Sebagai antisipasi besarnya acara itu, 12 jalur jalan ditutup sepanjang Sabtu sampai Minggu siang. Karena itu misa Sabtu dan minggu pagi di Katedral itu ditiadakan. Sebenarnya tetap boleh dilaksanakan tapi lokasi parkirnya sangat jauh. Gereja akhirnya memutuskan hanya menyelenggarakan dua misa: Minggu sore dan Minggu malam.
Sabtu siang masa NU dari berbagai daerah memang sudah berdatangan ke Malang. Diperkirakan lebih 100.000 orang. Data resmi yang masuk ke panitia kemarin pagi sudah 104.541.
Acaranya sendiri dimulai Sabtu malam. Bersalawat –memuliakan Nabi Muhammad dalam kalimat-kalimat berbagai irama. Tepat tengah malam, pukul 00.00, diadakan khataman Quran –membaca Quran sampai tamat– sebanyak 999 kali: biasanya waktunya sangat cepat karena dilakukan secara borongan oleh ribuan orang.
Dini hari dilakukan salat malam sampai menjelang subuh. Acara inti dilakukan setelah salat subuh itu: Presiden Prabowo hadir dan memberi sambutan. Pukul 08.00, Minggu, sudah selesai.
Presiden Jokowi hadir di acara HUT 100 Tahun NU –versi tahun Hijriah– dua tahun lalu. Di Sidoarjo. Macet total –pun di jalan tol. Pesta. Meriah. Penuh kenangan indah. Juga kenangan politik dan ekonomi: NU dapat konsesi tambang batu bara.


KOMENTAR ANDA