Presiden AS Donald Trump kembali membuat pernyataan mengagetkan. Kali ini dia mengatakan melalui Truth Social bahwa Iran bukan lagi musuh AS setelah kematian pemimpinnya. Adapun musuh yang harus dihadapi AS adalah Partai Demokrat yang dinilainya kiri radikal dan sangat tidak kompeten.
Pernyataan Trump ini mungkin sekali berkaitan dengan upaya untuk mempertahankan komposisi Kongres AS menjelang pemilu sela bulan November nanti.
“Sekarang dengan kematian Iran, musuh terbesar Amerika adalah Partai Demokrat Kiri Radikal yang Sangat Tidak Kompeten! Terima kasih atas perhatian Anda pada masalah ini. Presiden DJT.”
Sementara itu perang di Iran belum sepenuhnya dapat dikatakan berakhir. Iran masih memberikan perlawanan yang signifikan dengan mengirimkan rudal-rudalnya ke jantung Israel di Tel Aviv. Bahkan, Iran telah menembakkan rudah balistik dengan jarak tembak 4.000 kilometer ke Pangkalan Diego Garcia di Samudera India.
Selain itu, 13 anggota militer AS dilaporkan tewas, dan Pentagon diam-diam sedang menyusun rencana invasi darat. Lalu, harga minyak di pasar dunia saat ini mencapai $111 per barel.
“Presiden Amerika Serikat baru saja bangun pagi Minggu ini dan memberi tahu dunia bahwa musuh sebenarnya Amerika bukanlah Iran. Itu adalah Partai Demokrat. Itu kira-kira setengah dari populasi Amerika. Itu adalah tetangga Anda, anggota keluarga Anda, rekan kerja Anda yang memilih berbeda dari yang diinginkan Donald Trump,” tulis akun FB Really American mengomentari pernyataan gokil Trump itu.
“Ini adalah presiden yang telah mengancam jurnalis dengan tuntutan pidana karena meliput perangnya. Yang telah mengerahkan FCC untuk menindak jaringan penyiaran yang tidak patuh. Siapa yang telah memberi wewenang kepada FBI untuk membeli data lokasi warga Amerika tanpa surat perintah? Siapa yang telah memberikan kontrak miliaran dolar kepada Palantir untuk membangun infrastruktur pengawasan yang ditujukan kepada orang-orang yang dianggapnya sebagai musuh?” sambung akun itu lagi.
“Dan dia baru saja memberi tahu Anda, dengan kata-katanya sendiri, siapa musuh-musuh itu. Ini tidak normal. Ini bukan politik seperti biasa. Baca postingan itu lagi dan tanyakan pada diri Anda sendiri di mana ini akan berakhir,” demikian Really American.



KOMENTAR ANDA