post image
KOMENTAR

Pada akhirnya, pertanyaannya bukan siapa paling kuat, tetapi siapa paling tahan terhadap konsekuensi. Jika Selat Hormuz tertutup, kapal berhenti, dan harga energi melonjak, dampaknya akan terasa dari Washington hingga Jakarta.

Dunia bukanlah proyek properti yang bisa ditutup dengan satu transaksi. Ia adalah jaringan saling ketergantungan. Dan dalam jaringan itu, satu keputusan berbasis intimidasi dapat berubah menjadi krisis global yang berlangsung bertahun-tahun.


Kemlu RI Sikapi Kondisi Terakhir di Yaman: Hentikan Serangan Houthi

Sebelumnya

Republik Guinea: Dukungan Kami pada Maroko Sahara Tidak Goyah

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Dunia