post image
KOMENTAR

Robot penjelajah Bulan Chang'e-6 milik China mendarat dengan sukses di sisi jauh Bulan pada Minggu (2/6).

Badan Antariksa Nasional China (CNSA) mengungkap lokasi spesifik pendaratan Chang'e-6 di bagian timur laut cekungan Kutub Selatan-Aitken pada pukul 06.03 waktu Beijing.

"Chang'e-6 akan segera mulai mengumpulkan sampel batuan dari cekungan Bulan tertua sebelum kembali ke Bumi," ungkap laporan tersebut.

South China Morning Post melaporkan bahwa pendaratan Chang'e-6 menjadi capaian kedua misi Bulan China yang berhasil.

China pertama kali mencapai prestasi bersejarah ini pada tahun 2019 dengan penjelajah ruang angkasa Chang'e-4.

Misi tersebut bertujuan untuk mengambil sampel dan mengirimkannya kembali ke Bumi, sehingga memberikan para peneliti pandangan jarak dekat pertama mengenai material dari area bulan ini.

Program penjelajah bulan merupakan bagian dari meningkatnya persaingan dengan Amerika Serikat dan negara lain, termasuk Jepang dan India.

China telah menempatkan stasiun ruang angkasanya di orbit dan secara teratur mengirimkan awaknya ke sana.

Beijing berencana mengirim manusia ke Bulan sebelum tahun 2030, menjadikannya negara kedua setelah AS yang melakukannya.
 


Indonesia dan Tiongkok Tingkatkan Kerjasama Teknologi Tinggi dan AI

Sebelumnya

Chandrayaan-3 Raih Penghargaan, Pertama yang Mendarat di Kutub Selatan Bulan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Tech