post image
Ethiopian Cargo
KOMENTAR

Sebuah pesawat kargo milik Ethiopian Airlines yang melakukan perjalanan dari Addis Ababa terpaksa memutar balik arah penerbangannya pada Minggu malam, 11 Oktober 2026. Keputusan mendadak ini diambil setelah otoritas Israel menolak memberikan izin mendarat bagi pesawat tersebut.

Penolakan itu dilatarbelakangi oleh keberadaan seorang warga negara Indonesia yang tercatat sebagai bagian dari kru kokpit pesawat. Kehadiran awak berkebangsaan Indonesia ini memicu pengetatan protokol keamanan penerbangan di wilayah udara Israel.

Diketahui bahwa Israel tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Indonesia. Sebagai negara dengan populasi mayoritas Muslim terbesar di dunia, Indonesia tidak masuk dalam daftar yurisdiksi yang awak pesawatnya diizinkan beroperasi secara bebas ke wilayah Israel tanpa izin khusus.

Berdasarkan laporan dari media Ibrani, termasuk Channel 13, manifes kru pesawat tersebut baru diserahkan kepada pihak berwenang Israel setelah pesawat lepas landas. Keterlambatan pengiriman data ini membuat identitas dan kewarganegaraan kru asal Indonesia tersebut baru terdeteksi saat perjalanan sudah berjalan di udara.

Pesawat kargo yang tadinya terbang mulus menuju Tel Aviv akhirnya diperintahkan untuk segera berbalik arah. Saat instruksi pembatalan pendaratan itu dikeluarkan, pesawat dilaporkan telah berada di udara selama kurang lebih satu jam.

Sebelum kembali ke titik keberangkatan, pesawat sempat melakukan prosedur pembuangan bahan bakar di atas laut demi mengurangi berat muatan. Langkah teknis darurat ini wajib dilakukan agar pesawat aman ketika mendarat kembali dengan beban maksimal.

Pesawat kemudian mendarat kembali di ibu kota Etiopia, Addis Ababa, untuk menyelesaikan prosedur pergantian awak. Pihak maskapai langsung mengganti pilot berkebangsaan Indonesia tersebut dengan kru lain agar penerbangan dapat dilanjutkan.

Setelah pergantian kru rampung, pesawat kargo Ethiopian Airlines itu kembali mengudara menuju tujuan akhirnya. Penerbangan tersebut akhirnya berhasil mendarat dengan selamat di Israel setelah kendala administratif dan keamanan tersebut terselesaikan.

Insiden ini terjadi mengekor sebuah peristiwa terpisah yang melibatkan maskapai Flydubai. Peristiwa sebelumnya telah memicu perhatian luas dan memperketat prosedur keamanan yang mengatur personel maskapai penerbangan asing yang terbang ke Israel.


United Airlines Skorsing Pilot yang Sempat Dipuji karena Unggahan Kontroversial 7 Oktober

Sebelumnya

Kapten Machchhar: Saya Tidak Boleh Membiarkan Semua Orang Mati

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Air Crew