post image
Dua pesawat KC-135 yang terlibat dalam insiden di darat di RAF Mildenhall, Inggris./Bob Archer
KOMENTAR

Dua pesawat tanker KC-135 Stratotanker milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) mengalami insiden di darat saat proses penarikan di Pangkalan Udara RAF Mildenhall, Inggris. Peristiwa yang melibatkan dua unit pesawat tersebut terjadi di sela-sela operasi darat pada tanggal 28 hingga 29 Mei 2026.

Insiden tersebut melibatkan pesawat KC-135R dengan nomor ekor 59-1509 dari Skuadron Pengisian Bahan Bakar Udara (151st ARS) Tennessee Air National Guard. Saat sedang dipandu mundur ke tempat parkir oleh kendaraan derek, pesawat tersebut secara tidak sengaja menabrak pesawat lain yang terparkir di dekatnya.

Pesawat yang tertabrak dalam kejadian ini adalah sebuah KC-135R(T) dengan nomor ekor 60-0362 yang berasal dari Sayap Pengisian Bahan Bakar Udara ke-22 (22nd ARW). Akibat dari benturan tersebut, terjadi kontak fisik antara bagian ekor kedua pesawat besar tersebut.

Laporan teknis mengonfirmasi bahwa penstabil horizontal bagian kiri (port-side) milik pesawat 59-1509 menghantam penstabil horizontal bagian kanan (starboard-side) milik pesawat 60-0362. Dampak dari tabrakan ini menyebabkan kerusakan yang terlihat jelas, berupa robekan dan deformasi pada struktur logam kedua pesawat.

Segera setelah kejadian, kru pemeliharaan melakukan perbaikan darurat langsung di area landasan parkir tempat insiden berlangsung pada tanggal 30 Mei. Hingga tanggal 2 Juni, kedua pesawat dilaporkan masih berada di posisi semula dan belum dioperasikan kembali untuk tugas penerbangan.

Fotografer aviasi Bob Archer, yang mengabadikan momen tersebut dari luar area pangkalan, berhasil mengambil gambar yang menunjukkan tingkat kerusakan pada pesawat 59-1509. Foto-foto tersebut memberikan gambaran nyata mengenai kerusakan struktur pada bagian penstabil ekor pesawat yang terdampak.

Meskipun dikategorikan sebagai insiden kecil, kecelakaan ini kembali menambah daftar catatan buruk bagi armada KC-135 yang sudah berusia lebih dari enam dekade. Kejadian ini memaksa kedua pesawat tersebut untuk tetap berada di darat selama beberapa hari guna menjalani pemeriksaan dan perbaikan lebih lanjut.

Ketergantungan USAF pada KC-135 tetap sangat tinggi, mengingat armada tersebut masih menjadi tulang punggung pengisian bahan bakar udara. Saat ini terdapat lebih dari 350 unit KC-135 yang masih aktif, jumlah yang jauh melampaui armada KC-46 yang baru berjumlah sekitar seratus unit saja.

Insiden di RAF Mildenhall ini terjadi di tengah masa-masa sulit bagi armada tanker AS. Sebelumnya, armada ini sempat mengalami pukulan berat selama "Operation Epic Fury," di mana kehilangan satu Stratotanker dalam insiden tragis di Irak yang menelan korban jiwa enam awak pesawat.

Selain kehilangan tersebut, sejumlah pesawat tanker KC-135 dan setidaknya satu unit KC-46 juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan rudal dan drone di berbagai pangkalan di kawasan Timur Tengah. Insiden di Inggris ini pun menambah tantangan logistik bagi militer AS dalam mempertahankan kesiapan operasional armada tangker mereka.


Ternyata Sebelum Ditembak Iran, Pilot F-15E AS Selamat dari “Friendly Fire” Kuwait

Sebelumnya

Diduga, Rusia Perkuat Armada AEW&C

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Militer