Isi Pertemuan: Pertemuan tatap muka pertama setelah Donald Trump kembali menduduki kursi kepresidenan AS untuk periode keduanya. Pembicaraan berfokus pada pemulihan komunikasi tingkat tinggi dan penjadwalan ulang kunjungan kenegaraan timbal balik guna meredakan tensi persaingan teknologi dan geopolitik baru.
Momen Penting: Pertemuan di Busan ini menjadi titik temu rekonsiliasi awal yang mendinginkan suasana setelah sempat terjadi dinamika transisi kepemimpinan di Washington, sekaligus meresmikan undangan bagi Trump untuk melawat kembali ke Beijing.
7. Kunjungan Kenegaraan ke Beijing, China (Mei 2026)
Waktu: 13–15 Mei 2026
Tempat: Beijing, China
Isi Pertemuan: Kunjungan kenegaraan resmi Trump ke China dalam masa jabatan kedua. Agenda utama mencakup stabilitas hubungan strategis jangka panjang, isu geopolitik global termasuk perang di Iran, serta rantai pasok teknologi global.
Momen Penting: Kedua pemimpin sepakat menetapkan kerangka hubungan baru yang disebut sebagai "Constructive Strategic and Stable Relationship". Selain upacara militer di Great Hall of the People, Trump dan Xi juga menyempatkan diri berjalan-jalan bersama di kompleks bersejarah Temple of Heaven (Kuil Langit).
8. KTT Washington DC, Amerika Serikat (September 2026)
Waktu: September 2026
Tempat: Washington DC, Amerika Serikat
Isi Pertemuan: Kunjungan balasan Presiden Xi Jinping ke Amerika Serikat. Pertemuan ini membahas isu-isu krusial dan sensitif seperti perpanjangan gencatan senjata tarif dagang, regulasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), pembatasan ekspor semikonduktor, dinamika Selat Taiwan, serta pencegahan aliran prekursor fentanil.
Momen Penting: Pertemuan di Washington ini menarik perhatian dunia karena dihadiri oleh jajaran petinggi teknologi global papan atas (termasuk CEO dari Nvidia, OpenAI, Google, Tesla, hingga Apple) dalam jamuan makan malam kenegaraan eksklusif, menandai perpaduan unik antara diplomasi tingkat tinggi negara adidaya dan dominasi sektor industri teknologi masa depan.
Intinya, dari riwayat pertemuan demi pertemuan ini dapat kita simpulkan bahwa hubungan antara Donald Trump dan Xi Jinping dicirikan oleh pendekatan transaksional yang unik.
Unik karena memadukan ancaman sanksi ekonomi dan tarif yang keras dengan diplomasi personal yang cair melalui jamuan makan malam kenegaraan serta kunjungan simbolis ke situs-situs bersejarah.



KOMENTAR ANDA