Kita harus mengapresiasi keberanian politik kedua pemimpin yang memilih jalan perundingan alih-alih membiarkan ego nasional menyeret dunia ke dalam malapetaka. Politik kekuasaan tidak harus selalu bermuara pada tragedi. Ketika para pemimpin besar menyadari bahwa kelangsungan hidup umat manusia bergantung pada kerja sama minimal, rasionalitas kemanusiaan dapat mengalahkan dorongan struktural menuju perang.
Pada akhirnya, pertemuan Trump dan Xi di Washington DC pada September 2026 ini akan dikenang sebagai tonggak penting di mana dunia, walaupun untuk sementara, berhasil mengelak dari takdir buruk Perangkap Thucydides. Ini adalah kemenangan diplomasi atas arogansi kekuatan, dan bukti nyata bahwa batas-batas realisme politik dapat diperluas melalui kebijaksanaan kenegarawanan.
Saya berharap dunia kini dapat menatap masa depan dengan optimisme yang lebih terukur, di mana perdamaian global dijaga bukan oleh irasionalitas yang kebetulan, melainkan oleh komitmen untuk bersama-sama menjaga perdamaian dunia.



KOMENTAR ANDA