Sebuah jet tempur F-35 Lightning II AS terpaksa melakukan pendaratan darurat di pangkalan udara AS di Timur Tengah saat sedang “menjalankan misi tempur di atas Iran.” Informasi ini disampaikan juru bicara Komando Pusat AS (CENTCOM), Kapten Tim Hawkins.
“Pesawat mendarat dengan selamat, dan pilot dalam kondisi stabil. Insiden ini sedang diselidiki,” ujar Hawkins dikutip dari The Aviationist.
Koresponden CNN, Haley Britzky dan Oren Liebermann, mengutip dua sumber yang mengetahui masalah ini, mengatakan bahwa F-35 “terkena tembakan yang diyakini berasal dari Iran.”
Jika dikonfirmasi, insiden ini akan menjadi kejadian pertama pesawat berawak AS yang terkena tembakan Iran sejak dimulainya Operasi Epic Fury pada 28 Februari 2026. Kerugian pesawat sejauh ini adalah tiga F-15E Strike Eagle yang hilang akibat tembakan kawan di Kuwait dan sebuah KC-135 yang hilang di Irak setelah insiden di udara yang belum jelas.
Selain itu, insiden ini mungkin merupakan pertama kalinya sebuah F-35 Lightning II terkena tembakan musuh. Keadaannya belum jelas saat ini dan, tanpa detail lebih lanjut, diskusi apa pun tentang penyebabnya akan menjadi spekulasi belaka.
Sebuah video telah dengan cepat dirilis melalui Kantor Berita Fars Iran oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), yang mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut. Video tersebut, yang keasliannya belum dapat dipastikan, menunjukkan rudal permukaan-ke-udara mengenai F-35, tampaknya di sisi kiri.
Video berakhir tepat setelah ledakan, dengan bingkai terakhir menunjukkan apa yang mungkin merupakan kebocoran cairan, selain jejak panas mesin. Jika video tersebut otentik, ini bisa menunjukkan bahwa kerusakan tidak kritis, sehingga memungkinkan pilot untuk mencapai pangkalan udara sekutu.
Namun, perlu dicatat bahwa kelompok-kelompok Iran dengan cepat mengklaim tanggung jawab atas penembakan jatuh F-15E dan insiden KC-135, yang keduanya tidak dikaitkan dengan tembakan musuh.
Sementara itu, CENTCOM menolak untuk mengkonfirmasi apakah laporan tentang F-35 yang terkena tembakan Iran itu akurat.



KOMENTAR ANDA