post image
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam wawancara dengan Fox News.
KOMENTAR

Pemerintah Republik Islam Iran sama sekati tidak berencana menggantung demonstran di depan publik. 

Hal ini ditegaskan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam wawancara dengan media AS, Fox News. 

Presiden AS Donald Trump sebelumnya berkali-kali mengatakan, AS akan menyerang Iran bila demonstran yang melakukan protes digantung oleh pemerintah. Pasukan untuk menyerang Iran sudah disiapkan. Namun di detik-detik terakhir, serangan dibatalkan karena Iran tidak jadi menggantung demonstran.    

Menlu Araghchi dalam wawancara dengan Fox News itu menegaskan bahwa Iran memang sama sekali tidak punya rencana menggantung demonstran. 

“Tidak ada rencana menggantung (demonstran), hari ini, besok, atau kapan pun. Saya dapat mengatakan kepada Anda, dan saya yakin tentang itu, bahwa tidak ada rencana menggantung (demonstran) sama sekali,” katanya. 

Dia menjelaskan bahwa selama tiga hari pada faktanya pemerintah Iran berperang melawan teroris, bukan melawan demonstran yang protes. 

“Ini cerita yang sama sekali berbeda,” tegasnya. 

Dia juga menjelaskan fakta yang sangat penting yakni tentang upaya teroris meningkatkan jumlah korban tewas di tengah demonstrasi menentang kenaikan harga yang dipicu nilai tukar mata uang Iran terhadap dolar AS.

“Mereka (teroris) mulai menembaki rakyat, dengan satu alasan, mereka ingin menambah jumlah kematian. Mengapa? Karena Presiden Trump telah mengatakan, bila ada pembunuhan, dia akan mengintervensi. Mereka (teroris) ingin menarik dia terlibat dalam konflik ini. Itu adalah rencana Israel,” urai Menlu Araghchi.

Menlu Iran juga mengatakan bahwa korban tewas sejak demonstrasi berlangsung pada 28 Desember 2025 hanya berkisar beberapa ratus orang. Bukan ribuan seperti yang selama ini dipropagandakan pihak Barat. 

“Jumlah korban tewas, walaupun mereka (teroris) berusaha meningkatkannya hanya beberapa ratus. Jumlah pasti akan segera diumumkan pemerintah kami,” demikian Menlu Araghchi.

 

 


Prabowo: 'Board of Peace' Peluang Ciptakan Perdamaian

Sebelumnya

Prabowo Tandatangani Piagam ‘Board of Peace’ untuk Perdamaian Abadi Gaza

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Politik Global