post image
Bandara Internasional Daxing/Net
KOMENTAR

 China meyambut bandara baru bernama Bandara Internasional Daxing seluas lebih dari 1 kilometer persegi atau setara dengan 100 kali lapangan sepak bola. Pembukaan bandara tersebut dilakukan oleh Presiden China, Xi Jinping, Rabu (25/9).

Reuters melaporkan, biaya pembangunan bandara ini hingga mencapai 63 miliar dolar AS atau sekitar Rp 893 triliun (kurs: Rp 14.181/dolar AS) dan selesai pada 30 Juni 2019. Adapun bandara ini akan dibuka untuk publik pada Kamis (26/9).

Bandara Daxing mempunyai arsitektur seperti bintang laut dengan 4 buah landasan pacu dan didesain oleh seorang arsitek asal Irak, Zaha Hadid. Diperkirakan bandara ini bisa menerima penumpang sebanyak 72 juta setiap tahunnya, dan diharapkan meningkat hingga 100 juta penumpang pada 2025.

Menurut Global Times, tujuh maskapai domestik beroperasi pada Rabu (25/9). Penerbangan perdana di bandara ini dilakukan oleh China Southern Airlines dengan kode penerbangan A380 pada pukul 16.23 waktu setempat. Sekitar 50 maskapai internasional seperti British Airways, Cathay Pacific, dan Finnair juga telah mengumumkan rute barunya ke Bandara Daxing.

Diperkirakan, bandara yang terletak 46 km dari selatan Lapangan Tiananmen ini akan menjadi salah satu bandara tersibuk di dunia. Bandara ini dilengkapi dengan berbagai moda transportasi seperti kereta api, kereta bawah tanah, dan bis.

Dengan dibukanya bandara ini, Beijing telah bergabung dengan sekelompok kota yang memiliki dua bandara internasional seperti New York dan London.

Alasan Penghematan, Tiga Bandara Ini Akan Dikelola Angkasa Pura

Sebelumnya

Bunyi Alarm Kebakaran Ganggu Sistem Lalu Lintas Udara Selandia Baru

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Airport