post image
Ilustrasi
KOMENTAR

Pesawat-pesawat milik NORAD diperkirakan akan segera tiba di Pangkalan Antariksa Pituffik di Greenland untuk serangkaian kegiatan yang telah lama direncanakan.

Menurut Euro Asian Times, Markas North American Aerospace Defense Command (NORAD) atau Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara mengunumkan hal ini pada hari Senin, 19 Januari 2026.

NORAD yang bertanggung jawab untuk mempertahankan wilayah udara Amerika Utara menekankan bahwa pengerahan tersebut bersifat rutin, sepenuhnya terkoordinasi dengan Denmark, dan pihak berwenang di Greenland juga telah diinformasikan.

“Mereka akan mendukung berbagai kegiatan NORAD yang telah lama direncanakan, berdasarkan kerja sama pertahanan yang berkelanjutan antara Amerika Serikat dan Kanada, serta Kerajaan Denmark,” kata NORAD.

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa NORAD “secara rutin melakukan operasi berkelanjutan dan tersebar dalam pertahanan Amerika Utara.”

NORAD, sebuah komando dwinegara AS dan Kanada, menggunakan jaringan sensor berbasis ruang angkasa, udara, dan darat, pesawat tanker pengisian bahan bakar udara ke udara, dan pesawat tempur yang siaga, dikendalikan oleh jaringan komando dan kendali mutakhir untuk mendeteksi, mencegah, dan mempertahankan ancaman udara.

Waktu pengumuman tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah meningkatnya ketegangan dan ancaman Trump untuk merebut kendali Greenland, wilayah Arktik otonom di bawah kedaulatan Denmark.

NORAD & Greenland

Pada awal November 2025, Angkatan Udara AS Wilayah Utara atau U.S. Air Forces Northern (AFNORTH), bekerja sama dengan Denmark dan dikoordinasikan oleh NORAD, mengadakan latihan operasional dinamis di Pangkalan Luar Angkasa Pituffik.

Latihan tersebut menyoroti peran penting Greenland dalam pertahanan Amerika Utara dan menekankan pentingnya peningkatan kesiapan operasional Arktik.

Personel dan pesawat dari berbagai unit Garda Nasional Udara AS, termasuk KC-135 Stratotanker, F-35, dan F-16, dikerahkan ke lokasi penting di Greenland. Langkah ini dirancang untuk menguji tingkat kesiapan dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan pasukan Denmark melalui latihan bersama.

“Latihan ini menunjukkan kemampuan kami untuk mengerahkan pasukan dengan cepat dan efisien ke Arktik, menunjukkan kemampuan adaptasi yang diperlukan untuk beroperasi di lingkungan yang unik dan menantang ini,” kata Letnan Jenderal Luke Ahmann, Komandan Komando Pertahanan Udara Amerika Utara Wilayah Kontinental AS – Angkatan Udara ke-1 (Angkatan Udara Utara dan Angkatan Udara Luar Angkasa). 

“Namun yang lebih penting, latihan ini menyoroti kekuatan kemitraan kami dengan Kerajaan Denmark. Kami sangat menghargai kolaborasi mereka dan dukungan penting yang mereka berikan, khususnya komitmen Angkatan Udara Kerajaan Denmark terhadap kemampuan pencarian dan penyelamatan di wilayah ini. Kemitraan mereka sangat penting untuk memastikan keselamatan dan keamanan operasi di Arktik,” sambungnya.

Pesawat NORAD mendukung Angkatan Udara Denmark dalam menjaga kesiapan konstan untuk operasi Pencarian dan Penyelamatan (SAR). Pesawat Bombardier Challenger 604 khusus Denmark dan personelnya menyediakan cakupan SAR, kemampuan vital dalam kondisi Arktik yang menantang.

Lokasi strategis Greenland menjadikannya sangat penting untuk pertahanan Amerika Utara. Sejak Juni tahun lalu, Komando Utara AS telah mengambil alih tanggung jawab untuk mempertahankan tanah air dari ancaman Greenland.

Dari perspektif NORAD, latihan gabungan antara AS, Kanada, Denmark, dan Greenland berkontribusi pada keamanan kolektif kita. Latihan ini hanyalah salah satu contoh penguatan keamanan Arktik dan memastikan kemampuan NORAD untuk memantau dan menanggapi ancaman secara efektif.

“Jadwal yang singkat menghadirkan tantangan unik,” kata Mayor Daniel Schoettle, Kepala Rencana Kontingensi Operasi CONR-1AF (AFNORTH & AFSPACE). 

“Membangun lokasi operasi garis depan dalam hitungan hari, mulai dari mengoordinasikan pergerakan personel dan peralatan hingga memastikan dukungan yang memadai di lapangan, membutuhkan perencanaan yang cermat dan pelaksanaan yang lancar. Keberhasilan latihan ini menunjukkan kemampuan dan dedikasi luar biasa dari para penerbang kami dan kekuatan kemitraan kami dengan Kerajaan Denmark,” sambungnya.

“Menabrak” Pesawat

NORAD kembali menjadi berita tahun lalu pada bulan Desember!

Pada Desember 2025, NORAD mengerahkan jet F-16 untuk mencegat pesawat penerbangan sipil setelah memasuki wilayah udara Pembatasan Penerbangan Sementara (TFR) di atas Palm Beach, Florida.

“Pagi ini, sebuah F-16 NORAD mencegat sebuah pesawat yang memasuki wilayah udara terlarang di atas Palm Beach,” demikian pernyataan yang diposting di halaman X NORAD. “Situasi tersebut diselesaikan dengan aman,” kata komando tersebut.

F-16 NORAD melakukan manuver “headbutt”, sebuah prosedur standar di mana jet tempur terbang sangat dekat di depan pesawat yang melanggar untuk memberi sinyal visual bahwa perlu mengubah arah.

Manuver “Headbutt”


Prabowo: 'Board of Peace' Peluang Ciptakan Perdamaian

Sebelumnya

Prabowo Tandatangani Piagam ‘Board of Peace’ untuk Perdamaian Abadi Gaza

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Politik Global