post image
Ilustrasi: ZonaTerbang
KOMENTAR

Oleh: Jaya Supara, Pendiri Sanggar Pemelajaran Kemanusiaan

AGAR bisa lebih leluasa menunaikan tugas, Komisi Pemberantasan Korupsi seharusnya independen atau dalam bahasa awamnya “tidak punya atasan”.

Selama punya atasan maka seperti prajurit wajib patuh pada perintah Jenderal, pada hakikatnya jika punya atasan naja segenap petugas KPK hukumnya wajib patuh pada titah-perintah atasan.

Dapat dikatakan bahwa KPK mustahil bisa leluasa menunaikan tugas memberantas korupsi apabila punya atasan yang berhak membatalkan pelaksanaan tugas mereka.

Bahkan berhak secara prerogatif memecat petugas KPK mulai dari ujung kuku kaki sampai ke ujung rambut kepala. Maka jelas bahwa Das Sollen yang ideal adalah KPK seharusnya independen.

Tentu saja sebagai Das Sein, harapan semacam itu sangat tidak disukai oleh para koruptor.
Seharusnya para koruptor tidak perlu khawatir. Di sistem demokrasi otoriter,  an sich kalimat "KPK Seharusnya Independen" itu cuma mantra penenang rakyat.

Kayak tulisan "Jaga Kebersihan" di WC Umum. Dibaca, diangguki, lalu dilupakan demi dilanggar secara gelap-gelapan maupun terang-terangan. Habis gelap datanglah gelap.

Dulu KPK itu menyebalkan. Datang tiba-tiba, bawa borgol, kamera menyala. Sekarang sudah tobat. Sudah insaf. Sekarang kalau mau tangkap, harus rapat dulu. Harus izin dulu. Harus permisi dulu. Sopannya luar biasa. Bahkan kalau mau geledah, bisa janjian dulu biar berkasnya sempat di-shredder dan uangnya sempat jadi lantai marmer. Asal yang disidak adalah penguasa atau dekat dengan penguasa.

Hebatnya lagi, sekarang koruptor bisa jadi komisaris. Bisa jadi penasihat. Bisa jadi staf ahli . Bisa jadi penceramah anti-korupsi. Transformasi karier yang luar biasa. Dari merampok negara, sekarang mengajari negara cara tidak dirampok. Ironi yang indah.

Buat para koruptor senior, terima kasih sudah mengajarkan kita filsafat baru yakni korupsi itu bukan kejahatan, tapi "biaya siluman pembangunan". Tanpa para koruptor, mana ada proyek mangkrak yang bisa jadi tempat foto prewedding?

Jadi tolong, para koruptor aktual dan potensial tertawalah yang lepas. Tertawa sepuasnya. Karena setiap kali rakyat bilang "KPK harus independen", justru para koruptur lah yang paling independen. Independen dari rasa takut, independen dari borgol, independen dari penjara.

KPK seharusnya independen? Tenang, para koruptor sudah independen duluan.

 


Menelusuri Infinitas

Sebelumnya

Menghayati “Fastabiqul Khoirot”

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Jaya Suprana