post image
Foto: SimpleFlying
KOMENTAR

Maskapai penerbangan nasional Australia, Qantas, terpaksa membatalkan salah satu penerbangan internasional utamanya setelah insiden tak terduga terjadi di dalam kabin pesawat. Sebuah pesawat Boeing 787 Dreamliner milik maskapai tersebut harus dikandangkan (grounded) di Roma, Italia.

Keputusan darurat ini diambil menyusul laporan adanya wabah kutu busuk (bedbugs) yang menyerang para penumpang. Serangga parasit tersebut ditemukan bercokol di dalam kabin pesawat pada rute penerbangan jarak jauh.

Insiden bermula ketika pesawat melayani penerbangan panjang dari Perth, Australia, menuju Roma, Italia. Perjalanan udara lintas benua tersebut memakan waktu yang sangat melelahkan, yakni hampir 17 jam di udara.

Di tengah penerbangan yang panjang itu, sejumlah penumpang di kelas ekonomi mulai mengeluhkan adanya gigitan serangga. Para penumpang melaporkan rasa gatal dan tidak nyaman akibat gigitan kutu busuk yang aktif mencari mangsa.

Situasi di dalam kabin sempat menjadi kewalahan ketika awak kabin berupaya memberikan pertolongan pertama. Berdasarkan saran medis, kru membagikan obat antihistamin kepada para penumpang yang menjadi korban gigitan kutu busuk.

Kendati demikian, situasi kian pelik karena persediaan obat anti-alergi tersebut dilaporkan habis di tengah jalan. Keterbatasan pasokan medis ini membuat para penumpang merasa semakin frustrasi selama sisa perjalanan menuju Roma.

Setibanya di Bandara Roma, pesawat langsung ditarik dari jadwal operasional regulernya. Qantas memutuskan untuk membatalkan penerbangan pulang bernomor registrasi QF6 dengan rute Roma menuju Perth yang dijadwalkan terbang hari Sabtu.

Pembatalan tersebut dilakukan agar para teknisi dan tim pemeliharaan bisa fokus melakukan pembersihan mendalam (deep cleaning). Pihak maskapai mengonfirmasi bahwa kutu busuk tersebut ditemukan bersembunyi di sejumlah kecil kursi kelas ekonomi.

Sebagai bentuk tanggung jawab atas ketidaknyamanan ini, Qantas menyediakan akomodasi hotel bagi para penumpang yang terdampak. Maskapai juga menjadwalkan ulang tiket mereka ke penerbangan alternatif dalam kurun waktu 48 jam dari jadwal semula.

Pihak Qantas secara resmi telah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan ini. Maskapai menegaskan bahwa standar kebersihan kabin selalu dijaga ketat, namun insiden gigitan kutu busuk ini tetap memerlukan sterilisasi total secara berkala.


Mendarat di Chiapas, Penumpang Wanita Ditemukan Meninggal di Kursi Pesawat Volaris

Sebelumnya

Menuju Daratan Tiongkok, Boeing 777 Balik Arah karena Masalah Mesin

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel AviaNews