post image
Menteri Pertahanan Ukraina Alexey Reznikov/Net
KOMENTAR

Ukraina terus melakukan perombakan dalam jajaran pemerintahannya, menyusul berbagai skandal korupsi dan pengunduran diri yang dilakukan sejumlah pejabat.

Informasi terbaru yang disampaikan David Arakhamia, yang mengepalai fraksi parlemen dari partai politik Presiden Volodymyr Zelensky, mengatakan bahwa Menteri Pertahanan Ukraina Alexey Reznikov akan dibebaskan dari tugasnya dan akan digantikan pejabat tinggi intelijen Kyiv,  Kirill Budanov.

"Kepala Direktorat Intelijen Ukraina (GUR), Kirill Budanov, akan mengepalai kementerian pertahanan, yang sangat logis di masa perang,” kata Arakhamia dalam sebuah posting Telegram pada Minggu malam, seperti dikutip dari RT, Senin (6/2).

Parlemen yang berkuasa tidak memberikan batas waktu, tetapi menurut sumber kantor berita RBC-Ukraina, parlemen diperkirakan akan menyelesaikan perombakan pada sesi berikutnya.

Ditanya tentang rumor pemecatannya, Reznikov mengatakan sebelumnya pada Minggu bahwa ia menyerahkan keputusan kepada Presiden Vladimir Zelensky, dan dia mengaku siap untuk menerima apa pun hasilnya.

Beberapa pejabat senior Ukraina telah mengundurkan diri atau dipecat dalam beberapa pekan terakhir, dengan dugaan skandal korupsi yang ikut mempengaruhi Kementerian Pertahanan.

Menurut investigasi media Ukraina yang diterbitkan bulan lalu, berbagai keperluan untuk militer harganya melonjak beberapa kali lebih mahal dari harga eceran rata-rata.

Reznikov menolak tuduhan tersebut, menyatakan bahwa dokumen yang disebutkan dalam penyelidikan tidak akurat dan beberapa harga akhirnya dinaikkan karena kesalahan teknis. Namun, wakil menteri pertahanan Vyacheslav Shapovalov, yang bertanggung jawab atas logistik, tetap diberhentikan pada 24 Januari.

Situasi tersebut juga mengancam Reznikov, salah satu wajah paling menonjol di aparat pertahanan Ukraina, tetapi komite profil Verkhovna Rada, pemerinahan Ukraina, memutuskan untuk mempertahankannya pada saat itu.

Arakhamia mengklaim pada Minggu bahwa meskipun dicopot dari Kementerian Pertahanan, Reznikov tetap menjadi kandidat paling logis untuk memimpin Kementerian Industri Strategis, mengingat keahliannya dalam mengamankan bantuan militer Barat pada pertemuan Ramstein dan mengarahkan aliran persenjataan yang tak ada habisnya untuk tentara Ukraina.
 


Asia-Pasifik Perlu Tambahan 1.500 Helikopter Militer

Sebelumnya

KPK Uni Eropa Mulai Investigasi Korupsi Prabowo Subianto

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga