Hainan Ausca International Grain & Oil Co., Ltd. menjadi salah satu mercusuar keberhasilan industrial di Pelabuhan Perdagangan Bebas (FTP) Hainan. Industri pengolahan cooking oil ini mencatatkan pertumbuhan luar biasa dalam usianya yang masih terbilang muda.
Delegasi Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) yang sedang berada di Provinsi Hainan mengunjungi fasilitas Ausca pada Kamis, 16 Juli 2026.
Pembangunan fasilitas Ausca sendiri dimulai tahun 2020, di era pandemi Covid019. Sebagai salah satu proyek strategis di kawasan tersebut, fasilitas ini dirancang untuk memanfaatkan ekosistem perdagangan bebas Hainan yang mulai berkembang pesat untuk memperkuat rantai pasok industri pangan global.
Sebagai unit pengolahan modern, Ausca mengandalkan bahan baku berkualitas tinggi yang didatangkan dari berbagai negara. Perusahaan ini secara konsisten memproses beragam komoditas seperti kacang-kacangan dari Brasil hingga granola dari Kanada untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.
Kinerja operasional perusahaan sejak 2021 hingga 2025 menunjukkan tren kenaikan yang sangat signifikan di hampir seluruh indikator. Volume pemrosesan, yang pada tahun 2021 baru mencapai 190.000 ton, melonjak tajam hingga mencapai 1,58 juta ton pada tahun 2025.
Peningkatan produktivitas ini berbanding lurus dengan nilai produksi perusahaan. Dalam catatan laporan, nilai produksi Ausca tumbuh dari 1,08 miliar Yuan pada tahun 2021 menjadi 6,83 miliar Yuan pada tahun 2025, yang membuktikan efektivitas model bisnis mereka.
Pertumbuhan ini tidak terlepas dari pemanfaatan kebijakan strategis yang tersedia di Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan. Ausca berhasil mengoptimalkan kebijakan seperti pembebasan bea masuk 30 persen untuk nilai tambah pemrosesan serta insentif pajak penghasilan perusahaan sebesar 15 persen bagi sektor strategis.
Selain insentif pajak, keberhasilan Ausca juga didukung oleh infrastruktur logistik dan sistem keuangan yang efisien.
Ketua JMSI Kalimantan Tengah, Julius Marulitua Sinaga, yang ikut dalam rombongan JMSI memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian perusahaan. Ia memuji kinerja Ausca yang dinilai sangat mengesankan, mengingat seluruh kemajuan tersebut dicapai dalam waktu kurang dari lima tahun sejak fasilitas tersebut dibangun.
Melalui integrasi kebijakan fiskal, teknologi logistik, dan manajemen rantai pasok yang unggul, Hainan Ausca telah membuktikan perannya sebagai penggerak ekonomi di wilayah tersebut. Keberhasilan ini menjadi model bagi perusahaan lain yang beroperasi dalam ekosistem perdagangan bebas di Hainan.
Ke depan, dengan infrastruktur yang terus disempurnakan dan jalur logistik darat-laut baru, Ausca diprediksi akan terus memperkuat posisi dominannya di pasar internasional. Kunjungan JMSI ini semakin mengukuhkan reputasi perusahaan sebagai salah satu institusi paling sukses di zona perdagangan bebas tersebut.




KOMENTAR ANDA