post image
Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard (tengah) didampingi Direktur FBI Kash Patel (kiri) dan Direktur CIA John Ratcliffe dalam rapat di Kongres, Kamis, 19 Maret 2026.
KOMENTAR

Amerika Serikat dan Israel dipastikan memiliki tujuan yang berbeda dalam perang di Iran. Hal ini disampaikan oleh Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard dalam pertemuan dengan Komite Intelijen DPR AS, salah satu chamber dari Kongres AS, Kamis, 19 Maret 2026.

“Tujuan yang telah diuraikan oleh Presiden  berbeda dari tujuan yang telah diuraikan oleh pemerintah Israel,” ujar Gabbard menjawab pertanyaan Anggota Kongres Joaquin Castro dari Partai Demokrat asal Texas.

Ketika ditanya lebih lanjut, Gabbard mengatakan, pemerintah Israel fokus untuk melumpuhkan kepemimpinan Iran dan membunuh beberapa anggota pemerintahan dimulai dari menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. 

Sementara Trump mengatakan bahwa tujuan dari serangan AS terhadap Iran adalah untuk menghancurkan kemampuan Iran memproduksi dan meluncurkan misil balistik, juga menghancurkan Angkatan Laut Iran.

Pernyataan Gabbard menyusul kepergian ajudan kontra-terorisme utamanya, Joe Kent, yang secara terbuka menyatakan penentangannya terhadap perang di Iran dan mengklaim bahwa Israel menekan AS untuk mengambil tindakan tegas.

Joe Kant jugamengatakan bahwa Iran “tidak menimbulkan ancaman langsung” bagi AS. 

Adapun Direktur CIA John Ratcliffe dalam sidang yang sama mengatakan bahwa Israel memulai perang dengan tujuan yang lebih luas daripada AS.

“Tujuan presiden sehubungan dengan Operasi Epic Fury tidak termasuk perubahan rezim. Itu mungkin berbeda dari tujuan Israel,” kata Ratcliffe.

Direktur FBI Kashyap Pramod Vinod Kash Patel juga hadir dalam pertemuan yang dilakukan untuk menyelidiki sejauh mana keterlibatan AS dalam kehancuran di Iran yang dimulai pada 28 Februari 2026 lalu.

Tentang perbedaan tujuan AS dan Israel dalam perang melawan Iran telah disampaikan Donald Trump  dalam pembicaraan dengan wartawan di Air Force One pada hari Minggu lalu, 15 Maret 2026. 

Tujuan Israel, kata Trump, mungkin “sedikit berbeda” dari tujuannya.

“Anda tahu, mereka ada di sana, dan kita sangat jauh,” ujar Trump.


Kelompok Perlawanan Irak Serang Pangkalan AS di Harir

Sebelumnya

Prabowo: Poin 19 dan 20 Rencana Komprehensif yang Ditawarkan Trump Buka Peluang Kemerdekaan Palestina

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Dunia