post image
Donald Trump
KOMENTAR

Nama bandara di Amerika Serikat jarang hanya sekadar label di papan keberangkatan. Fasilitas besar ini, yang mengangkut ribuan penumpang setiap tahun, dapat menjadi monumen publik, medan pertempuran partisan, dan perwakilan dari pertarungan atas ingatan, identitas, dan kekuasaan.

Simple Flying menyampaikan beberapa contoh yang sangat jelas, seperti Bandara Nasional Ronald Reagan Washington (DCA), penggantian nama paksa fasilitas tersebut.

Contoh penting lainnya termasuk penghapusan nama Pat McCarran dari bandara utama Las Vegas, yang diganti namanya menjadi Bandara Internasional Harry Reid (LAS), fasilitas lain yang telah berfungsi sebagai arena tempat politik bertemu sejarah penerbangan.

Kontroversi terbaru adalah tentang Bandara Internasional Palm Beach (PBI), yang baru-baru ini mendapat usulan untuk diganti namanya menjadi nama Presiden Donald Trump, sebuah langkah yang sesuai dengan pola yang jauh lebih panjang.

Masyarakat akan berdebat secara luas tentang siapa yang pantas mendapatkan kehormatan penamaan bandara, dan pada akhirnya, siapa yang berhak memutuskan nama apa yang akan dikaitkan oleh jutaan pelancong dengan sebuah fasilitas.

Apa Contoh yang Paling Terkenal?

Penggantian nama Bandara Nasional Washington menjadi Bandara Ronald Reagan pada tahun 1998 menuai kontroversi karena terasa lebih seperti campur tangan langsung pemerintah federal daripada penghormatan lokal.

Kongres, yang pada saat itu dikendalikan oleh Partai Republik, mendorong perubahan tersebut meskipun mendapat penentangan dari para pemimpin lokal di D.C. dan Virginia Utara. Penentangan juga datang dari Otoritas Bandara Metropolitan Washington (MWAA), menurut View From The Wing.

Para penentang berpendapat bahwa bandara tersebut sudah memiliki bobot historis sebagai "Nasional," dan bahwa Kongres mengesampingkan komunitas yang paling langsung terkena dampak keputusan tersebut. Sudut pandang buruh penerbangan membuat pertarungan semakin sengit.

Pemecatan lebih dari 11.000 pengontrol lalu lintas udara yang mogok kerja oleh Reagan pada tahun 1981 tetap menjadi trauma yang menentukan bagi banyak orang di industri ini. Itulah mengapa, beberapa dekade kemudian, banyak pelancong di wilayah Washington masih menyebut bandara tersebut sebagai DCA, menganggap nama itu sendiri sebagai pernyataan politik.

Bandara Apa Lagi yang Dinamai Berdasarkan Nama Politisi Besar?

Selain Bandara Nasional Reagan, AS memiliki tradisi panjang mengubah bandara menjadi monumen politik langsung. Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK) di New York diubah namanya menjadi Bandara Internasional John F. Kennedy setelah pembunuhannya, sementara Bandara LaGuardia (LGA) menghormati mantan Walikota New York Fiorello LaGuardia.

Bandara Internasional Washington Dulles (IAD) memperingati Menteri Luar Negeri John Foster Dulles, dan Bandara Internasional Houston George Bush (IAH) menghormati presiden ke-41, seorang warga asli Texas.

Namun, kasus-kasus modern yang paling kontroversial cenderung melibatkan penilaian ulang warisan politik. Bandara internasional utama yang melayani wilayah Las Vegas diubah namanya menjadi Bandara Internasional Harry Reid pada tahun 2021, setelah perdebatan panjang mengenai rekam jejak Pat McCarran, politisi yang namanya sebelumnya digunakan untuk fasilitas tersebut.

Selama waktu ini, investigasi mengungkapkan rekam jejak antisemitisme, rasisme, dan xenofobia yang luas yang menurut banyak orang tidak lagi mewakili kota atau nilai-nilainya.

Bandara utama Little Rock, Bandara Nasional Clinton (LIT), dinamai demikian pada tahun 2012, yang menuai keberatan luas dari para anggota parlemen Partai Republik. Di Houston, penamaan IAH untuk George H.W. Bush mengikuti upaya sebelumnya untuk menghormati anggota kongres kemanusiaan Mickey Leland.

Mengapa Trump Ingin Bandara Dinamai Atas Namanya?

Perdebatan di Bandara Internasional Palm Beach adalah versi terbaru dari argumen yang sudah sangat usang. Kecuali, kali ini, ada taruhan hukum dan operasional yang jauh lebih tajam. RUU HB 919 Florida berupaya mengganti nama Bandara Internasional Palm Beach menjadi Donald Trump, yang kediamannya di Mar-a-Lago membuatnya terkait erat dengan wilayah tersebut.

Para pendukung telah mencoba untuk membingkai langkah ini sebagai penghormatan langsung kepada presiden yang sedang menjabat dan salah satu penduduk paling terkenal dan berpengaruh di daerah tersebut. Para penentang langkah ini akan berpendapat bahwa negara bagian mengesampingkan kendali lokal atas bandara yang dikelola kabupaten dan menyuntikkan politik partisan nasional secara langsung ke dalam aset transportasi publik.

Gugatan yang diajukan oleh pilot George W. Poncy Jr. menambahkan dimensi praktis pada teka-teki ini.

Gugatan tersebut dilaporkan menantang biaya, implikasi keselamatan, masalah koordinasi, dan otoritas hukum di balik perubahan nama khusus ini. Hal itu membuat kasus Palm Beach lebih dari sekadar simbolis.

Seperti Reagan National, kasus ini mempertanyakan siapa yang berhak memberi nama bandara. Dengan cara yang mirip dengan situasi McCarran/Harry Reid, kasus ini mempertanyakan nilai-nilai politik apa yang dapat diwakili oleh sebuah nama.


Ini Lima Bandara AS dengan Jumlah Runway Terbanyak

Sebelumnya

Mahasiswa Asal Tiongkok Ditangkap karena Amati Pesawat Tanpa Izin

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Airport