post image
Ketua Umum DPN SPEDA, Fadli Rumakefing usai melantik Pengurus DPW SPEDA Jawa Tengah.
KOMENTAR

Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Solidaritas Pemuda Desa (SPEDA) resmi membentuk Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SPEDA Provinsi Jawa Tengah. Surat Keputusan (SK) kepengurusan diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPN SPEDA, Fadli Rumakefing, kepada Ketua Umum DPW SPEDA Jawa Tengah, Rijalul Ihsan, beserta jajaran pengurus inti dalam agenda yang berlangsung di Kota Semarang, Minggu, 19 Juli 2026.

Ketua Umum DPN SPEDA, Fadli Rumakefing, mengatakan pembentukan DPW SPEDA Jawa Tengah menjadi langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas keterlibatan generasi muda dalam pembangunan desa. Menurutnya, Jawa Tengah memiliki posisi penting karena jumlah desa yang besar serta potensi sumber daya manusia yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan nasional.

"Jawa Tengah memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan nasional. Kami meyakini bahwa Jawa adalah koentji. Ketika pemuda di Jawa mampu bergerak, berkolaborasi, dan berinovasi membangun desa, maka dampaknya akan menjadi penggerak kemajuan desa-desa di seluruh Indonesia. SPEDA hadir untuk memastikan pemuda menjadi pelaku utama, bukan hanya penonton dalam pembangunan desa," tegas Fadli Rumakefing.

Sementara itu, Ketua Umum DPW SPEDA Jawa Tengah, Rijalul Ihsan, menyatakan siap menjalankan amanah organisasi dengan membangun sinergi bersama pemerintah, masyarakat, komunitas, dan seluruh elemen pemuda desa di Jawa Tengah. Ia menegaskan, dalam waktu dekat DPW SPEDA Jawa Tengah akan memprioritaskan konsolidasi organisasi melalui pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

"Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Fokus pertama kami adalah segera mengonsolidasikan pembentukan DPC SPEDA di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah agar gerakan pemberdayaan pemuda desa dapat berjalan secara terstruktur, masif, dan berdampak langsung bagi masyarakat desa," ujar Rijalul Ihsan.

Melalui terbentuknya DPW SPEDA Jawa Tengah, organisasi menargetkan lahirnya berbagai program pemberdayaan pemuda desa yang berorientasi pada penguatan ekonomi desa, pengembangan UMKM, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta percepatan transformasi digital.

DPN SPEDA berharap kehadiran kepengurusan di Jawa Tengah dapat menjadi model pengembangan organisasi dalam mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing di tingkat nasional.


Jangan Ganggu Kami, Atau Kalian akan Celaka!

Sebelumnya

SDUWHV, Bukan Sekadar Visa, Ini Soal Harapan dan Keadilan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Nasional