Sebuah foto termal yang diambil di dekat pangkalan militer rahasia Area 51, Groom Lake, telah memicu kehebohan dan berbagai teori konspirasi di media sosial. Gambar tersebut diduga berhasil menangkap desain pesawat generasi berikutnya (next-generation aircraft) yang selama ini belum pernah terekam oleh publik. Pesawat misterius tersebut tampak memiliki karakteristik unik berupa sayap berbentuk layang-layang patah (cranked-kite wings) dan sayap kecil di bagian depan (canards).
Kawasan Groom Lake sendiri memang sudah lama menjadi magnet bagi para pencinta aviasi dunia karena sejarahnya yang sarat akan program pesawat eksperimental (X-plane) canggih. Munculnya foto termal terbaru ini langsung memicu spekulasi kuat bahwa salah satu proyek X-plane modern yang sedang aktif telah bocor ke publik. Gambar ini pertama kali disebarkan oleh saluran YouTube Project Fear pada 3 Juni 2026 sebagai cuplikan awal, sebelum akhirnya video lengkap mereka dirilis secara resmi pada 5 Juni 2026.
Meski sempat dituduh sebagai rekayasa digital oleh sebagian netizen, keaslian foto dan rekaman video tersebut dikonfirmasi oleh Anders Otteson, sosok di balik saluran YouTube ternama Uncanny Expeditions. Otteson, yang awal tahun ini juga sempat menghebohkan publik setelah menangkap citra termal pesawat berbentuk segitiga tajam layaknya keripik Dorito di wilayah udara terlarang Area 51, menyatakan bahwa rekaman milik Project Fear tersebut 100 persen asli. Ia mengaku sempat bertemu langsung dengan tim tersebut untuk merekomendasikan alat pemantau langit malam.
Otteson menjelaskan bahwa foto tersebut diambil menggunakan kamera termal canggih model InfiRay HCH50r, persis seperti alat yang sering ia gunakan untuk memantau aktivitas udara di malam hari. Melalui forum Reddit r/area51, Otteson menambahkan bahwa video tersebut sebenarnya diambil beberapa bulan lalu. Ia sengaja memberikan klarifikasi agar publik tidak menganggap remeh temuan ini hanya karena bersumber dari saluran YouTube yang biasanya membahas tema paranormal.
Saat pertama kali diunggah, cuplikan dari kamera termal tersebut disertai dengan takarir (caption) samar berbunyi, "Sebuah wahana yang belum pernah dilihat publik sebelumnya." Bentuk fisik yang tertangkap kamera memang tidak menyerupai desain pesawat publik mana pun saat ini. Selain tidak memiliki sirip ekor tradisional (tailless), bagian tepi belakang pesawat yang berbentuk gerigi gergaji (sawtooth trailing edge) mengindikasikan bahwa pesawat ini kemungkinan menggunakan mesin ganda, meski jejak panas pembuangannya tidak terlihat jelas.
Menanggapi keraguan netizen terkait kualitas detail gambar dan tidak adanya kepulan panas dari knalpot pesawat, Otteson menjelaskan bahwa posisi pesawat terbang cukup rendah dan dekat dengan titik pengamatan, sehingga bentuk sayap depan dapat terlihat jelas. Ketiadaan kepulan panas (exhaust plume) dinilai normal karena kamera termal sejenis juga kerap menangkap jet tempur biasa tanpa memperlihatkan kepulan udara panas secara mencolok. Hal ini bisa disebabkan oleh panjang gelombang kamera atau sistem pemrosesan gambar otomatis internal dari perangkat InfiRay 10 mikron yang digunakan.
Teori utama yang paling santer beredar di internet mengaitkan pesawat misterius ini dengan program masa depan Angkatan Udara AS, yaitu Next Generation Air Dominance (NGAD) dan jet tempur generasi keenam F-47. Spekulasi ini muncul karena bentuk fisik di foto termal memiliki kemiripan yang mencolok dengan desain ilustrasi (render) yang pernah dirilis oleh Boeing dan pihak Angkatan Udara AS. Desain tersebut menampilkan pesawat berujung lancip dengan sayap canard di bagian depan.
Sebagai penguat teori NGAD, Otteson meyakini bahwa objek yang terekam adalah demonstrator teknologi generasi keenam, yang menjadi cikal bakal dari produksi massal F-47. Menariknya, jurnalis aviasi Bill Sweetman sempat mencatat adanya kemiripan desain ini dengan proyek pesawat tanpa ekor X-36 buatan McDonnell Douglas (sekarang Boeing) dan NASA pada era 1990-an. Kesamaan karakteristik sayap antara X-36 dan pesawat misterius yang tertangkap kamera Project Fear ini pun dinilai terlalu identik untuk dianggap sebagai kebetulan semata.
Di sisi lain, muncul teori alternatif yang mengaitkan pesawat ini dengan jet tempur siluman milik China, Chengdu J-20. Beberapa pengamat menduga bahwa militer AS mungkin tengah mengoperasikan replika atau maket J-20 di Area 51 untuk keperluan latihan tempur udara taktis, mirip dengan program rahasia masa lalu seperti Have Doughnut dan Constant Peg. Kendati demikian, teori ini disanggah oleh perbedaan struktural yang masif, di mana J-20 asli memiliki dua pipa knalpot mesin yang menonjol ke belakang, sangat berbeda dengan bagian belakang bergerigi pada pesawat misterius tersebut.
Hingga saat ini, kebenaran mengenai identitas asli dari pesawat yang tertangkap kamera termal tersebut diprediksi tidak akan pernah diumumkan secara resmi oleh pemerintah. Namun, satu hal yang paling dipertanyakan oleh para ahli aviasi adalah bagaimana pesawat rahasia tersebut bisa lolos dari pengawasan ketat Area 51, mengingat seluruh perimeter pangkalan dikelilingi sensor canggih yang mampu mendeteksi keberadaan fotografer dari jarak jauh. Kondisi ini memicu pertanyaan akhir: apakah kemunculan pesawat ini murni karena faktor keberuntungan para pemburu UFO, atau sengaja dipamerkan oleh militer AS sebagai bentuk unjuk kekuatan terhadap negara-negara rival?




KOMENTAR ANDA