image

Brunelleschi Versus Ghiberti

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan MEMBANGUN katedral itu perkara mudah, tapi menutup atapnya? Itu urusan lain. Pada tahun 1420, pejabat kota Florence pusing tujuh keli ...
image

Kenapa Siput Ngesot Begitu Lambat

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan  MENURUT catatan MURI: Rekor Dunia Kecepatan Manusia: Usain Bolt lari 100 Meter: Memegang rekor dengan catatan waktu 9,58 detik ...
image

Riwayat Ilmu Kognitif

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan  PERNAH otak kita berpikir tentang keajaiban otak kita? Kok kita bisa ingat nama teman yang 10 tahun tidak jumpa, tapi lupa di m ...
image

Para Piramida China

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan  DI barat daya Xi’an, Provinsi Shaanxi, ada puluhan “gunung” berbentuk kerucut. Dari jauh kelihatan seperti bu ...
image

Kelirumologi Beri

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan KITA semua sudah terbiasa dengan nama-nama buah seperti pisang, rasberi (raspberry), jeramiberi (strawberry) sehingga kita beranggapa ...
image

Londo Ireng di Jawa

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan ISTILAH “Londo Ireng” kerap kita dengar sebagai cemoohan. Bahkan hinaan, padahal di balik kata itu ada sejarah nyata perp ...
image

Hikayat Srikandi Nusantara

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan JAKARTA, 21–23 Agustus 2026. Indonesia Arena, Senayan, penuh sesak 3 malam. Bukan karena konser K-Pop. Tapi karena Pergelaran S ...
image

Shiwa Nataraja Menggetar Sukma

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan DI antara sekian banyak perbendaharaan koleksi seni patung Metropolitan Museum, New York City yang paling menggetar sukma saya adalah ...
image

Kenapa Anak Mirip Orang Tuanya?

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan “KOK ketawanya sama banget sama bapaknya.” “Nih jidat, hidung, marahnya... copy paste ibunya.” Kalimat it ...
image

Kewajiban Asasi Manusia

Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan SAMBIL menunggu akhir hidup, saya berupaya memaanfaatkan masa sisa hidup demi mencari makna apa yang disebut sebagai kehidupan. Dalam ...