Maskapai penerbangan TransNusa resmi memperluas kerja sama strategis dengan platform digital penerbangan global, Skywise. Melalui penandatanganan perjanjian terbaru di Singapura, TransNusa menjadi maskapai pertama di Indonesia yang mengadopsi solusi Skywise Core X2 dan Skywise Fleet Performance+ (S.FP+).
Langkah ekspansi digital ini dirancang untuk menyatukan seluruh operasional penerbangan (flight operations) dan pemeliharaan teknis (technical operations) ke dalam satu ekosistem terpadu. Kolaborasi ini menandai babak baru modernisasi industri aviasi tanah air menuju operasional berbasis data secara real-time.
Sebelumnya, TransNusa telah memanfaatkan sejumlah portofolio unggulan dari Skywise. Solusi tersebut mencakup sistem perencanaan penerbangan berbasis cloud N-Flight Planning (N-FP), modul dokumentasi digital pilot electronic Flight Folder (eFF) Mission+ FLIGHT, hingga modul navigasi dan cuaca interaktif Mission+ MAPS.
Melalui adopsi Skywise Core X2, maskapai kini mampu membangun representasi digital (digital twin) dari seluruh alur kerja operasionalnya. Solusi ini memungkinkan penghapusan sekat antardivisi sehingga koordinasi harian antara bagian penerbangan dan pemeliharaan berjalan jauh lebih optimal.
Sementara itu, modul Skywise Fleet Performance+ (S.FP+) difungsikan sebagai fondasi manajemen armada berbasis data masa kini. Solusi canggih ini dirancang untuk mendongkrak visibilitas operasional secara langsung serta memaksimalkan tingkat kesiapan terbang pesawat secara konsisten.
Kehadiran S.FP+ akan memberikan kemudahan bagi tim Maintenance Control Centre (MCC) TransNusa dalam memantau kesehatan sistem armada. Kombinasi data penerbangan langsung dan riwayat perawatan memungkinkan teknisi mendeteksi anomali lebih dini guna mencegah potensi gangguan teknis.
Transformasi besar ini sekaligus mengakhiri era pelaporan tradisional berbasis spreadsheet yang kerap lambat dan rentan tidak sinkron. TransNusa kini beralih sepenuhnya menuju ekosistem data tunggal yang terintegrasi penuh dan siap ditindaklanjuti secara cepat.
Head of Region APAC di Skywise, Alessandro Luzi, menyambut antusias kerja sama lanjutan ini. Menurutnya, penyatuan lini operasi penerbangan dan teknis akan meruntuhkan sekat organisasi serta menghadirkan sumber rujukan data yang andal bagi masa depan digital TransNusa.
Senada dengan hal tersebut, Group Chief Executive Officer TransNusa, Datuk Bernard Francis, menegaskan bahwa kemitraan ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi penumpang.
Ia menambahkan, ketersediaan data pesawat secara real-time memungkinkan maskapai melakukan persiapan lebih awal guna memangkas durasi perawatan di darat serta meminimalkan risiko keterlambatan penerbangan bagi para pelanggan setianya.



KOMENTAR ANDA