Oleh: Jaya Suprana, Budawayan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
PARA ahli biologi sepakat: di dunia ini ada Homo sapiens, Homo erectus, dan berbagai subspesies manusia lainnya. Tapi m ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
DI tengah kemelut persaingan teknologi dan ekonomi global, kedaulatan sebuah bangsa tidak lagi hanya diukur dari luas w ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
MOHON dimaafkan oleh para ilmuwan filsafat dan sastrawan, saya yang awam filsafat dan sastra nekad memaksakan diri mene ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
HOLYWOOD bikin film berjudul “Devil Wears Prada” bahkan sampai dua jilid. Namun tampaknya setan zaman sekar ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
BERITA tentang Nadiem Makarim membuat saya prihatin. Bukan karena saya mengenalnya secara pribadi, tapi karena setiap s ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
DONALD Trump adalah personifikasi arogansi “America First”. Retorikanya membakar garis keras anti-China. Ke ...
Sebuah Tragikomedi Absurd ala Zaman Now. Kemiripan dengan Menunggu Godot karya Samuel Beckett sama sekali bukan kebetulan sebab memang disengaja.
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sa ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
MATEMATIKAWAN tidak punya selebritas seperti sepak bola. Tapi di balik papan tulis dan kertas coretan, ada orang-orang ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
SAYA terkesan pemikiran kontroversial Hans Eysenck bahwa proses mekanisme reproduksi yang dilakukan lelaki dan perempua ...
Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan
"DUBITO ERGO SUM" dapat diterjemahkan sebagai "Saya ragu, maka saya ada".
Frasa ini menekan ...
By
Popular posts
1
Ristiyanto: Pengakuan Prabowo Lebih Marhaen Bukan Basa-basi Politik