Masih segar dalam ingatan, Senin malam, 27 April 2026 lalu, KRL diseduruk Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo menewaskan 16 orang, dinihari tadi, Jumat, 1 Mei 2026, rel kereta kembali mengambil korban nyawa.
Di Grobogan, Jawa Tengah, sebuah minibus yang membawa rombongan pengantar calon jemaah haji tertemper KAJJ Argo Bromo Anggrek di perlintasan kereta tanpa palang di Desa Tuko, Pulokulon.
KAJJ relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi menghantam mobil Toyota Avanza berwarna putih dengan nomor polisi K 1060 ZP.
Keterbatasan Jarak Pandang
Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan, Iptu Eko Arie menjelaskan bahwa pengemudi diduga tidak melihat ada kereta yang datang karena keterbatasan jarak pandang.
Disebutkan bahwa saat kejadian, kemungkinan ada kabut tebal yang menyelimuti sekitar lokasi kejadian.
“Dari hasil olah TKP sementara, saat kejadian, kondisi di lokasi berkabut tebal dengan jarak pandang terbatas sekitar 10 meter. Diduga pengemudi tidak melihat adanya kereta yang melintas,” ujar Eko dalam keterangannya kepada awak media pada Jumat, 1 Mei 2026.
Ia juga mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi saat dini hari, sekitar pukul 02.52 WIB.
Mobil dari arah selatan ke utara, sedangkan KA Argo Bromo Anggrek melintas di jalurnya dari barat ke timur.
Balita Ikut jadi Korban Meninggal
Mobil tersebut membawa sembilang orang penumpang termasuk dengan pengemudi.
Atas insiden itu, 4 orang meninggal dunia, termasuk balita berusia 2,5 tahun.
Dua penumpang lainnya mengalami luka ringan dan dilarikan ke RSUD Kabupaten Grobogan untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, menurut perangkat Desa Sidorejo Heri Siswanto, rombongan terdiri dari dua mobil pengantar.
Mobil pertama sudah melintas dengan aman lebih dulu dan disusul oleh mobil kedua, namun nahas tertemper kereta yang melintas.
“Dari sembilan penumpang empat meninggal, termasuk cucuk dari calon jemaah haji,” ungkapnya.
Dalam video yang beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @infopulokulon.id, tampak mobil sampai terlempar ke area persawahan warga usai tertemper kereta.
Warga terlihat berada di lokasi dan sejumlah aparat berjaga untuk proses evakuasi mobil.




KOMENTAR ANDA