post image
Komandan NATO di Eropa, Jenderal Alexus Grynkewich.
KOMENTAR

Rusia, China, Iran, dan Korea Utara tengah memperkuat kerja sama strategis untuk menguasai titik-titik strategis dunia termasuk wilayah Arktik di Kutub Utara.

Komandan NATO di Eropa, Jenderal Alexus Grynkewich, dalam forum keamanan di Swedia, Sabtu, 10 Januari 2026, mengatakan keempat negara tersebut menyelaraskan kepentingan mereka melalui kolaborasi militer, teknologi, dan ekonomi.

“Rusia, China, Iran, Korea Utara, dan lainnya sedang meningkatkan kolaborasi dan kerja sama mereka sebagai aliansi kepentingan melawan kita,” ujar Jenderal Grynkewich. 

“Kita lihat hal ini dengan jelas di Ukraina. Di saat Presiden Donald Trump mendorong resolusi perdamaian untuk mengakhiri perang yang buruk itu, China terus membiayai mesin perang Putin, Iran terus memberikan bantuan teknologi dan senjata, dan pasukan tempur Korea Utara berada di perbatasan Rusia,” urainya.

Dia juga mengatakan ada kerja sama antara Rusia, Iran, dan Venezuela dalam menyelundupkan minyak, juga untuk membiayai perang.

“Di wilayah Arktik kita juga melihat tren yang sama,” sambungnya lagi sambil menambahkan semakin banyak kapal Angkatan Laut Rusia dan China yang melakukan patroli bersama di Arktik.

Sejauh ini NATO telah merespons manuver keempat negara itu dengan membentuk Baltic Sentry untuk melindungi infrastruktur bawah laut dan Eastern Sentry untuk mengintegrasikan pertahanan udara dan rudal di sisi timur.


F-35 Produk Paling Laris di Tahun 2025 untuk Kelasnya

Sebelumnya

Indonesia Rencanakan Beli 16 Unit KF-21 Block II

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Militer