post image
Ilustrasi
KOMENTAR

Kemarin, Rabu, 11 Maret 2026, gangguan penerbangan besar-besaran menyebabkan penumpang terlantar di Asia di seluruh Singapura, Thailand, Jepang, India, China, Indonesia, Qatar, dan UEA. Lebih dari 2.920 gangguan penerbangan dilaporkan di bandara-bandara utama Asia dan Timur Tengah.

Bandara-bandara yang mengalami gangguan meliputi Bandara Internasional Hamad (453 pembatalan, 8 penundaan), Bandara Internasional Dubai (119 pembatalan, 243 penundaan), Bandara Internasional Abu Dhabi (50 pembatalan, 30 penundaan), Bandara Changi Singapura (9 pembatalan, 136 penundaan). 

Lalu Bandara Suvarnabhumi Bangkok (18 pembatalan, 245 penundaan), Bandara Internasional Tokyo (Bandara Haneda) (113 penundaan), Bandara Internasional Narita (5 pembatalan, 77 penundaan), Bandara Internasional Kansai (1 pembatalan, 59 penundaan).

Berikutnya Bandara IGI Delhi (20 pembatalan, 277 penundaan), Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj, Mumbai (36 pembatalan, 216 penundaan), Bandara Internasional Rajiv Gandhi, Hyderabad (16 pembatalan, 65 penundaan), Bandara Internasional Pudong Shanghai (5 pembatalan, 235 penundaan). 

Serta Bandara Internasional Hongqiao Shanghai (6 pembatalan, 132 penundaan), Bandara Internasional Huanghua Changsha (8 pembatalan, Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta (104 penundaan), Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta (16 pembatalan, 186 penundaan), dan Bandara Kashgar (12 pembatalan, 20 penundaan).

Maskapai yang paling terdampak termasuk Qatar Airways (430 pembatalan, 8 penundaan), IndiGo (99 penundaan, 71 pembatalan), Air India (165 penundaan, 7 pembatalan), China Eastern Airlines (129 penundaan, 2 pembatalan), Lion Air (40 penundaan), dan Batik Air (37 penundaan, 10 pembatalan).

Maskapai terkenal lainnya yang mengalami nasib serupa termasuk Emirates, Singapore Airlines, Japan Airlines, All Nippon Airways, dan Garuda Indonesia juga mengalami gangguan operasional.

Gangguan tersebut memengaruhi pusat penerbangan utama di Qatar, Uni Emirat Arab, Singapura, Thailand, Jepang, India, Tiongkok, dan Indonesia. Berikut daftarnya:

  • Bandara Internasional Hamad di Doha mencatat pembatalan tertinggi dengan 453 penerbangan dibatalkan.
  • Bandara Internasional Indira Gandhi di Delhi mengalami penundaan tertinggi dengan 277 penerbangan tertunda.
  • Bandara Internasional Dubai mencatat 243 penundaan dan 119 pembatalan, menjadikannya salah satu hub yang paling terganggu.
  • Bandara Suvarnabhumi di Bangkok mengalami 245 penundaan, termasuk total penundaan tertinggi di kawasan ini.
  • Bandara Shanghai Pudong mencatat 235 penundaan karena maskapai penerbangan Tiongkok menghadapi gangguan operasional.
  • Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj di Mumbai mengalami 216 penundaan dan 36 pembatalan.
  • Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta mencatat 186 penundaan dan 16 pembatalan.
  • Bandara Tokyo Haneda melaporkan 113 penundaan tetapi tidak ada pembatalan.

Menurut laman Travel and Tour World, bandara Asia yang paling terdampak:

  • Bandara Internasional Indira Gandhi yang merupakan pusat penerbangan utama Delhi mencatat 277 penundaan dan 20 pembatalan, menjadikannya bandara yang paling terdampak penundaan dalam dataset. Maskapai penerbangan domestik India termasuk IndiGo dan Air India menyumbang sebagian besar gangguan tersebut.
  • Bandara Suvarnabhumi di Bangkok melaporkan 245 penerbangan tertunda dan 18 pembatalan, dengan Thai VietJet Air dan Thai Airways mencatat sebagian besar penundaan tersebut.
  • Bandara Internasional Dubai mengalami 243 penundaan dan 119 pembatalan, yang memengaruhi beberapa maskapai penerbangan regional dan internasional termasuk Flydubai, Emirates, IndiGo, dan SpiceJet.
  • Bandara Internasional Shanghai Pudong mencatat 235 penundaan dan 5 pembatalan, dengan China Eastern dan Shanghai Airlines bertanggung jawab atas sebagian besar operasi yang tertunda.
  • Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj Mumbai melaporkan 216 penundaan dan 36 pembatalan, yang berdampak pada rute domestik dan internasional yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan India.
  • Bandara Internasional Soekarno–Hatta di Jakarta mengalami 186 penundaan dan 16 pembatalan, sebagian besar memengaruhi maskapai penerbangan domestik seperti Lion Air dan Batik Air.
  • Bandara Changi Singapura mengalami 136 penundaan dan 9 pembatalan, dengan Scoot dan Singapore Airlines termasuk di antara maskapai penerbangan yang melaporkan gangguan operasional.
  • Bandara Hongqiao, yang terutama menangani penerbangan domestik, mencatat 132 penundaan dan 6 pembatalan, dengan China Eastern dan Shanghai Airlines melaporkan beberapa penundaan.

