Sebuah penerbangan maskapai nasional Vietnam Airlines rute Munich menuju Hanoi mengalami insiden serius saat lepas landas dari Bandara Munich (MUC) pada Sabtu (15/8). Pesawat berjenis Boeing 787-9 Dreamliner tersebut mendera gesekan bagian ekor pada landasan (tail strike) akibat terlambat melakukan rotasi penanjakan.
Penerbangan bernomor VN34 itu dijadwalkan terbang menuju Bandara Internasional Noi Bai di Hanoi, Vietnam. Namun, ketika melakukan proses lepas landas di Runway 26L, pesawat dilaporkan baru mengangkat hidungnya di detik-detik akhir ujung landasan.
Laporan awal dan informasi dari Aviation Herald menyebutkan bahwa badan pesawat melepasi batas landasan terpacu hingga menimbulkan awan debu dan puing-puing tanah di sekitar area lepas landas. Selain itu, insiden ini diduga turut merusak beberapa lampu penerangan di area landasan bandara.
Sesaat setelah berhasil mengudara, ekor pesawat membentur permukaan tanah dengan keras akibat rotasi penanjakan yang terlalu lambat dan agresif. Gesekan keras ini berdampak langsung pada badan pesawat serta memicu sistem pemicu bahaya di ruang kokpit.
Para pilot segera menaikkan pesawat ke ketinggian sekitar 10.000 kaki (FL100) setelah sistem mendeteksi adanya masalah pada tekanan ban. Demi alasan keselamatan, kru penerbangan memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan lintas benua dan memilih berputar kembali ke Bandara Munich.
Sebagai prosedur standar keselamatan sebelum pendaratan darurat, pesawat berbadan lebar tersebut berputar-putar di udara selama kurang lebih 90 menit guna membuang bahan bakar (fuel dumping). Langkah ini diambil untuk mengurangi bobot pesawat agar aman saat menyentuh landasan kembali.
Sebelum menyentuh daratan, penerbangan VN34 sempat melakukan dua kali pendekatan rendah (low approach) di atas Runway 26R agar petugas pengawas daratan dapat mengevaluasi kondisi fisik roda dan bagian bawah pesawat. Saat akhirnya mendarat, bagian roda pendaratan utama kiri pesawat mengeluarkan asap tebal.
Pendaratan darurat tersebut mengakibatkan Runway 26R ditutup sementara karena pesawat harus tertahan di lokasi. Menurut pakar penerbangan Fahad Naim melalui platform X, modul tail strike pesawat mengalami kerusakan parah dengan tusukan yang jelas menembus bagian bawah fuselage (badan pesawat) serta goresan dalam pada kulit komposit.
Pihak Vietnam Airlines bergerak cepat merilis pernyataan resmi yang membenarkan bahwa pesawat kembali ke Munich karena "masalah teknis". Maskapai mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa ada korban luka, dan saat ini mereka sedang difasilitasi untuk melanjutkan perjalanan.
Pesawat Boeing 787-9 dengan registrasi VN-A867 yang berusia 10 tahun tersebut kini diparkir di apron Bandara Munich untuk menjalani inspeksi menyeluruh. Mengingat parahnya kerusakan struktur ekor, pesawat ini diprakirakan akan berhenti beroperasi (grounded) selama beberapa bulan ke depan.



KOMENTAR ANDA