post image
Foto: Simple Flying
KOMENTAR

Maskapai anyar dari Vietnam, Sun PhuQuoc Airways, akan mengakuisisi delapan pesawat Airbus A330 bekas American Airlines yang telah disimpan di gurun selama lebih dari enam tahun.

Pesawat-pesawat berbadan lebar ini secara kontroversial dipensiunkan oleh American Airlines selama pandemi COVID dan tetap disimpan di Roswell International Air Center di New Mexico, meskipun dilaporkan masih dalam kondisi layak terbang.

Awalnya dikirim ke US Airways, pesawat-pesawat ini baru berusia 12–13 tahun, yang berarti mereka telah menghabiskan sekitar setengah dari masa operasionalnya di darat. Pesawat-pesawat ini telah dimodifikasi dengan kabin ekonomi premium dan bisnis baru hanya beberapa tahun sebelum American Airlines mempensiunkannya, memberi Sun PhuQuoc akses ke produk premium di dalam pesawat yang hampir sempurna.

Seperti yang dilaporkan oleh akun X Fahadnaimb, delapan pesawat berbadan lebar Airbus akan mulai meninggalkan penyimpanan di gurun pasir musim panas ini, dengan pengiriman ke Sun PhuQuoc dijadwalkan dari Juni 2026 hingga April 2027.

Maskapai ambisius ini, yang baru memulai operasinya pada November 2025, menjadi terkenal secara internasional pada bulan Februari setelah mengajukan kesepakatan senilai $22,5 miliar yang memecahkan rekor untuk hingga 40 pesawat Boeing 787-9 Dreamliner.

Nomor Registrasi, Nomor Ekor, Tanggal Pengiriman dan Usia

1417 — N287AY — 15 Juni 2026 — 12 tahun, 10 bulan
1415 — N286AY — 15 Juli 2026 —12 tahun, 11 bulan
1441 — N288AY — 15 September 2026 — 12 tahun, 8 bulan
1480 — N290AY — 15 Desember 2026 — 12 tahun, 4 bulan
1455 — N289AY — 10 Januari 2027 — 12 tahun, 6 bulan
1502 — N291AY — 10 Februari 2027 — 12 tahun, 1 bulan
1512 — N292AY — 12 Maret 2027 — 12 tahun, 0 bulan bulan
1526 — N293AY — 13 April 2027 — 11 tahun, 11 bulan

*Data dari Planespotters.net

Kedelapan pesawat A330-200 diterbangkan ke Roswell, New Mexico, pada awal Maret 2020, dan merupakan salah satu dari 24 pesawat A330 yang dipangkas oleh American Airlines pada awal pandemi. Pesawat ini dapat menampung hingga 247 penumpang dalam konfigurasi tiga kelas, termasuk 20 pod Kelas Bisnis dengan tata letak herringbone terbalik, 21 kursi ekonomi premium yang dapat direbahkan, dan 206 kursi ekonomi.

Dengan tingkat keausan dan pemanfaatan yang relatif rendah, Sun PhuQuoc kini dapat dengan cepat memasuki pasar internasional premium tanpa menunggu kedatangan armada 787 Dreamliner-nya. Maskapai penerbangan Vietnam ini kemungkinan tidak akan menerima pengiriman 787 pertamanya sebelum tahun 2030, dengan pesawat A330 bertindak sebagai armada jembatan yang ideal.

Produk Berkualitas di Dalam Pesawat

Tak lama sebelum masa pensiunnya pada tahun 2020, American menyelesaikan program retrofit untuk mengubah kabin armada Airbus A330-nya. Fitur unggulannya adalah kabin Premium Economy khusus, yang menampilkan 21 kursi bergaya sandaran dalam konfigurasi 2-3-2, menawarkan jarak antar kursi 38 inci dan lebar 18,5 inci.

Kabin bisnis dilengkapi dengan 20 pod Safran Cirrus reverse-herringbone, yang menawarkan akses langsung ke lorong bagi setiap penumpang dan memiliki kemampuan berbaring sepenuhnya. Pada saat masa pensiunnya, jet-jet tersebut baru berusia enam atau tujuh tahun, tetapi American akhirnya memutuskan untuk tidak mengaktifkannya kembali. Kedelapan pesawat tersebut awalnya bergabung dengan US Airways mulai tahun 2013 tetapi segera beralih ke armada American setelah keduanya bergabung pada tahun 2015.

Semua Tentang Sun PhuQuoc

Sun PhuQuoc adalah maskapai penerbangan terbaru Vietnam dan telah beroperasi selama lebih dari enam bulan. Maskapai ini menerima Sertifikat Operator Udara (AOC) pada September 2025 sebelum meluncurkan layanan domestik pertamanya pada November. Saat ini, maskapai ini mengoperasikan armada Airbus A320 sepenuhnya, yang terdiri dari dua A320neo, dua A321-200, dan enam A321neo.

Maskapai ini pada akhirnya berencana untuk menghubungkan Vietnam dengan kota-kota besar di seluruh Asia, Eropa, Timur Tengah, dan Oseania, termasuk destinasi seperti Frankfurt (FRA), Istanbul (IST), Paris (CDG), dan Sydney (SYD). Dengan kedatangan A330 pertamanya pada musim panas ini, maskapai ini dapat melanjutkan rencana ekspansi ambisiusnya sebelum pengiriman Dreamliner.

Sun PhuQuoc adalah divisi penerbangan dari Sun Group, salah satu perusahaan paling berpengaruh di Vietnam. Melalui pertumbuhan armada yang pesat dan produk penerbangan berkualitas, maskapai ini bertujuan untuk mengubah pulau Phu Quoc menjadi gerbang bintang lima global. Bagian penting dari proyek ini adalah transformasi Bandara Internasional Phu Quoc (PQC), yang saat ini sedang mengembangkan landasan pacu kedua dan memperluas fasilitas terminalnya.


Rupiah Lemah sebagai Momentum: Memaksa Industri Pulang ke Rumah

Sebelumnya

Pesawat Terlalu Berat, Lima Penumpang Diminta Keluar

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel AviaNews