Optimisme ini, menurut para peneliti, bersifat terukur. Indonesia dinilai memiliki fundamental domestik yang cukup kuat, namun tetap menghadapi pekerjaan rumah besar, mulai dari penguatan kelas menengah, penciptaan lapangan kerja berkualitas, hingga kepastian hukum dan tata kelola investasi.
Menutup konferensi pers, Sudarto kembali menegaskan bahwa ketidakpastian global tidak boleh dijadikan alasan untuk bersikap pasif. “Justru di tengah ketidakpastian inilah Indonesia harus berani melangkah maju, dengan kebijakan yang presisi, inklusif, dan berpihak pada ekonomi rakyat,” kata dia.


KOMENTAR ANDA