menentang kediktatoran brutal yang didukung AS.
Pada tahun 1982, Corinthians memenangkan kejuaraan negara bagian dengan tulisan "Democracia" di kaos mereka.
Demokrasi Corinthians awalnya hanyalah lembaga yang dibentuk di dalam klub dimana para pemain secara kolektif mengambil kendali manajemen tim. Namun, kelompok itu kemudian berkembang menjadi organizer protes terhadap kediktatoran militer sayap kanan yang memerintah Brasil.
Sócrates sempat memberi rezim tersebut ultimatum, dengan mengatakan bahwa ia akan pergi bermain di Italia jika mereka menolak untuk mengadakan pemilihan. Sejarah mencatat, rezim militer tidak menggubris tuntutan untuk amandemen konstitusi guna memberikan hak pemilihan pada rakyat, sehingga ia memutuskan pindah ke klub Fiorentina di negeri Pizza.
Ketika dirinya pindah ke Italia dan ditanya siapa orang Italia yang paling ia hormati, Mazzola atau Rivera (pemain sepak bola Inter dan AC Milan), ia menjawab: “Saya tidak mengenal mereka. Saya di sini untuk membaca Gramsci dalam bahasa aslinya dan untuk mempelajari sejarah gerakan buruh” (merujuk pada Marxis Italia Antonio Gramsci yang meninggal dalam tahanan di bawah kediktatoran Mussolini).
Pada hari kematian Sócrates, 4 Desember 2011, Corinthians bertanding melawan Palmeiras, dan sebelum pertandingan dimulai, tim tersebut memperingati kematiannya dengan selebrasi klasik Sócrates: kepalan tangan terangkat.
Mereka bertahan hingga hasil imbang 0-0, memenangkan satu poin yang memastikan kemenangan mereka di Campeonato Brasileiro untuk pertama kalinya dalam 6 tahun.


KOMENTAR ANDA