Sebelum bertemu dengan Presiden AS Donald Trump, Perdana Menteri Netanyahu lebih dahulu bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.
Dalam pertemuan itu, Netanyahu menandatangani dokumen keanggotaan Israel di Board of Peace.
Benjamin Netanyahu tidak hadir dalam upacara peresmian BoP di Davos pada 22 Januari lalu karena khawatir akan ditahan International Criminal Court (ICC).
Dalam amar putusannya pada 21 November 2024, ICC memvonis Netanyahu bersalah dan bertanggung jawab atas sejumlah kejahatan perang, menciptakan kelaparan penduduk sipil, pembunuhan, penganiayaan, dan tindakan tidak manusiawi lainnya setidaknya sejak 8 Oktober 2023 hingga setidaknya 20 Mei 2024.
Pada tanggal yang sama ICC juga menerbitkan surat penahanan atas dirinya.
Karena Benjamin Netanyahu tidak bisa datang ke Swiss untuk menghadiri peluncuran BoP, Gedung Putih menghubungi Presiden Israel Isaac Herzog. Tetapi keinginan Gedung Putih ini diprotes Netanyahu. Akhirnya Herzog yang merupakan tokoh dari Partai Buruh — salah satu pesaing Partai Likud — pun batal terbang ke Davos.
Kini setelah menandatangani dokumen keanggotaan BoP, Netanyahu dipastikan akan hadir dalam pertemuan perdana BoP pada 19 February mendatang.


KOMENTAR ANDA