Dan, maskapai penerbangan yang paling terdampak di Asia:

  • Qatar Airways mengalami jumlah pembatalan tertinggi dalam dataset, sebagian besar disebabkan oleh gangguan di Bandara Internasional Hamad. Maskapai ini mencatat 430 pembatalan dan 8 penundaan di berbagai bandara.
  • IndiGo sangat terpengaruh di bandara-bandara utama India termasuk Delhi, Mumbai, dan Hyderabad, dengan 99 penundaan dan 71 pembatalan yang tercatat di seluruh wilayah tersebut.
  • Air India menghadapi gangguan yang meluas di seluruh bandara India, melaporkan 165 penundaan dan 7 pembatalan, terutama di Delhi dan Mumbai.
  • China Eastern mengalami banyak penundaan di Shanghai, terutama di bandara Pudong dan Hongqiao, dengan total 129 penundaan dan 2 pembatalan.
  • Lion Air mencatat 40 penundaan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, yang mencerminkan gangguan di jaringan domestik Indonesia.
  • Batik Air mengalami 37 penundaan dan 10 pembatalan, terutama memengaruhi penerbangan yang beroperasi dari Jakarta.
  • Scoot melaporkan 40 penundaan dan satu pembatalan di Bandara Changi Singapura, yang memengaruhi beberapa rute regional.
  • Flydubai mencatat 94 penerbangan tertunda dan lima pembatalan di Bandara Internasional Dubai, menjadikannya salah satu maskapai penerbangan yang paling banyak mengalami penundaan di UEA.

Apa yang Dapat Dilakukan Penumpang?

  • Periksa pemberitahuan maskapai secara berkala untuk pembaruan tentang penundaan atau pembatalan.
  • Hubungi maskapai secara langsung untuk opsi pemesanan ulang jika penerbangan dibatalkan.
  • Datang lebih awal dari biasanya ke bandara karena potensi gangguan operasional.
  • Pantau situs web resmi bandara atau aplikasi maskapai untuk pembaruan waktu nyata.
  • Pertimbangkan penerbangan alternatif atau bandara terdekat jika terjadi penundaan yang signifikan.
  • Simpan asuransi perjalanan dan dokumen pemesanan agar mudah diakses jika terjadi gangguan.

Gambaran Umum Pembatalan Penerbangan di Asia

Gangguan penerbangan yang meluas ini menyoroti tantangan operasional di seluruh pusat penerbangan utama di Asia dan Timur Tengah. Bandara-bandara seperti Delhi, Mumbai, Shanghai, Dubai, Bangkok, Singapura, dan Jakarta mengalami penundaan dan pembatalan yang signifikan yang memengaruhi ribuan penumpang.

Maskapai penerbangan besar termasuk Qatar Airways, IndiGo, Air India, China Eastern Airlines, Lion Air, dan Batik Air termasuk di antara maskapai yang melaporkan dampak operasional terbesar.

Kota-kota termasuk Doha, Dubai, Abu Dhabi, Singapura, Bangkok, Tokyo, Osaka, Delhi, Mumbai, Hyderabad, Shanghai, Changsha, Jakarta, dan Kashgar mengalami gangguan penerbangan di bandara internasional utama mereka.

Secara khusus, Delhi, Bangkok, Shanghai, Mumbai, Dubai, dan Jakarta berulang kali muncul sebagai lokasi tersibuk di mana penundaan terakumulasi di berbagai maskapai penerbangan.

Gangguan tersebut memengaruhi operasi penerbangan di Qatar, Uni Emirat Arab, Singapura, Thailand, Jepang, India, Cina, dan Indonesia, yang berdampak pada jaringan penerbangan internasional dan domestik.

Maskapai penerbangan yang beroperasi di bandara-bandara utama seperti Delhi, Mumbai, Shanghai, Dubai, Bangkok, Singapura, dan Jakarta menghadapi penundaan operasional yang berdampak pada jadwal penerbangan regional, menyoroti sifat saling terkait dari jaringan penerbangan di seluruh Asia.


Lindungi Jamaah Lansia dan Risti, Kemenhaj Tingkatkan Syarat Istithaah dan Pengawasan Tanazul-Murur

Sebelumnya

Langit Super Bowl Tahun Ini Jadi Ajang Unjuk Kekuatan Udara

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Destinasi