post image
USS John F. Kennedy
KOMENTAR

Perbedaan antara kelas Ford dan Nimitz menjadi lebih jelas ketika melihat lebih dari sekadar jumlah pesawat yang dikerahkan dan berfokus pada output operasional. Meskipun kelas Ford dapat membawa hingga sekitar 90 pesawat dibandingkan dengan kelas Nimitz yang sekitar 85, keunggulan sebenarnya terletak pada produksi sorti. USS Gerald R. Ford dirancang untuk menghasilkan sekitar 160 sorti per hari dalam kondisi normal dan hingga 270 selama operasi darurat. Sebagai perbandingan, kapal induk kelas Nimitz biasanya mengelola sekitar 120 sorti per hari dalam kondisi serupa. Kesenjangan ini menyoroti bagaimana teknologi yang lebih baru memungkinkan kelas Ford untuk menghasilkan kekuatan tempur yang jauh lebih besar dari sayap udara dengan ukuran yang serupa.

Menurut Naval Technology, USS Gerald R. Ford telah menunjukkan kemampuannya selama penempatan di Mediterania dan saat ini beroperasi di Timur Tengah yang dilanda perang, memperlihatkan kemampuannya untuk memproyeksikan kekuatan udara dalam skenario dunia nyata. Sayap udaranya mencakup campuran pesawat tempur siluman F-35C, Super Hornet, Growler, Hawkeye, dan helikopter, dengan integrasi sistem tak berawak di masa depan seperti MQ-25 Stingray.

Dalam banyak hal, USS Gerald R. Ford mendefinisikan ulang arti "terbesar". Ini bukan hanya tentang berapa banyak pesawat yang dibawanya, tetapi seberapa efektif ia dapat mengerahkan pesawat-pesawat tersebut. Dengan menggabungkan kapasitas pesawat tertinggi dengan tingkat pembangkitan sortie tercepat dalam sejarah angkatan laut, ia mewakili masa depan peperangan berbasis kapal induk.


Koalisi Masyarakat Sipil: TNI Sudah Darurat Reformasi TNI

Sebelumnya

BAIS dan Ujian Akuntabilitas TNI

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Militer