post image
KOMENTAR

Jet tempur modern menggunakan tiga jenis generator sinyal: Memori Frekuensi Radio Digital, Doppler, dan Derau. Ketiganya dapat menyamarkan keberadaan jet tempur atau membingungkan radar musuh tentang lokasinya. Musuh pun tidak memiliki solusi penembakan yang efektif. Mereka dapat menyiarkan sinyal ke radar musuh yang tampak seperti target musuh. Sinyal ini dapat muncul dan menghilang, menyebabkan kebingungan lebih lanjut tentang apa dan di mana jet tempur musuh yang sebenarnya berada.

Generator derau memompa derau ke medan pertempuran, sehingga menyulitkan radar untuk menyaring dan menemukan jet tempur yang sebenarnya. Dengan kata lain, jet tempur modern tidak hanya bersembunyi dari radar; mereka dapat membanjiri radar. Mereka dapat mengerahkan umpan virtual, yang berarti radar tidak tahu target apa jet tempur yang sebenarnya.

Ledakkan Saja Radar

F-35 Lightning II dirancang sebagai jet tempur serang. Perannya adalah untuk menembus pertahanan udara musuh dan terlibat dalam SEAD (Penekanan Pertahanan Udara Musuh) dan DEAD (Penghancuran Pertahanan Udara Musuh). Pesawat ini merupakan pesawat perang elektronik yang mampu mengacaukan radar musuh. Namun lebih dari itu, pesawat ini dapat menembakkan rudal seperti AGM-88 HARM (High-speed Anti-Radiation Missile) dan menghancurkan radar.

Rudal HARM menggunakan emisi radar itu sendiri untuk melawannya. Rudal tersebut mengincar sumber emisi radar dan menghancurkannya. Menurut seorang Laksamana Inggris, kekuatan F-35 dalam peran SEAD (Suppression of Enemy Air Defenses) dan DEAD (Defense of Air Defenses) ditunjukkan pada tahun 2024 ketika F-35 Israel menghancurkan jaringan pertahanan udara Iran tanpa kerugian. Hal ini tampaknya terulang pada tahun 2025. Jet-jet ini kemudian sebagian besar bebas berkeliaran di langit Iran, bebas dari deteksi radar yang sudah tidak berfungsi lagi.

Jet tempur seperti F-35 bekerja sangat baik dengan jet tempur generasi ke-4 seperti Eurofighter dan F-15EX. Mereka mampu mendobrak pintu dan menciptakan lubang besar dalam jaringan pertahanan udara musuh, memungkinkan pesawat tempur generasi ke-4 yang membawa amunisi eksternal lebih banyak untuk terbang masuk dan memanfaatkan celah tersebut. Salah satu cara pesawat tempur generasi ke-4 menghindari radar adalah dengan mengikuti jejak pesawat tempur generasi ke-5 seperti F-35. Inilah mengapa, di RAF, F-35 dikenal sebagai "pembunuh" dan Eurofighter disebut "preman".


Mengapa Rockwell B-1 Lancer Dibangkitkan dari Kematian

Sebelumnya

Uji Kemampuan Tempur di Hardha Marutha 1

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Militer