post image
Ilustrasi AI
KOMENTAR

Boeing 777-300ER yang dioperasikan Air France 25 dari Bandara Internasional Los Angeles (LAX)  menuju Bandara Paris Charles de Gaulle (CDG) hampir saja bertabrakan dengan Gulfstream G650ER yang saja mendarat dari Bandara Internasional San Francisco (SFO). 

Ketika peristiwa ini terjadi, Rabu, 8 April, sebenarnya pengontrol lalu lintas udara telah memberi izin lepas landas kepada Air France. Namun Gulfstream yang tidak memiliki izin, berbelok ke landasan pacu.

Insiden ini sekarang sedang diselidiki oleh Administrasi Penerbangan Federal, dan rekaman audio yang diperoleh NBC4 mencatat bahwa pesawat tersebut harus membatalkan lepas landasnya saat masih berada di landasan pacu. Pilot menerima peringatan tentang pelanggaran tersebut oleh lampu peringatan landasan pacu.

Pilot Gulfstream diinstruksikan untuk berhenti di landasan pacu 24L, yang telah diakui; namun, ia tetap melewati garis berhenti di salah satu bandara tersibuk di Amerika. Pesawat Air France 777 mampu mengurangi kecepatan dengan aman dan akhirnya mencoba lepas landas kembali tanpa insiden.

Tidak ada penumpang yang terluka dalam insiden tersebut, dan kejadian nyaris celaka ini masih dalam penyelidikan FAA.

Peristiwa ini terjadi hanya beberapa minggu setelah insiden fatal di Bandara LaGuardia (LGA), di mana penerbangan Air Canada Express bertabrakan dengan truk pemadam kebakaran bandara, saat pesawat tersebut hendak mendarat dari Montreal.

Penerbangan Air France 25 Tertunda Singkat

Menurut Flightradar24, Air France mengoperasikan beberapa penerbangan harian antara Los Angeles dan Paris, dan penerbangan Air France 25 berangkat pada sore hari, dijadwalkan untuk lepas landas pukul 18.25. Dilayani oleh pesawat 777-300ER milik maskapai, penerbangan ini memakan waktu sekitar sepuluh jam ke ibu kota Prancis.

Pesawat tersebut berangkat dari gerbang pada pukul 18.45 dan melaju ke landasan pacu 24L untuk bersiap lepas landas. Saat pesawat diizinkan lepas landas, pesawat mulai berakselerasi ketika Gulfstream secara keliru melintasi garis batas berhenti. Pilot di pesawat Air France dengan cepat bereaksi dan mampu mengurangi kecepatan serta menghindari tabrakan.

Setelah landasan pacu dinyatakan aman, pesawat Air France mencoba lepas landas lagi dan segera mengudara. Penerbangan tersebut melanjutkan perjalanan ke Paris dan tiba sembilan jam 57 menit kemudian, mendarat kembali di Eropa sekitar pukul 13.42.

Hanya satu jam setelah insiden Air France dan Gulfstream, penerbangan Frontier Airlines juga hampir mengalami kecelakaan di LAX, ketika pilot Airbus A321 harus mengerem mendadak karena dua truk servis menghalangi jalur maskapai penerbangan berbiaya sangat rendah tersebut.

Insiden ini juga telah dilaporkan ke FAA dan masih dalam penyelidikan.


Pria Nekat Rusak Pesawat Hercules AS Pakai Kapak

Sebelumnya

Di LaGuardia Sudah Sering Nyaris Celaka

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Airport