Pemerintah Republik Indonesia kembali menegaskan komitmen kuatnya dalam memperjuangkan hak-hak bangsa Palestina melalui panggung diplomasi internasional. Di sela-sela rangkaian kegiatan Sidang Majelis Umum PBB di New York, Indonesia secara konsisten menyerukan kepada masyarakat internasional untuk terus menjaga dan meningkatkan momentum global guna mewujudkan penyelesaian konflik Israel-Palestina yang adil dan berkelanjutan.
Dukungan terhadap Solusi Dua Negara semakin kuat. Sekarang saatnya kita memastikan dukungan tersebut membawa kemajuan nyata bagi Palestina,” tegas Menlu Sugiono pada High-Level Ministerial Meeting of the Global Alliance for the Implementation of the Two-State Solution di sela-sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa ke-81 di New York, 24 September 2026.
Langkah diplomatik ini menyoroti pentingnya implementasi Two-State Solution atau Solusi Dua Negara sebagai satu-satunya jalan keluar yang realistis dan sah secara hukum internasional untuk mengakhiri krisis panjang di kawasan tersebut. Pemerintah Indonesia memandang bahwa dukungan politik yang luas dari berbagai negara harus segera diterjemahkan ke dalam bentuk tindakan nyata yang terukur.
Sebagai bentuk komitmen konkret dalam menjaga momentum tersebut, Indonesia mengambil peran strategis di kancah internasional. Indonesia bersama dengan Pemerintah Belanda dijadwalkan untuk menjadi tuan rumah bersama (co-host) dalam pertemuan lanjutan dari Global Alliance for the Implementation of the Two-State Solution yang rencananya akan dilangsungkan di Den Haag.
Global Alliance sendiri merupakan forum koordinasi internasional yang diluncurkan pada September 2024 lalu guna menyatukan langkah negara-negara di dunia dalam mengawal proses perdamaian Palestina. Keikutsertaan Indonesia sebagai bagian dari anggota penting di dalamnya menunjukkan keseriusan Jakarta untuk terus memimpin diplomasi perdamaian, khususnya dari kelompok negara berkembang (Global South).
Selain mendorong pengakuan yang lebih luas terhadap kedaulatan Palestina, Menteri Luar Negeri RI menegaskan bahwa Indonesia secara tegas menolak berbagai tindakan sepihak yang dapat merusak peluang perdamaian. Salah satu poin krusial yang disoroti adalah penolakan keras terhadap rencana perluasan pemukiman ilegal Israel, termasuk rencana pembangunan di koridor E1 yang dinilai dapat membelah kesatuan wilayah geografis Palestina.
Pemerintah Indonesia menilai bahwa rencana permukiman E1 merupakan ancaman nyata terhadap eksistensi negara Palestina di masa depan. Oleh karena itu, Indonesia menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa serta seluruh komunitas internasional untuk secara tegas menolak kebijakan tersebut demi menjaga integritas wilayah Palestina.
Tidak hanya fokus pada isu teritorial, diplomasi Indonesia di tingkat global juga menyuarakan perlindungan terhadap situs-situs suci di Yerusalem. Indonesia mendesak agar status quo di kota suci tersebut tetap dipertahankan berdasarkan aspek hukum dan sejarah yang berlaku demi mencegah eskalasi konflik beragama maupun ketegangan politik yang lebih luas.
Di samping upaya politik tingkat tinggi, Indonesia tetap konsisten menyalurkan berbagai bentuk dukungan kemanusiaan bagi rakyat Palestina yang berada di bawah tekanan berat, termasuk memberikan sokongan penuh terhadap eksistensi dan operasional Badan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). Tekanan yang dihadapi badan tersebut dinilai tidak boleh melemahkan pelayanan dasar bagi para pengungsi Palestina.
Melalui rangkaian diplomasi yang aktif ini, Indonesia berharap agar tekanan internasional terhadap pihak-pihak yang menghambat perdamaian terus ditingkatkan. Jakarta meyakini bahwa kolaborasi lintas kawasan, termasuk sinergi kuat antara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab, sangat dibutuhkan untuk mengawal agenda kemerdekaan Palestina secara konsisten.
Pemerintah Indonesia bertekad untuk tidak akan pernah surut dalam menyuarakan keadilan bagi Palestina di berbagai forum multilateral dunia. Dengan mendorong sinergi global dan aksi kolektif yang nyata, Indonesia optimis bahwa cita-cita luhur kemerdekaan Palestina melalui Solusi Dua Negara dapat segera terwujud demi terciptanya perdamaian yang abadi di kawasan Timur Tengah.



KOMENTAR ANDA