Jawaban untuk pertanyaan baru inilah yang kini menjadi masalah, yang jika toh nanti terjawab, akan muncul masalah lebih baru: siapa penggantinya?
Mungkin itulah pelajaran paling penting dari ijazah yang terus membawa masalah.
Bukan karena sebuah ijazah terlalu rumit untuk diperiksa. Melainkan karena bangsa ini belum selesai memikirkan apa yang harus dilakukan terhadap kebenaran setelah kebenaran itu ditemukan.
Dan selama jawaban hanya digunakan untuk membuka pintu berikutnya tanpa memahami apa yang menunggu di balik pintu tersebut, kita akan terus berjalan dari satu labirin menuju labirin yang lain.
Bangsa ini tidak akan pernah benar-benar keluar dari labirin persoalan. Hanya semakin jauh tersesat di dalamnya.



KOMENTAR ANDA