Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
DI epos Ramayana, semua orang kenal Rama, Shita, Laksmana, Hanuman, Rahwana, Kumbakarna, Wibisana dan Sarpakanaka. Tapi jarang yang k ...
Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
NEGERI kita sedang gaduh. Bukan karena beras. Bukan karena listrik. Gaduhnya karena pagar. Ya, pagar. Benda yang tingginya 2 meter da ...
Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
BAYANGKAN ada orang hidup di dalam tong. Bukan karena tidak mampu sewa kontrakan, tapi karena prinsip. Itulah Diogenes.
Dia filsuf ...
Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
TATKALA saya berkunjung ke Mumbai kebetulan kota perdagangan itu sedang hiruk-pikuk dan macet total akibat masyarakat Mumbai dan para ...
Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
SETIAP tahun, 3 bahasa daerah di Indonesia mati maka berhenti dituturkan. Tidak ada berita. Tidak ada bendera setengah tiang. Hanya a ...
Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
MUSIK tidak punya akta kelahiran. Ia lahir bersamaan dengan manusia pertama kali menarik napas dan menghembuskannya menjadi suara. Ta ...
Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
RAMAYANA memiliki aneka ragam versi saling beda di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Ramayana versi India/Walmiki, dan Sri Lanka memili ...
Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
SEMUA bermula ketika manusia pertama kali menatap batu dan bertanya: "Ini batu atau pesan?". Sejak saat itu, peradaban resm ...
Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
ADA seekor ular di dalam otak manusia. Namanya logika. Dan ular itu lapar. Ia makan ekornya sendiri. Itulah Logika Makan Logika. Miri ...
By
Popular posts
1
Operasi Senyap Pembom B-2 Spirit: Misi 36 Jam ke Iran di Balik Paket Pengalih Perhatian Menuju Guam