Akhirnya pemerintah Spanyol mengambil langkah yang lebih berani dalam menentang arogansi Israel. Perdana Menteri Pedro Sanchez menarik pulang Duta Besar Spanyol dari Israel.
Untuk selanjutnya, Kedubes Spanyol di Tel Aviv akan dipimpin diplomat setingkat kuasa usaha.
Keputusan ini diambil hari Rabu kemarin, 11 Maret 2026.
“Atas usulan Menteri Luar Negeri, Uni Eropa dan Kerja Sama, dan setelah pertimbangan Dewan Menteri pada pertemuan tanggal 10 Maret 2026, dengan ini saya memerintahkan pengakhiran penunjukan Ibu Ana María Sálomon Pérez sebagai Duta Besar Spanyol untuk Negara Israel,” demikian bunyi pengumuman resmi tersebut.
Pedro Sanchez merupakan salah satu dari sedikit pemimpin sayap kiri di Eropa yang mengutuk serangan AS-Israel terhadap Iran sebagai “tidak dapat dibenarkan”.
Dia juga telah menegaskan, negaranya tidak dalam posisi ikut berperang.
Pemerintah Sanchez juga merupakan salah satu dari sedikit negara Eropa yang secara konsisten mengutuk tindakan Israel di Gaza.
Pada bulan Oktober, parlemen Spanyol menyetujui pengesahan undang-undang embargo senjata total terhadap Israel, yang secara permanen melarang penjualan senjata, teknologi dwiguna, dan peralatan militer sebagai tanggapan terhadap genosida.


KOMENTAR ANDA